Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » 10 Pengembang Terkemuka Peroleh Apresiasi dari BTN

10 Pengembang Terkemuka Peroleh Apresiasi dari BTN

  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan developer mitra strategis untuk memacu pertumbuhan portofolio kredit pemilikan rumah (KPR) non-subsidi. Sebanyak 10 developer terkemuka hadir pada acara bertajuk “Connect & Collaborate: Build Together, Grow Together” di Jakarta, Jumat (13/6).

Ke-10 developer prestisius yang memperoleh apresiasi antara lain Sinarmas Land, Lippo Land, Ciputra Group, Agung Podomoro Land, Alam Sutera, Summarecon, Paramount Land, Jababeka, Pakuwon Group, dan Agung Sedayu Group. Kesepuluh mitra ini telah mencatatkan kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun atau sekitar 50% terhadap total KPR non-subsidi BTN di 9 Sales Center BTN.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mitra developer atas peran aktif dan komitmen kolaboratif dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia.

“Bapak dan ibu adalah 10 developer terbesar dan terhebat yang sudah memberikan kontribusi besar terhadap realisasi KPR non-subsidi melalui Sales Center BTN. Pada tahun 2025 ini, kami membutuhkan dukungan bapak dan ibu semua agar target dapat tercapai,” ujarnya.

Selain memperkuat relasi kemitraan, acara ini juga menandai keberhasilan operasional Sales Center BTN yang sejak resmi berdiri pada Juni 2023 telah menjadi salah satu strategi ekspansi bisnis bank tersebut di segmen menengah ke atas (emerging affluent).

Hingga akhir 2024, BTN mencatat realisasi KPR non-subsidi melalui Sales Center sebesar Rp2,4 triliun dengan penambahan 3 Sales Center di Medan, Bandung, dan Makassar, serta 3 lainnya di wilayah Jakarta Raya, yakni Cibubur, Pantai Indah Kapuk (PIK), dan Pondok Indah.

Penghargaan kepada 10 developer terbesar di KPR non-subsidi dibagi menjadi tiga kategori, yakni kontribusi tertinggi (Highest Contribution), pertumbuhan kontribusi terbesar (Contribution Growth), dan kerja sama strategis (Strategic Partnership).

Para pengembang yang meraih penghargaan kategori Highest Contribution yakni Sinarmas Land, Ciputra Group, dan LippoLand. Kemudian penghargaan Contribution Growth diserahkan kepada Agung Podomoro Land, Alam Sutera, dan Summarecon Agung.

Sedangkan empat developer peraih penghargaan Strategic Partnership yakni Agung Sedayu Group, Pakuwon Group, Jababeka & Co, dan Paramount Land.

“Pencapaian ini mencerminkan efektivitas pendekatan layanan terfokus yang menggabungkan kecepatan, kemudahan, dan kualitas pelayanan tinggi,” kata Hirwandi.

Produktivitas Penjualan

Keberhasilan dalam menggaet pengembang besar tidak terlepas dari implementasi program transformasi New Sales Force Management yang diluncurkan BTN secara nasional pada April 2025.

Melalui program ini, BTN memperkuat kapabilitas dan produktivitas tim penjualan dengan pelatihan intensif, sistem target dan monitoring yang ketat, serta insentif berbasis kinerja. Hasilnya, dalam waktu singkat, proporsi penjualan produktif meningkat signifikan dari sebelumnya hanya 16% menjadi 43%.

Hingga kini, BTN telah menyalurkan KPR non-subsidi sebesar Rp3,8 triliun melalui 9 Sales Center yang telah beroperasi, dan diharapkan akan bertambah 3 Sales Center baru yang akan berlokasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan.

Untuk mendorong kinerja Sales Center dan mitra developer, BTN menawarkan special rate kepada nasabah sebesar 2,65% fixed selama 3 tahun, atau lebih rendah dibandingkan special rate yang ditetapkan pada 2024 dan 2023 yakni masing-masing sebesar 3,75% dan 5,99%.

Fixed rate sebesar 2,65% selama 3 tahun tersebut berlaku untuk akad kredit selama Juni hingga 30 September 2025 dengan minimal plafon Rp750 juta dan minimal tenor 15 tahun. Kenaikan bunga berjenjang akan berlaku sebesar 3% per tahun hingga floating.

Tak hanya itu, ditawarkan juga sejumlah benefit atau penawaran eksklusif hingga 30 September 2025, yakni di antaranya biaya administrasi hanya Rp500.000 all tiering plafond, diskon 50% provisi, serta free appraisal dan Laporan Pemeriksaan Akhir (LPA).

“Perlu kami sampaikan juga bahwa dalam mendukung program 3 Juta Rumah yang diusung pemerintah, ini bukan hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tetapi juga kepada seluruh lapisan masyarakat seperti yang sudah kami lakukan sejak 1976,” ungkap Hirwandi.

Acara ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat dalam menjalin kemitraan strategis berkelanjutan, sekaligus mengukuhkan peran BTN sebagai mitra utama industri properti di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang untuk menciptakan ekosistem pembiayaan perumahan yang sehat, berkelanjutan, dan berdampak luas. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • infrastruktur perumahan tapera

    Kementerian PUPR Gelar Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • 0Komentar

    Bogor – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kegiatan ini untuk pembinaan advokasi hukum secara intensif sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pelayanan Advokasi Hukum. “Direktorat Jenderal Perumahan sebagai bagian dari Kementerian PUPR memiliki tugas dan fungsi untuk menyelenggarakan perumusan […]

  • Ilustrasi Perhotelan Bali

    Penerbangan Internasional Kembali Dibuka, Perhotelan Bali Bakal Menggeliat

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor perhotelan Bali diprediksi bakal menggeliat pasca kebijakan pembukaan penerbangan Internasional menuju Pulau Dewata. Berdasarkan Market Insights dari firma manajemen investasi Colliers, kebijakan tersebut akan mempengaruhi performa dan tingkat hunian di Bali. “Peraturan yang terus berubah sesuai keadaan menjadi salah satu aspek yang sering menjadi pertimbangan wisatawan. Namun, dibalik tantangan tersebut, ada peluang […]

  • Ini Strategi BP Tapera Capai Target di Kuartal II-2022

    Ini Strategi BP Tapera Capai Target di Kuartal II-2022

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah berhasil mencapai target di kuartal I-2022, Badan Pelaksana Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersiap untuk kembali membuat gebrakan di kuartal II-2022 ini. Salah satu strateginya adalah dengan melakukan pemutakhiran data peserta. “Di kuartal II ini, BP Tapera akan fokus pada pemutakhiran data, selain penguatan kerjasama dengan stakeholder, memastikan kualitas bangunan rumah yang […]

  • Pemerintah Percepat Penyelesaian Proyek Strategis Nasional

    Pemerintah Percepat Penyelesaian Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus berkomitmen untuk mendorong pembangunan infrastruktur dengan mengakselerasi penyelesaian pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Capaian kumulatif PSN diharapkan mampu menimbulkan multiplier effect secara sosial dan ekonomi serta menyerap tenaga kerja yang terus bertambah seiring penyelesaian PSN ke depan. Secara kumulatif, sejak 2016 hingga Desember 2022 terdapat 152 PSN yang sudah selesai dan […]

  • Ilustrasi Properti Jakarta

    Kinerja 3 Subsektor Properti H2 2024, Apartemen Konsisten Tumbuh

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Tiga subsektor properti, yaitu kondominium, apartemen dan perkantoran tumbuh positif di Semester II 2024. Dari ketiga subsektor properti tersebut, apartemen sewa menunjukkan peningkatan yang konsisten sepanjang tengah tahun kedua 2024. “Sektor apartemen sewa menjadi salah satu sektor yang terus konsisten mengalami peningkatan dan membaik, meski perlahan. Namun, selepas tahun ini, stok apartemen sewa […]

  • Kebijakan Pembiayaan Perumahan Belum Memihak MBR Informal

    Kebijakan Pembiayaan Perumahan Belum Memihak MBR Informal

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah kalangan menilai bahwa kebijakan pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sektor informal masih sangat minim. Untuk itu, perlu adanya upaya nyata dalam bentuk kebijakan, instrumen, serta alokasi guna mewujudkan kebijakan publik pembiayaan perumahan bagi kelompok MBR sektor informal. Harus ada dokumen peta jalan (roadmap) ekosistem pembiayaan perumahan yang mengintegrasikan lembaga pembangunan […]

Translate »
expand_less