5 Warna Cat Jadul Ini Kembali Hits, Percantik Hunian Modern
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
- print Cetak

Ilustrasi (Foto: Freepik)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Umumnya, mengecat dinding dengan warna baru biasa dilakukan untuk mengubah suasana rumah. Namun, salah satu tantangan yang dihadapi bagi pemilik rumah adalah menentukan warna cat yang sesuai. Sebagai sumber inspirasi, warna-warna cat vintage saat ini tengah menjadi tren yang sedang digandrungi.
Belakangan ini, minat terhadap dekorasi bertema nostalgia makin meningkat, termasuk tren warna bernuansa retro. Keistimewaan warna vintage adalah dapat memberikan karakter, kepribadian, dan rasa sejarah yang kuat pada ruangan, tanpa membuat rumah Anda terasa kuno atau ketinggalan zaman.
Lantas, apa saja warna vintage yang kembali nge-tren diaplikasikan di untuk ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, hingga ruangan lainnya saat ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini dikutip Good Housekeeping.
1. Pesona Alami Cat Nuansa Hijau (Green Tones)
Melahirkan keindahan dalam rumah bisa dilakukan melalui variasi warna hijau. Warna hijau yang bisa dijadikan pilihan adalah forest green (hijau hutan) atau warna zaitun (olive) untuk menonjolkan kesan vintage, sekaligus menciptakan nuansa yang dramatis.
Menurut Lauren Saab, desainer dari Saab Studios, warna hijau adalah elemen wajib dalam interior masa lalu yang bersejarah. Warna ini mampu menyatu dengan hampir semua jenis material dan tidak pernah terasa membosankan.
Warna hijau hutan (forest) dan kelly green yang sempat hit di tahun 80-an kini kembali diminati. Warna ini sangat serasi jika disandingkan dengan furnitur kayu, warna putih, krem, atau bahkan dipadukan dengan warna biru muda agar terasa segar. Namun, hindari memadukannya dengan warna mauve (ungu pucat).
2. Mewah Nan Anggun dengan Plum Tua (Deep Plums)
Ingin menciptakan kesan ruangan yang hangat dan mewah? Warna ungu mampu menciptakannya. Warna ungu yang pekat, seperti deep plum bisa menjadi pilihan. Warna ini mengadopsi palet ikonik tahun 1970-an yang memberikan kesan vintage, misterius, sekaligus up to date. Kelebihan warna ini adalah kemampuannya menciptakan kedalaman ruang yang dramatis namun tetap menenangkan di saat yang bersamaan.
3. Warna Netral Greige yang Fleksibel
Perpaduan antara abu-abu (gray) dan krem (beige) menghasilkan warna greide yang netral. Keistimewaan warna ini adalah mampu melengkapi warna bernuansa hangat maupun dingin. Saat disandingkan dengan dekorasi tradisional atau vintage, warna ini bertindak sebagai latar belakang sempurna yang mendukung warna elemen dekorasi lainnya agar lebih menonjol.
4. Warna Klasik Nuansa Biru (Blues) Nan Damai
Atmosfer dunia lama yang berkelas bakal hadir dengan mengaplikasikan warna biru yang menenangkan dalam hunian. Kesan jadul dan otentik tampak nyata pada warna biru-hijau Oval Room Blue (Farrow & Ball). Pemberian nawa warna ini terinspirasi dari bentuk ruang oval yang populer pada akhir abad ke-18. Dengan memadukan warna ini bersa,a warna biru tua alias navy, ruangan akan semakin tampil menawan.
Warna biru lainnya yang sangat tepat diaplikasikan untuk area sudut sarapan (breakfast nook) adalah Daphne. Nuansa nostalgia, menciptakan suasana yang tenang dan anggun mampu dihadirkan warna biru pudar dengan sentuhan abu-abu tersebut.
5. Kehangatan Krem dan Putih Hangat
Ingin ruangan terasa sangat nyaman, warna-warna seperti White Down atau Slipper Satin bisa menjadi pilihan. Selain itu, kehangatan dapat langsung dirasakan pada ruangan tanpa membuatnya terasa sempit, sekaligus mampu mencerahkan ruangan tanpa kehilangan karakter klasiknya.
Untuk menciptakan estetika maksimal, padukan warna, seperti Slipper Satin dengan lantai kayu ek (oak) dan aksesori berbahan kuningan tanpa pelapis (unlacquered brass). Sementara itu, warna White Down memiliki dasar krem yang pekat sehingga ruangan tidak akan terasa monoton atau steril layaknya rumah sakit. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
