Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Mendagri Bahas Insentif Hunian MBR di Tanah Papua

Mendagri Bahas Insentif Hunian MBR di Tanah Papua

  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian membeberkan sejumlah insentif hunian MBR guna percepatan penyediaan perumahan bagi warga Papua. Penghapusan beban pajak pembangunan dan penyediaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga rendah merupakan kebijakan fiskal dalam penyediaan rumah bagi rakyat Papua.

Untuk itu, Mendagri Tito Karnavian mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta guna mengatasi masalah pembiayaan perumahan rakyat. “Kalau dari pemerintah saja yang bangun bedah rumah tidak akan cukup dari APBN apalagi APBD, sehingga salah satu strateginya adalah mendorong swasta,” ujar Mendagri Muhammad Tito Karnavian, dalam keterangan persnya yang dikutip Rabu, 1 Juli 2026.

Mendagri menjelaskan, kebutuhan perumahan di wilayah Tanah Papua masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data yang dipaparkannya, sekira 30 persen masyarakat di wilayah Tanah Papua belum memiliki hunian layak. Pemerintah menyiapkan berbagai skema insentif guna mendorong pembangunan perumahan sekaligus meningkatkan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah penyediaan KUR Perumahan dengan bunga yang sangat ringan bagi MBR, yakni sekitar 0,5 persen per bulan. Dengan skema tersebut, masyarakat hanya perlu menyediakan uang muka sekitar satu persen atau sekitar Rp2,4 juta untuk memiliki rumah senilai Rp240 juta.

Mendagri berharap kebijakan tersebut dapat memperluas akses kepemilikan rumah sekaligus mengurangi beban masyarakat yang selama ini harus mengeluarkan biaya sewa tempat tinggal yang relatif tinggi.

Insentif Hunian MBR

Selain kemudahan akses pembiayaan, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif fiskal untuk menekan biaya pembangunan rumah. Mendagri meminta seluruh kepala daerah di Papua menerapkan kebijakan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR.

“Tolong teman-teman kepala daerah, enam gubernur dan 42 bupati/wali kota se-Papua Raya, betul-betul menerapkan nol persen untuk PBG dan BPHTB,” tegasnya.

Mendagri juga mengapresiasi komitmen pengembang dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program penghijauan yang mewajibkan penanaman sedikitnya dua pohon pada setiap unit rumah yang dibangun. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, tetapi juga membantu menjaga kondisi tanah dan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

“Dengan dibuat program reboisasi penghijauan ini akan memperkuat struktur tanahnya dan juga keasriannya, ditambah lagi juga lingkungan akan lebih sehat. Saya mendukung betul program itu,” pungkasnya.

Kegiatan peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri beserta jajaran, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, serta para pihak terkait lainnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • infrastruktur perumahan tapera

    2023, Kementerian PUPR Anggarkan Rp6,98 T untuk Infrastruktur Perumahan

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp6,98 trilun untuk membangun infrastruktur perumahan pada Tahun Anggaran (TA) 2023. Total, rencana kerja dan pagu anggaran TA 2023 Kementerian PUPR telah disetujui sebesar Rp125,22 triliun. Kementerian PUPR telah memulai pelelangan dini sejak Oktober 2022 dari total 3.942 paket kontraktual senilai Rp89,11 triliun. Hingga 15 […]

  • Pembangunan Tol Semarang-Demak Pertimbangkan Aspek Ini

    Pembangunan Tol Semarang-Demak Pertimbangkan Aspek Ini

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta pembangunan Tol Semarang-Demak mempertimbangkan aspek konstruksi, ketepatan waktu, dan finansial. Kementerian PUPR berharap hadirnya tol ini dapat melengkapi konektivitas jaringan jalan di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Infrastruktur ini menjadi penghubung kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri dan kawasan pariwisata religi di Demak. “Ini techinal challenge. Kita harus […]

  • infrastruktur perumahan tapera

    YLKI Soroti Polemik Kebijakan Tapera, Perlu Gotong Royong Atasi Backlog

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyoroti rencana pemerintah untuk menghimpun iuran wajib dari seluruh pekerja melalui Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Tulus Abadi menyebut ada dua hal yang menjadi polemik terkait kebijakan tersebut. “Terkait dengan isu Tapera pada perspektif YLKI sebagai lembaga konsumen yang pertama sebagai sebuah kebijakan publik […]

  • SKBG Sarusun

    Wagub DKI: Implementasi SKBG Sarusun Percepat Penyediaan Hunian

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa Sertifikat Kepemilikan Bangunan dan Gedung Satuan Rumah Susun (SKBG Sarusun) hadir sebagai salah satu skema baru dalam penyediaan tanah untuk pembangunan rusun dengan memanfaatkan lahan Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD) atau pun tanah wakaf melalui sewa. “Sehingga dapat menghasilkan harga hunian […]

  • Ilustrasi Rumah Layak Huni (Foto: Ditjen Perumahan PUPR)

    15,5 Juta Orang Masih Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa masih terdapat 15,5 juta orang yang tinggal di rumah tidak layak huni di tahun 2020. “Masih ada 15,5 juta orang yang tinggal di rumah tidak layak huni di tahun 2020,” ujar Airlangga saat menyampaikan keynote speech pada acara Indonesian Property & Bank Award XVI dan Indonesia MYHome Award V tahun 2022. […]

  • Pemerintah Jamin Serius Berantas Praktik Mafia Tanah

    Pemerintah Jamin Serius Berantas Praktik Mafia Tanah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil menegaskan, pemerintah serius memberantas praktik mafia tanah. Upaya penanganan kejahatan pertanahan menjadi komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum. Sebagai langkah awal, Kementerian ATR/BPN senantiasa melakukan pengawasan dan pendampingan kepada pihak-pihak eksternal dan mitra kerja, antara lain Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). […]

Translate »
expand_less