Sinar Mas Land Dukung Pengembangan Startup

0
6
Salah Satu Tempat Wisata Kreatif di Bumi Serpong Damai City (Foto: Himawan Mursalim)

JakartaSinar Mas Land (SML) secara konsisten terus mendukung adanya kawasan Digital Hub di township BSD City Tangerang. Dimana kawasan ini nantinya akan didedikasikan untuk komunitas, pusat pendidikan, perusahaan rintisan dan multinasional yang berfokus di bidang teknologi digital.

Apalagi Indonesia telah menjadi negara yang subur dengan pertumbuhan perusahaan teknologi rintisan (startup). Berdasarkan data yang dirilis oleh situs startupranking.com pada 2021, Indonesia berada di peringkat lima dunia dengan 2.251 startup setelah Amerika, India, Inggris, dan Kanada.

Meski begitu, masih banyak creativepreneur di tanah air yang membutuhkan dukungan dan bimbingan agar dapat memulai untuk membangun bisnis atau startup company-nya. Karena itu pengembang SML terus membangun inovasi digital khususnya melalui kawasan Digital Hub BSD City, yang sejak lama digadang-gadang untuk menjadi Silicon Valley-nya Indonesia.

Saat ini pengembagan secara fisik infrastruktur dan fasilitas kawasannya telah dinikmati oleh nama-nama besar di bidang teknologi seperti NTT, Traveloka, hingga Apple Developer Academy dan hal ini diimbangi dengan perusahaan rintisan yang terus dilakukan SML melalui gerakan Digital Hub Next Action (DNA).

Chief of Digital Tech Ecosystem & Development SML, Irawan Harahap mengatakan bahwa dalam pelaksanaan gerakan DNA ini SML menggendeng mitra-mitra terkemuka dalam bidang rintisan teknologi digital dan salah satunya Teman Startup yang dikenal dengan publikasi media sosialnya terkait perusahaan rintisan digital.

“Kami melakukan kolaborasi dengan Teman Starup sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekosistem bisnis perusahaan rintisan berbasis teknologi di tanah air. Program-program kolaborasi ini diharapkan bisa membuka peluang bagi perusahaan rintisan dalam menghadirkan digital transformation,” kata Irawan, sesuai dengan keterangan pers yang diterima oleh redaksi industriproperti.com

Berbagai aktivitas ini akhirnya akan meramaikan konsep kawasan Digital Hub dan semakin meningkatkan potensi kawasannya. Terlebih saat berbagai komunitas digital dan perusahaan-perusahaan startup ini telah diterima dan membuahkan berbagai hasil yang bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan dari  kolaborasi ini juga akan terus memunculkan berbagai inovasi sehingga perusahaann yang bergabung di Digital Hub akan terus berkembang dari sisi teknologi maupun bisnisnya.

CEO and Co-Founder of Teman Starup, Leivino Krisdeni mengatakan, saat ini banyak bisnis rintisan yang berkembang pesat hingga menjadi perusahaan besar dan perkembangan ini biasanya mengandalkann teknologi untuk membantu pertumbuhan bisnis yang lebih mengutamakan ide-ide baru serta memberi solusi nyata untuk berbagai permasalahan konsumen.

“Selain ide dan modal usaha, untuk membangun sebuah perusahaan rintisan juga diperlukan wawasan tentang teori dalam menjalankan sebuah bisnis. Kami menyelenggarakan StarHub ini sebagai platform bagi teman-teman entrepreneur untuk belajar memulai usaha atau membangun rintisan,” jelasnya.

Untuk tahap awal kegiatan ini, SML dan Teman Startup akan menyelenggarakan kegiatan StarHub guna mendorong generasi muda membangun perusahaan rintisan berbasis teknologi di era industri 4.0. Kegiatan dengan format webinar ini mengangkat tema “Hal Fundamental dalam Membangun Bisnis di Era Pandemi”.

Tema ini dipilih untuk memberikan pemahaman dan strategi yang dibutuhkan oleh para founders dalam menjalankan bisnis startup. Acara yang berlangsung secara virtual ini dihadiri oleh sejumlah narasumber di antaranya Erik Hormein (Head of Investment of BRI Ventures), Lucas Nawawi (Founder & CEO of Artee Group), Richie Wirjan (VP Investment of Kejora-SBI Orbit), dan Yonas Yasahardja (Head of Event & Marketing Digital Tech Ecosystem & Development SML). (ADH)

EnglishIndonesian