REI Sumsel Optimis Pasok 15 Ribu Hunian Subsidi

0
190

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumatera Selatan mematok target pembangunan 15 ribu unit hunian khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk tahun 2021. Dari total target itu, sedikitnya 1.750 unit akad kredit pemilikan rumah (KPR) Sejahtera akan disalurkan melalui PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

“Sebanyak 1.750 unit kuota di Bank BNI untuk membiayai hunian MBR di Provinsi Sumatera Selatan. Kami optimistis per akhir Juni mendatang kuota itu akan habis,” ungkap Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sumsel, Zewwy Salim, seusai mengikuti seremoni Akad Massal 4.675 KPR Sejahtera FLPP BNI, di Palembang, Selasa, 30 Maret 2021.

Awi, sapaan karib Ketua DPD REI Sumsel menyebut, Kantor Wilayah Regional 3 BNI Sumsel memastikan bakal meminta tambahan kuota apabila jatah kuota itu habis di akhir semester pertama 2021. “Mereka sudah menjanjikan untuk mengajukan penambahan kuota kepada PPDPP (Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan). Kami yakin kuota itu akan kurang sehingga memang perlu ada penambahan,” tukasnya.

Menurut Awi, peminat rumah bersubsidi di wilayahnya masih sangat besar. Namun agar target tersebut bisa terpenuhi, seluruh pemangku kepentingan sektor perumahan harus bisa menjaga kondusivitas iklim usaha. “Asalkan ada dukungan dari pihak perbankan. Pembuat kebijakan di tingkat daerah dan juga di level pusat harus dapat menjamin keberlangsungan industri ini. Termasuk cuaca juga mesti mendukung agar pekerjaan tukang di lapangan tidak terhambat,” ujarnya.

Awi juga berharap agar persoalan pandemi Covid-19 segera berlalu sehingga kondisi perekonomian di daerah juga dapat segera pulih. “Kita semua berharap masalah pandemi ini bisa secepatnya tuntas. Sebab angka backlog perumahan di Sumsel saat ini sudah menyentuh angka 500 ribu unit,” tutup Awi. (BRN)

Baca juga :  OSS Jamin Inklusivitas Publik terhadap Tata Ruang
EnglishIndonesian