Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » 3 Sektor Ini Penopang Perekonomian Indonesia Q2/2022

3 Sektor Ini Penopang Perekonomian Indonesia Q2/2022

  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa perekonomian Indonesia kuartal II-2022 menunjukkan kinerja yang sangat impresif di tengah krisis dan ketidakpastian global. Penopang perekonomian Indonesia adalah konsumsi, investasi, dan ekspor.

Jika dibandingkan dengan negara lain, Indonesia mengalami tren pertumbuhan di kuartal II-2022 sebesar 5,4 persen, naik dari kuartal I-2022 yang sebesar 5 persen. Tren perlambatan dialami sebagian besar negara, seperti Italia, Perancis, Jerman, Tiongkok, dan Amerika Serikat.

“Ini yang menggambarkan risiko ini sudah mulai terlihat di dalam pertumbuhan ekonomi kuartal kedua di negara-negara yang cukup besar dan pengaruhnya ke dunia cukup besar,” ujar Menkeu dalam keterangan resminya, Jumat, 13 Agustus 2022.

Sri Mulyani menjelaskan, Dilihat dari konteks produk domestik bruto (PDB) riil, Indonesia sudah jauh berada di atas kondisi pra-COVID-19. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartall II-2022 yang sebesar 5,4 persen merupakan dorongan dari pemulihan ekonomi, terutama dari konsumsi masyarakat yang mengalami kenaikan atau pertumbuhan sebesar 5,5 persen.

“Ini adalah pertumbuhan yang sangat tinggi. COVID-nya terkendali, masyarakat mobilitasnya meningkat, dan aktivitas masyarakat selain mobilitas juga mulai melakukan konsumsi, terutama masyarakat yang menengah atas. Pada saat kuartal II kemarin, kita juga merayakan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri,” ujar Menkeu.

Investasi

Sementara, investasi juga mulai menunjukkan pemulihan, namun terjadi perlambatan karena tingginya harga barang input. Investasi pada kuartal I tumbuh 4,1 persen sedangkan pada kuartal II turun di 3,1 persen.

“Kita berharap investasi ini akan makin menguat seiring dengan optimisme atau confidence terhadap pemulihan ekonomi Indonesia,” ujar Menkeu.

Adapun penyumbang pertumbuhan perekonomian Indonesia lainnya berasal dari ekspor yang melonjak sangat tinggi sejalan dengan permintaan komoditas dan produk manufaktur unggulan nasional. Ekspor pada kuartal I tumbuh 16,7 persen dan semakin meningkat pada kuartal II di 19,7 persen.

Sementara, impor juga melonjak tinggi untuk mendukung pemulihan ekonomi. Beberapa produksinya masih membutuhkan bahan baku dan barang modal yang berasal dari impor.

“Ini momentum pemulihan ekonomi tahun 2022 yang cukup konstan. Dua kuartal berturut-turut menunjukkan bahwa pemulihan sudah on track, sesuai dengan jalurnya. Dan pada level yang sesuai yang kita harapkan atau bahkan di atas dari yang tadinya kita prediksikan. Oleh karena itu, momentum inilah yang akan terus kita jaga,” pungkas Menkeu. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek IKN Magnet untuk Investor Negara Ini

    Proyek IKN Magnet untuk Investor Negara Ini

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur menjadi magnet bagi investor asing. Setidaknya, investor asal empat negara yakni China (termasuk Hong Kong), Jepang, Korea Selatan dan Middle East sudah menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan investasinya di megaproyek pemindahan IKN. “Proyek IKN magnet untuk kalangan investor dari empat negara tersehut. Kami mendapatkan […]

  • Ilustrasi Rumah dengan KPR FLPP/SSB/BP2BT (Foto: Istimewa)

    Akad KPR FLPP Diharapkan Tuntas Oktober 2021

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Peralihan pelayanan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dari PPDPP kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) berlangsung pada 1 Januari 2022. Untuk itu, pengembang diharapkan dapat menuntaskan akad KPR FLPP pada Oktober 2021. “Batas terakhir untuk Akad KPR FLPP pada 27 Oktober 2021. Diharapkan pengembang dapat mengejar akad […]

  • Aplikasi Ini Tingkatkan Industri Kreatif Bumi Cendrawasih

    Aplikasi Ini Tingkatkan Industri Kreatif Bumi Cendrawasih

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2-15 Oktober 2021, Panitia Besar (PB) PON me-launching aplikasi Papua Tourism. Aplikasi ini bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan industri kreatif, potensi wisata dan budaya di Bumi Cendrawasih. “Dalam menuju 40-an hari ke depan, kita harus bisa memastikan bahwa kita bisa memunculkan semua apa yang kita miliki. […]

  • Sektor Informal dan Milenial Perlu Dapat Prioritas BP Tapera

    Sektor Informal dan Milenial Perlu Dapat Prioritas BP Tapera

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akhirnya resmi menjadi Operator Investasi Pemerintah (OIP) dalam penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2022 mendatang. Hal itu menyusul penandatanganan Perjanjian Investasi antara Kementerian Keuangan dengan BP Tapera, Rabu (22/12) lalu. Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyambut baik ditunjuknya BP Tapera dalam pengelolaan FLPP. […]

  • Proses pengerjaan program Padat Karya Tunai Kota Tanpa Kumuh (Foto: Istimewa)

    Anggota DPR RI ini Kawal Program Kotaku di Kaltim

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Padat Karya Tunai Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2021 mulai berjalan di Provinsi Kalimatan Timur. Alhamdulillah, Program Padat Karya Tunai Kotaku tanpa kumuh 2021 ini telah berjalan. Hasilnya sudah tampak dan bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, sesuai keterangan pers yang diterima oleh redaksi industriproperti.com Sebelumnya, Irwan mengungkapkan, […]

  • properti residensial

    Moncer, Penjualan Properti Residensial Meroket 31,16 Persen

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Indonesia merilis data penjualan properti residensial triwulan I 2024 meningkat signifikan sebesar 31,16% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 3,37% (yoy). Peningkatan penjualan properti pada triwulan I 2024 terjadi pada seluruh tipe rumah. “Peningkatan penjualan rumah tipe kecil, tipe menengah, dan tipe besar masing-masing sebesar 37,84% (yoy), 13,57% (yoy), dan […]

Translate »
expand_less