Akhirnya! Pemprov DKI Beri Keringanan Pajak Properti

0
413

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, akhirnya memberikan keringanan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) sebesar 20% dan keringanan pajak kendaraan bermotor sebesar 50% dari pokok pajak.

Relaksasi pajak ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 115 Tahun 2020 tentang Pemberian Keringanan Pokok Pajak dan/atau Penghapusan Sanksi Administratif Tahun Pajak 2020, memberikan keringanan pajak untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 20% (dua puluh persen) dan keringanan Pajak Kendaraan Bermotor sebesar 50% (lima puluh persen) dari pokok pajak.

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang Regulasi Bangunan Bertingkat, Gede Widiade mengapresiasi terbitnya pergub ini. “Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait pemberian keringanan PBB-P2 yang dituangkan dalam Pergub Nomor 115/2020 adalah respons positif pemerintah terhadap kesulitan yang sedang dihadapi  masyarakat Jakarta pada umumnya dan khususnya bidang usaha properti,” terang Gede menjawab pesan singkat dari industriproperti.com, Selasa, 15 Desember 2020.

Sebelumnya, sejumlah daerah telah lebih dulu menerbitkan keringanan pungutan pajak selama pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, misalnya, telah menerbitkan diskon PBB hingga 50%. Begitu pula dengan Pemkot Bekasi yang memberikan keringanan pembayaran PBB bagi masyarakat Kota Bekasi sejak Mei lalu.

Dalam beleid yang terbit 11 Desember 2020 ini, Pemprov DKI menghapus sanksi administratif akibat keterlambatan pembayaran pajak untuk pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, dan pajak hiburan untuk masa pajak 2020. Pun demikian dengan penghapusan pajak administratif untuk pajak reklame yang terbit pada tahun 2020. Adapun pemberian keringanan pokok pajak dan penghapusan sanksi administratif dilakukan dengan cara penyesuaian secara system manajemen pajak tanpa melalui permojonan wajib pajak.

Baca juga :  Propan Raya Perindah Landmark Baru Jakarta

Gede yang juga merupakan Presiden Persatuan Sepakbola Indonesia (Persiba)  Balikpapan, berharap Pemprov DKI Jakarta akan tetap memberikan relaksasi bagi dunia usaha. “Semoga keringanan atau kemudahan kebijaksanaan lainnya segera menyusul terbit dalam rangka mendukung upaya pemulihan bisnis atau sektor usaha yang terpuruk akibat pandemi,” tutur Gede. (BRN)

EnglishIndonesian