Ada 4 Kebijakan Ini, REI Kalsel Optimistis Bisnis Perumahan Tumbuh
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- print Cetak

REI Kalsel menggelar buka puasa bersama mitra kerja (Foto: REI Kalsel)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Pelaku usaha pengembang perumahan memperoleh angin segar di tahun 2026. Setidaknya, ada empat kebijakan pemerintah di Tahun Kuda Api yang menghadirkan optimisme tumbuhnya bisnis perumahan bagi anggota Realestat Indonesia Kalimantan Selatan (REI Kalsel).
Setidaknya ada empat kebijakan pemerintah di Tahun Kuda Api yang menumbuhkan optimisme anggota REI Kalsel.
“Pertama, pemberlakuan ketentuan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang diberikan kepada pengembang perumahan komersial. Kedua, kuota FLPP untuk rumah bersubsidi aman,” kata Ketua Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan, Ahyat Sarbini, dalam keterangannya saat buka puasa bersama keluarga besar REI Kalsel dan mitra kerja, di Banjarbaru, Rabu, 4 Maret 2026.
Ketiga, Kredit Program Perumahan (KPP), dan terakhir adalah Peraturan Menteri Hukum Nomor 49 Tahun 2025 tentang Syarat dan Tata Cara Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Badan Hukum Perseroan Terbatas.
Sedangkan tantangan dunia usaha perumahan, imbuh Ahyat, yakni Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Dukungan Percepatan Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang ditandatangani 3 Menteri pada tahun 2024 lalu. Ketiganya adalah Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). SKB 3 Menteri ini antara lain mensyaratkan kemudahan perizinan serta pembebasan BPHTB bagi rumah subsidi.
“Berikutnya ada Koefisien Lantai Bangunan (KLB) peralihan izin perumahan ke OSS Risk-Based Approach (OSS RBA) yang diatur berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha. Terkait semua kemudahan dan tantangan di tahun 2026 ini, pastinya anggota REI Kalsel tetap semangat dan saling bantu,” tandasnya.
Program Ramadan REI Kalsel
Pada kegiatan buka puasa bersama mitra kerjanya itu, REI Kalsel kembali menyalurkan santunan kepada anak panti asuhan. “Kami telah menggelar kegiatan donasi 1.000 zak semen untuk Pondok Pesantren Nurul Ashar dan buka bersama di pondok pesantren asuhan Ustaz Abdul Somad,” kata Ketua Panitia Program Ramadan REI Kalimantan Selatan, HM Fadli.
Sekretaris REI Kalimantan Selatan Hasanudin mengatakan, REI Kalimantan Selatan juga menyalurkan 1.000 paket sembako yang disebar di seluruh Kalsel. “Selain donasi sembako gratis, kami juga tetap membuka donasi untuk anak yatim bagi anggota REI yang ingin berdonasi,” ucapnya.
Ketua REI Kalsel, Ahyat Sarbini, melanjutkan mengaku kegiatan buka bersama ini sebagai ajang untuk silaturahmi seluruh anggota REI Kalsel. “Dalam silaturahmi ini juga disampaikan program dan informasi terbaru untuk anggota REI, termasuk soal kuota untuk perumahan di tahun 2026,” pungkasnya. (BRN)
Penulis Oki Baren
Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren
