Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Begini Aturan P3SRS di Malaysia

Begini Aturan P3SRS di Malaysia

  • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Negara – negara di ASEAN punya kemiripan soal pengaturan pengelolaan rumah susun. Hal ini tidak terlepas dari keberhasilan Singapura membangun dan mengelola public housing (rumah rakyat). Malaysia pun juga banyak belajar dari pengelolaan rumah susun (rusun) dari Singapura, hingga akhirnya Negeri Jiran ini sukses menarik masuknya investasi rusun ke negaranya.

Dalam rangka berbagi pengetahuan dan pengalaman setiap negara dalam mengelola bangunan tinggi, pada 17 Februari 2021, perwakilan FIABCI Malaysia Chris Tan membagi pemahamannya soal pengelolaan rusun kepada FIABCI Indonesia, FIABCI Singapura, dan FIABCI Thailand.

Di Malaysia, hak suara pemilihan pengurus pengelola rusun (red – seperti Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun atau P3SRS di Indonesia) dilakukan melalui mekanisme satu unit satu suara, dengan catatan jika ada yang tidak setuju, dilakukan polling melalui Weightage (red- seperti Nilai Perbandingan Proporsional atau NPP di Indonesia).

“Jika tidak ada yang meminta untuk dipilih menggunakan sistem polling NPP, maka perhitungan suara dihitung melalui jumlah unit yang dimiliki, atau yang dikenal ‘One Unit, One Vote’,” sebut Chris Tan, seorang praktisi hukum asal Malaysia yang spesialisasi di bidang Management Corporation Strata Title.

Menurut Tan, mekanisme ini telah berlangsung selama enam tahun, sejak aturan Strata Management Act direvisi pada tahun 2015. Adapun aturan sebelumnya secara penuh menggunakan NPP sebagai dasar pemilihan pengurus.

Sedangkan untuk pengampilan keputusan dalam P3SRS, Malaysia menggunakan Weightage factor. Yang mana aturan Weightage factor sangat berbeda untuk setiap bidang (seperti apartemen, retail, hotel, komplek industri, dan lain sebagainya) dan setiap pemanfaatan bidang (menggunakan pendingin udara dan penggunaan fasilitas lift). Jadi setiap bidang dalam apartemen yang memiliki fasilitas lift bersama dengan pendingin udara, perhitungan bobotnya akan beda dengan bidang apartemen yang tidak memiliki fasilitas lift bersama dengan pendingin udara. Perhitungan Weightage factor akan berbeda untuk masing – masing bidang, sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Strata Management Act.

Pun demikian dengan pengurusan P3SRS di Malaysia. Setiap pemilik unit satuan rumah susun dapat menduduki satu kursi (jika terpilih) dari maksimal tiga belas kursi yang tersedia. Jika ada pemilik unit yang 20% dari keseluruhan unit yang tersedia, maka pemilik tersebut dapat menduduki 20% dari kursi yang tersedia. Namun, jika ada pemilik yang memiliki lebih dari 50% unit yang tersedia, pemilik tersebut hanya berhak untuk mendapatkan 49% dari jumlah kursi unit terbanyak. “Ini adalah solusi dari pemerintah Malaysia untuk menghindari terjadinya tirani minoritas maupun tirani mayoritas.” lanjut Tan yang juga merupakan Founder Chur & Associates tersebut.

Tidak seperti di Indonesia yang masa transisi penyerahan kewenangan pengelolaan rusun hanya dalam kurun waktu satu tahun sejak pertama kali terima kunci, masa transisi di Malaysia juga hampir mirip seperti di Singapura yang dibagi dalam beberapa fase.

Masa transisi dalam pengelolaan rusun di Malaysia juga dibagi menjadi tiga fase, yakni development management period, joint management body, dan terakhir management cooperation period. Pada fase terakhir, pengelolaan dilakukan oleh para pemilik. Namun demikian pelaku pembangunan atau pengembang masih dapat menjadi pengelola hingga fase ketiga (management cooperation period) bilamana masih ada beberapa unit milik pengembang yang belum terjual. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Semarang-Demak Seksi 2 Siap Beroperasi

    Tol Semarang-Demak Seksi 2 Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 ruas Sayung-Demak sepanjang 16,01 km telah rampung dan siap beroperasi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menerbitkan Sertifikat Laik Operasi di ruas tol yang dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Tim Evaluasi Laik Fungsi Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 ruas Sayung-Demak telah […]

  • Paramount Land Gelar “Amazing Gading Serpong” Property Expo 2024

    Paramount Land Gelar “Amazing Gading Serpong” Property Expo 2024

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Paramount Land menggelar pameran properti bertajuk “Amazing Gading Serpong” Property Expo 2024 untuk periode 6-11 Maret 2024 di West Atrium Living World Alam Sutera, Tangerang. Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Chrissandy Dave mengatakan Paramount Land mengawali tahun 2024 dengan optimisme tinggi bahwa pasar properti di tahun ini lebih baik. Hal itu, ungkapnya, […]

  • Cepat dan Hemat, Konstruksi Precrafted Bisa Jadi Pilihan

    Cepat dan Hemat, Konstruksi Precrafted Bisa Jadi Pilihan

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Proses konstruksi precrafted memiliki sejumlah keunggulan, antara lain proses pengerjaan lebih cepat dan hemat biaya. Konstruksi precrafted merupakan praktik produksi berbagai komponen di lokasi pabrik dan mengirimnya ke lokasi pembangunan. “Mengelola proses pembangunan properti dapat merepotkan dengan sejumlah faktor untuk dipertimbangkan, mulai dari menyewa pembangun dan kontraktor hingga berurusan dengan keterlambatan,” ujar Andrew […]

  • SIG Pasok Pemecah Gelombang di Raja Ampat

    SIG Pasok Pemecah Gelombang di Raja Ampat

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Unit usaha produsen semen pelat merah SIG, PT Varia Usaha Beton (VUB), memasok 2.630 unit pemecah gelombang jenis tetrapod di Pulau Fani, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Hal ini sebagai upaya pelestarian destinasi wisata prioritas Raja Ampat. Pemecah gelombang seberat 1,2 ton per unit berfungsi mencegah kerusakan pantai sekaligus melindungi wilayah […]

  • Hamparan Tanah, Ilustrasi Tanah Terlantar (Foto: ADH)

    Yuk Cermati Objek Tanah Telantar dalam PP Baru

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • 0Komentar

    Terbitnya aturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengubah konstelasi aturan main dalam banyak sektor, termasuk juga dalam industri properti. Berangkat dari hal tersebut redaksi industriproperti.com akan membedah masing–masing regulasi turunan UU Cipta Kerja yang berkelindan dengan industri properti. Jakarta – “Bermula dari banyaknya tanah yang diterlantarkan oleh pemegang hak, dimana […]

  • Kawasan Komersial Perdana di Paramount Petals Diluncurkan

    Kawasan Komersial Perdana di Paramount Petals Diluncurkan

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Paramount Petals, sebuah kota mandiri baru seluas sekitar 400 hektar di barat Jakarta meluncurkan produk komersial perdana yang diberinama Calico Square. Terletak di gerbang selatan Boulevard Paramount Petals dan terhubung dengan exit toll Bitung, serta terkoneksi langsung dengan pengembangan kota mandiri lain seperti Paramount Gading Serpong serta kawasan skala besar lainnya di area […]

Translate »
expand_less