Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pemerintah Alokasikan 500 Unit di Rusunami Sadang Serang

Pemerintah Alokasikan 500 Unit di Rusunami Sadang Serang

  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Pemerintah Kota Bandung melakukan percepatan pembangunan Rumah Susun Milik (Rusunami) Sadang Serang di Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Proyek dengan target 500 unit hunian milik bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan akses masyarakat terhadap hunian layak, terjangkau, dan berkualitas.

“Pemerintah terus mendorong pemanfaatan aset negara maupun aset pemerintah daerah untuk penyediaan hunian bagi masyarakat. Rusunami Sadang Serang menjadi salah satu contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan rumah milik yang terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait, saat rapat pembahasan percepatan proyek Rusunami Sadang Serang, di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Proyek tersebut akan dibangun di lahan seluas 3.700 meter persegi milik Pemerintah Kota Bandung, di Kampung Pasirkaliki Barat, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong. Lahan tersebut sebelumnya dimanfaatkan sebagai lapangan sepak bola dan area parkir kendaraan masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan pembangunan Rusunami Sadang Serang merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas penyediaan rumah layak huni bagi MBR, khususnya di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Berbeda dengan Rumah Susun Sewa (rusunawa), proyek ini dirancang menggunakan skema Hak Guna Bangunan (HGB) selama 30 tahun berbasis kepemilikan, sehingga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki hunian dengan biaya yang lebih terjangkau.

Selain memperhatikan aspek penyediaan hunian, proyek ini juga tetap mengedepankan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Dari total luas lahan yang tersedia, sekitar 40 persen atau sekitar 1.382 meter persegi akan dialokasikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) sesuai ketentuan tata ruang yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas perkembangan proses perizinan pembangunan. Saat ini Pemerintah Kota Bandung bersama Kementerian PKP masih melakukan pematangan aspek tata ruang serta penguatan status hukum lahan. Seluruh parameter teknis, termasuk Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB), tengah dipastikan sesuai dengan ketentuan sebelum izin pembangunan diterbitkan. Sebagai bagian dari penyesuaian tersebut, tinggi bangunan direncanakan berkisar maksimal lima hingga enam lantai.

Status Lahan Rusunami Sadang Serang

Menteri PKP juga memberikan perhatian khusus terhadap status lahan proyek yang saat ini telah berstatus Barang Milik Daerah (BMD), namun belum memiliki sertipikat. Untuk mempercepat proses tersebut, Menteri PKP langsung berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) agar proses sertipikasi dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan Rusunami Sadang Serang dapat berjalan sesuai rencana.

“Kepastian status hukum tanah merupakan fondasi penting dalam pembangunan perumahan. Karena itu kami segera berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN agar proses sertifikasi lahan dapat dipercepat sehingga tidak menghambat pelaksanaan pembangunan,” tegas Maruarar Sirait.

Kementerian PKP optimistis sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Bandung akan mempercepat realisasi Rusunami Sadang Serang sekaligus mendukung pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel, Inspektur Jenderal Heri Jerman, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Plt. Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Roberia, Staf Ahli Bidang Sistem Pembiayaan, Pencegahan Korupsi, dan Pemberdayaan Masyarakat Budi Permana, Staf Ahli Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Iptek, Industri, dan Lingkungan Riadi, Staf Khusus Bidang Perbankan dan Pembiayaan Dwidadi Sugito, Staf Khusus Bidang Internal dan Penjadwalan Novelin Silalahi, serta jajaran pejabat Eselon II dan III Kementerian PKP. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • IRCA 2026

    Bank Jakarta Raih Penghargaan IRCA 2026 Hukumonline

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta berhasil meraih penghargaan Gold Regulatory Compliance pada Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan oleh Hukumonline, di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada perusahaan yang mampu mewujudkan kepatuhan hukum sebagai nilai inti dalam pengambilan keputusan strategis. “Dengan penerapan tata kelola yang baik, Bank Jakarta optimistis dapat meningkatkan kepercayaan […]

  • Delegasi 22 Negara Anggota FIABCI Bahas Investasi IKN

    Delegasi 22 Negara Anggota FIABCI Bahas Investasi IKN

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha anggota FIABCI melirik peluang investasi dalam rencana pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur. Guna merealisasikan potensi investasi di IKN, investor asing membutuhkan dukungan kepastian regulasi, kemitraan serta kepercayaan yang terjalin bersama pemangku kepentingan setempat. Demikian benang merah pernyataan sejumlah delegasi dalam perhelatan FIABCI Trade Mission 2023, di […]

  • Ini Kendala Penjualan Rumah Subsidi di Papua Barat

    Ini Kendala Penjualan Rumah Subsidi di Papua Barat

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • 0Komentar

    Manokwari – Jumlah penduduk yang hanya 1,13 juta menjadi kendala dalam penjualan rumah subsidi di Provinsi Papua Barat. Fakta bahwa pandemi Covid-19 juga berperan besar dalam menurunkan daya beli masyarakat di wilayah Kepala Burung Papua. “Demografi di Provinsi Papua Barat memang menjadi tantangan besar dalam penyediaan hunian bagi masyarakat. Sebagai ibu kota provinsi, Kabupaten Manokwari […]

  • Ternyata Milenial Bisa Kok Punya Rumah, Asalkan..

    Ternyata Milenial Bisa Kok Punya Rumah, Asalkan..

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Generasi milenial disebutkan makin sulit punya rumah karena kenaikan harga rumah yang tidak sebanding dengan pendapatan. Hal itu ada benarnya, karena harga properti tidak akan pernah turun tetapi justru terus meningkat karena inflasi dan sebagainya. Lalu, bisakah milenial punya rumah? Lolita Setyawati, Perencana Keuangan yang juga Founder PT Daya Uang Indonesia Tangguh memaparkan […]

  • Menintip rumah tapak dan apartemen usai kebijakan PPN DTP 100% kembali diperpanjang hingga Desember 2024.

    Prospek Rumah Tapak dan Apartemen Usai PPN DTP 100 Persen Diperpanjang

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Diperpanjangnya kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah sebesar 100% hingga akhir tahun ini menjadi angin segar bagi industri properti Tanah Air. Sektor rumah tapak diyakini paling menikmati dampak pemberlakukan kebijakan tersebut daripada sektor apartemen. “Kalau untuk empat bulan ke depan, prospeknya bagus untuk rumah tapak,” kata General […]

  • Edy Rahmayadi Tantang REI Sumut Genjot Penyediaan Papan

    Edy Rahmayadi Tantang REI Sumut Genjot Penyediaan Papan

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • 0Komentar

    Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta pelaku usaha properti yang tergabung di asosiasi REI untuk menggenjot kontribusinya dalam penyediaan perumahan di daerah. Pasalnya, pemenuhan kebutuhan papan akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi. “Saya ingin rakyat punya rumah yang layak. Itu harus kita perjuangkan,” ujar Edy Rahmayadi saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perusahaan […]

Translate »
expand_less