Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » BPS: 14,8 Persen Rumah Tangga di Jabar Tidak Miliki Rumah

BPS: 14,8 Persen Rumah Tangga di Jabar Tidak Miliki Rumah

  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 14,8 persen rumah tangga di Provinsi Jawa Barat yang tidak memiliki rumah. Secara spesifik, di Sumedang terdapat 8,6 persen rumah tangga yang tidak memiliki rumah. Sementara itu, 23,21 persen rumah yang dimiliki oleh penduduk Kabupaten Sumedang merupakan rumah tidak layak huni.

“Ada 13% rumah tangga di Indonesia yang tidak punya rumah. Ada 14,8% yang tidak punya rumah di tingkat provinsi Jawa Barat,” ucap Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi dalam keterangannya yang dikutip, Kamis, 19 Februrari 2025.

Sonny menjelaskan, BPS menegaskan perannya sebagai penyedia data statistik, termasuk statistik perumahan untuk perumusan kebijakan, evaluasi program perumahan nasional, serta penguatan ekonomi masyarakat.

BPS menegaskan bahwa sektor perumahan mempunyai backward linkage atau keterkaitan sektor kebelakang yang artinya sektor yang menjadi input sektor perumahan akan ikut bergerak dan berdampak terhadap perekonomian.

Peran Data BPS dalam Pembangunan

Sebelumnya, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa data memegang peranan sentral dalam penyusunan kebijakan pembangunan Jawa Barat (Jabar). Amalia menyampaikan bahwa data yang akurat menjadi fondasi dalam memetakan sumber pertumbuhan serta merumuskan strategi pembangunan Jabar secara terukur dan presisi.

Berbagai indikator strategis yang dihasilkan, mulai dari PDRB menurut lapangan usaha, indeks produksi industri, indeks harga, hingga statistik tenaga kerja— dapat digunakan untuk membaca kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh.

Amalia juga menekankan pentingnya konsistensi dan kualitas data administrasi di tingkat daerah. Data yang tepat sangat penting untuk memastikan program rumah subsidi benar-benar menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Penguatan kolaborasi antara BPS, pemda, dan dunia usaha diperlukan untuk memastikan ketersediaan data yang lengkap, mutakhir, dan relevan. Dengan basis data yang kuat, perencanaan pembangunan akan lebih terarah dan peluang mencapai target PDRB Jabar dapat dihitung secara lebih presisi,” ujar Amalia.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa percepatan ekonomi hanya dapat dicapai melalui integrasi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi Mei 2022

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • 0Komentar

    Majalah REI ADA KEMAUAN, (PASTI) ADA JALAN Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Ungkapan lama mengatakan “Dimana ada kemauan disitu ada jalan”. Bermakna bahwa dimana ada usaha yang sungguh-sungguh untuk mencapai satu tujuan, maka pasti akan ada hasil. Setidaknya ungkapan tersebut menjadi pemecut bagi Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) sebagai asosiasi perusahaan properti […]

  • Sang Pemikir Hunian MBR Itu Telah Tiada

    Sang Pemikir Hunian MBR Itu Telah Tiada

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Duka menyelimuti sektor perumahan khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Profesor Budi Prayitno, pengajar Departemen Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) tutup usia, Sabtu, 15 Mei 2021. “Kabarnya, Mas Budi kelelahan dan terkena serangan jantung. Beliau adalah sosok yang sederhana dan santun. Tapi pemikirannya sangat kritis, terutama menyangkut isu perumahan […]

  • infrastruktur perumahan tapera

    Kementerian PUPR Gelar Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • 0Komentar

    Bogor – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kegiatan ini untuk pembinaan advokasi hukum secara intensif sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pelayanan Advokasi Hukum. “Direktorat Jenderal Perumahan sebagai bagian dari Kementerian PUPR memiliki tugas dan fungsi untuk menyelenggarakan perumusan […]

  • Salah satu Rusun yang dibangun oleh Kementerian PUPR (Foto: Dok PUPR)

    Juara, PUPR Selesaikan Lima Rusun di Yogjakarta!

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2020-2021 telah menyelesaikan pembangunan lima rumah susun (rusun) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat melalui Program Rumah Susun. Pada Tahun Anggaran (TA) 2020, telah selesai dibangun 823 unit rusun dan kemudian dilanjutkan pada […]

  • properti residensial

    Bank Indonesia: Penjualan Properti Residensial Tumbuh 15,23%

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyatakan dalam Survei Harga Properti Residensial (SHPR) penjualan properti residensial di pasar primer tumbuh meningkat di triwulan II-2022. Faktor pendorong perbaikan perkembangan penjualan pada Triwulan II-2022 adalah membaiknya seluruh penjualan tipe rumah. “Hal ini tercermin dari penjualan properti residensial yang tumbuh positif sebesar 15,23% (yoy/ year on year) pada triwulan […]

  • perumahan

    Kementerian PUPR Kantongi Anggaran Rp128,15 Triliun, Segini Alokasi untuk Perumahan

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pagu indikatif Tahun Anggaran (TA) 2024 yang dikantongi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp128,15 triliun. Kementerian PUPR memprioritaskan program nasional sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2024 yakni ‘Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam pelaksanaan program belanja infrastruktur TA 2024 Kementerian […]

Translate »
expand_less