Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » BP Tapera Ungkap Empat Isu Penting Ekosistem Perumahan

BP Tapera Ungkap Empat Isu Penting Ekosistem Perumahan

  • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Salah satu tantangan pemerintah adalah angka backlog perumahan atau kesenjangan jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah dibutuhkan yang masih tinggi. Kesenjangan tersebut diperkirakan menyentuh angka lebih dari12,7 juta unit. Di satu sisi, pemerintah telah menargetkan pada 2045 akan tercapai Indonesia zero backlog.

Dalam ekosistem perumahan di Tanah Air, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menjadi salah satu aktor penting. BP Tapera berperan dalam pengelolaan dana tabungan perumahan bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian yang layak.

Komisioner BP Tapera, Adi Setianto menjelaskan ada empat isu yang selama ini dihadapi oleh semua insan perumahan terkait dengan ekosistem pembiayaan perumahan. Di antaranya availability, affordability, accessibility dan sustainability.

Lalu, bagaimana peran BP Tapera menjawab isu tersebut? Misalnya terkait dengan isu availability yang berkaitan dengan ketersediaan dana. Seperti diketahui, fundamental dalam pembiayaan perumahan menyangkut mix and match antara penyediaan dana jangka pendek dengan jangka panjang.

“Untuk KPR perumahan tenornya panjang itu membutuhkan pendanaan jangka panjang. Di sinilah peranan BP Tapera dalam menyediakan likuiditas,” jelas Adi dalam Infobank Talknews bertajuk “Peran Strategis BP Tapera dalam Ekosistem Perumahan Indonesia,” di Infobank TV, Selasa (12/12).

Sementara terkait dengan affordability atau kemampuan masyarakat dalam hal memiliki perumahan. Di sini, BP Tapera hadir dengan memberikan skema-skema pembiayaan terjangkau. “Kita memiliki peran untuk set up skema-skema pembiayaan baik untuk rumah tapak dan high rise (hunian vertikal). Tentunya dalam pembiayaan skema ini kita dibantu oleh teman-teman perbankan,” terangnya.

Adi Setianto menjelaskan, salah satu skema yang ditawarkan BP Tapera kepada masyarakat adalah penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau FLPP. Menurutnya, FLPP sangat diharapkan dapat menjadi‘jalan tol’ bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memiliki penghasilan maksimal Rp8 juta per bulan untuk memiliki rumah yang layak huni.

Hingga saat ini, BP Tapera mencatatkan kinerja positif terkait dengan penyaluran FLPP senilai Rp25,18 triliun untuk 229.000 unit rumah pada 2023. Hasil ini sudah mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

“Kita sudah mencapai target untuk 299.000 unit rumah dan yang disalurkan kepada masyarakat senilai Rp25,18 triliun,” kata Adi.

Optimalisasi Pengelolaan

Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, memberikan sejumlah catatan penting untuk BP Tapera agar benar-benar melakukan misinya dengan baik.Pertama, terkait tugas BP Tapera dalam pengumpulan dan pengelolaan dana masyarakat. Eko ingin agar pengelolaan dana masyarakat oleh BP Tapera bisa lebih dimaksimalkan.

Dia meminta BP Tapera untuk memiliki mitra atau opsi lain di luar lembaga perbankan dalam melakukan pengelolaan dana.

“Jangan sampai bank saja yang menjadi tumpuan dari BP Tapera. Setidak-tidaknya saham bisa menjadi pilihan, tapi nanti saham loss dianggap merugikan negara. Hancur lagi kita,” tuturnya.

Hal penting lainnya yang jadi perhatian BP Tapera terkait kerjasama dengan pengembang perumahan. Pasalnya, hal ini akan berkorelasi dengan kualitas bangunan. Eko meminta agar BP Tapera membuat whitelist atau daftar entitas-entitas para developer yang berkualitas. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi TOD

    2022, TOD Diprediksi Masih Jadi Tren

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Bagi mereka yang memiliki lebih banyak tabungan dan pekerjaan dengan pendapatan yang lebih tinggi, akan memilih untuk membeli apartemen menengah ke atas atau mewah yang nyaman dan berlokasi di pusat kota ataupun yang berada di pinggiran. Tetapi akan ada juga orang yang lebih memilih perumahan yang terjangkau di daerah yang cukup jauh. Mereka […]

  • Pendaftaran 126 Juta Bidang Tanah Tuntas Tahun 2025

    Pendaftaran 126 Juta Bidang Tanah Tuntas Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mematok target pendaftaran 126 juta bidang tanah di Indonesia hingga tahun 2025 melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program ini tak hanya menjangkau tanah masyarakat, melainkan juga tanah pemerintah, kelompok, organisasi masyarakat, tanah ulayat, hingga rumah ibadah. Dalam rangka percepatan upaya tersebut, Kementerian ATR/BPN membuat Nota Kesepahaman/Memorandum […]

  • Daya Saing Ekonomi Nasional Terus Diperkuat

    Daya Saing Ekonomi Nasional Terus Diperkuat

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sektor industri, perdagangan, dan investasi memiliki peran yang mendalam sebagai katalisator dalam mewujudkan perekonomian nasional yang resilien dan berdaya saing. Penguatan sektor industri akan berdampak pada peningkatan nilai tambah input aktivitas produksi, sehingga mampu menghasilkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan nasional dan menjaga stabilitas neraca perdagangan. Di sisi lain, penguatan industri perlu didorong […]

  • Menteri-Menteri Bidang Ekonomi Diminta Kembali Fokus Bekerja

    Menteri-Menteri Bidang Ekonomi Diminta Kembali Fokus Bekerja

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyoroti kebijakan ekonomi pemerintah di 2024 yang masih belum jelas termasuk untuk sektor properti. Padahal, kesinambungan program pemulihan ekonomi yang telah dicapai selama 2023 perlu terus dilanjutkan guna memenuhi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sekitar 5%. “Kami belum mendengar pernyataan menteri-menteri di bidang perekonomian mengenai apa saja stimulus […]

  • metland

    Kinerja Metland Solid, Tiga Perumahan Ini Jadi Andalan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk atau Metland berhasil mencatat marketing sales atau pendapatan pra-penjualan hingga September 2025 sebesar Rp1,345 triliun atau sekitar 67% dari target di tahun ini sebesar Rp2 triliun. Pencapaian tersebut sebagian besar disumbang penjualan unit rumah tapak di tiga proyek yakni Metland Transyogi, Metland Cikarang dan Metland Cibitung. Perseroan juga mencatatkan […]

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi April 2022

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • 0Komentar

    Menunda untuk Lebih Baik Majalah REI Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Lebih dari setengah tahun sejak diluncurkan pada 9 Agustus 2021, sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) masih belum berjalan optimal. Di setiap daerah muncul banyak persoalan, karena sistem utamanya masih amburadul. Ironisnya, pemerintah pusat ngotot tetap memberlakukan sistem […]

Translate »
expand_less