Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » BTN Bidik Recovery Asset dari Penjualan Rumah Lelang

BTN Bidik Recovery Asset dari Penjualan Rumah Lelang

  • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. optimistis bakal mencatatkan penjualan lebih dari 1.500 unit hunian lelang sampai dengan akhir tahun 2021 kepada para investor, mengingat sektor properti masih menjadi instrumen investasi yang menarik.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan menggelar acara lelang massal bertajuk BTN Lelang Properti Expo 2021 melibatkan 25 kantor cabang perseroan untuk memasarkan hampir 250 unit hunian menggunakan skema lelang dengan harga menarik kepada para investor.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan sektor properti diproyeksi akan kembali menggeliat pada tahun depan sejalan dengan pergerakan positif pada perekonomian nasional. Haru optimistis, jika terserap habis unit rumah lelang sampai dengan akhir tahun ini, maka perseroan akan menghimpun dana penjualan rumah secara lelang pada periode tahun 2021 lebih dari 1.500 unit rumah total mencapai sekitar Rp1,73 triliun.

“Antusiasme investor pada tahun ini juga menunjukkan sektor properti masih menjadi pilihan menarik untuk investasi. Sehingga, kami yakin unit rumah atau hunian yang dilelang selama tahun 2021 akan terserap habis,” jelas Haru di sela acara BTN Lelang Properti Expo 2021 di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Lelang massal ini merupakan bagian dari kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Secara total, sepanjang Desember 2021, Bank BTN akan menawarkan lebih dari 350 unit hunian senilai total Rp440,15 miliar kepada para investor.

Beri Kemudahan

Untuk mempermudah para investor, emiten bersandi saham BBTN ini juga menawarkan produk KPR BTN Lelang baik untuk rumah tapak maupun apartemen dengan bunga mulai 6,75% fixed rate 2 tahun.

Sementara itu, sepanjang tahun 2021 sampai dengan bulan November, Bank BTN telah memasarkan sekitar 1.200 unit hunian lelang yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan telah sukses meraup dana senilai Rp1,29 triliun dari total penjualan tersebut.

Bank BTN memberikan kemudahan untuk proses pembelian rumah lelang tersebut, seperti uang muka mulai dari 5%. Kemudian, jangka waktu kredit yang lumayan panjang bisa sampai dengan 30 tahun dengan diskon biaya provisi hingga 50%. Selain fasilitas tersebut, bank spesialis pembiayaan perumahan ini juga memberikan fitur Kredit Modal Kerja (KMK) BTN Renovasi bagi para investor pengembang.

KMK tersebut dapat digunakan untuk merenovasi rumah-rumah lelang BTN yang telah lunas dibeli secara tunai sehingga dapat mempercepat proses penjualan kembali kepada konsumen.

Untuk skema KMK BTN Renovasi, Bank BTN menawarkan suku bunga sebesar 10% dengan plafon hingga Rp5 miliar. Para investor juga dapat langsung mengakses informasi terkait pilihan rumah yang dilelang secara online melalui portal rumahmurahbtn.co.id. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intip 7 Langkah Mudah Upgrade Rumah Menjadi Lebih Bernilai

    Intip 7 Langkah Mudah Upgrade Rumah Menjadi Lebih Bernilai

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebagai “Istana” milik pribadi, rumah diharapkan menjadi tempat yang paling nyaman, aman dan berharga. Beragam upaya dilakukan untuk meng-upgrade rumah untuk mencapai tujuan kebahagiaan dan kenyamanan. Semuanya itu tidak semata diukur dari kemewahan, melainkan dari rasa tenang dan kasih sayang di dalamnya. Segala fitur standar yang diberikan pengembang saat membeli rumah pertama kali […]

  • BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

    BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) berencana merilis daftar pantauan prioritas (priority watch list) yang berisi data perusahaan pengembang bermasalah. Hal ini seiring makin tingginya jumlah pengaduan dari konsumen perumahan selama empat tahun terakhir. “BPKN bakal menerbitkan priority watch list. Data itu berisi daftar pengembang yang tidak benar atau bermasalah. Pengembang yang banyak pengaduan […]

  • Indonesia Peringkat 3 Pengembangan Ekonomi Halal Global

    Indonesia Peringkat 3 Pengembangan Ekonomi Halal Global

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – State of The Global Islamic Economy Report merilis kenaikan peringkat Indonesia tahun 2023 di posisi ketiga dalam pengembangan ekonomi halal global. Konsumsi warga muslim Indonesia sebesar US$184 miliar tahun 2020 dan diproyeksikan naik 14,96% pada tahun 2025 atau setara US$281,6 miliar. Angka itu menempatkan Indonesia sebagai konsumen pasar halal terbesar di dunia dengan […]

  • Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Mitbana dan PT Sinar Puspapersada, anak usaha PT Intiland Development Tbk, secara resmi meluncurkan Green Bestari Park, sebuah kawasan properti terpadu berbasis transit oriented development (TOD) seluas 51 hektar di Tangerang, Banten. Pengembangan kawasan skala kota ini akan dilakukan oleh perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development. Green Bestari Park akan dibangun dalam […]

  • Produksi Semen Tergerus Konstruksi di Triwulan I-2021

    Produksi Semen Tergerus Konstruksi di Triwulan I-2021

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Produksi semen selama triwulan I-2021 sebesar 15,18 juta ton, turun 18,10 persen dibanding triwulan IV-2020, atau turun 2,15 persen (year on year/yoy). Pengadaan semen di dalam negeri sepanjang periode yang sama mencapai 14,87 juta ton. Jumlahnya turun 17,65 persen (quarter to quarter/qtq) dan naik 2,21 persen (yoy). “Penurunan produksi semen juga tercermin pada […]

  • hunian cerdas

    Hunian Cerdas Bisa Kurangi Backlog Perumahan?

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hunian cerdas (smart housing) dipercaya dapat mengurangi angka backlog perumahan yang masih tinggi. Konsep hunian cerdas yang menawarkan berbagai kemudahan dapat menarik minat masyarakat untuk memiliki tempat tinggal. “Tapi kalau mahal, itu tidak menjadi daya tarik. Logikanya mungkin begini, kalau misalkan karyawan baru di sebuah kota gaji misalkan Rp10 juta. Sepertiga income itu […]

Translate »
expand_less