Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » BTN Siap Penuhi KPR Subsidi untuk 250.000 Unit per Tahun

BTN Siap Penuhi KPR Subsidi untuk 250.000 Unit per Tahun

  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG – Para pemangku kepentingan di sektor perumahan telah menyiapkan berbagai strategi untuk memenuhi permintaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang diproyeksi akan meningkat di 2022. Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai bank fokus perumahan menyatakan kesiapan memenuhi kebutuhan hunian tersebut dengan kapasitas penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi hingga 250 ribu per tahun.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat kebutuhan rumah MBR dan pekerja informal masih mendominasi angkat backlog. PUPR mencatat dari 11,38 angka backlog, kebutuhan kepemilikan rumah MBR, masyarakat dengan penghasilan sedikit di atas MBR, dan pekerja informal mencapai 10,59 juta unit.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo mengatakan sejak meluncurkan KPR pertama kali pada 10 Desember 1976 hingga September 2021, perseroan telah merealisasikan kredit untuk 4,9 juta unit di seluruh Indonesia. Sebanyak 3,5 juta unit di antaranya merupakan KPR Subsidi.

Dengan keberhasilan pemerintah dalam penanganan Covid-19, ujar dia, keberlanjutan kemudahan kepemilikan rumah, hingga kepastian kuota dan anggaran subsidi perumahan akan semakin mendorong permintaan rumah segmen MBR pada 2022.

“Kami siap mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut dengan membiayai hingga 250 ribu unit rumah bagi MBR per tahun,” ujar Haru dalam Forum Group Discussion “Kelangsungan Hidup Rumah bagi MBR Tahun 2022” di Bandung, Kamis (25/11/2021).

Untuk mendorong pembiayaan rumah MBR pada 2022, Bank BTN menyiapkan hampir 4 ribu jaringan kantor dan 11 ribu sumber daya manusia yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan juga memiliki ekosistem digital penyaluran KPR yang memangkas proses kredit menjadi hanya 5 hari. Bank BTN juga terus mendongkrak dana murah sehingga dapat memberikan bunga yang lebih terjangkau bagi masyarakat khususnya MBR.

“Kami juga terus bersinergi untuk mendukung terciptanya ekosistem perumahan di Indonesia yang dapat mengakselerasi pemenuhan kebutuhan hunian, terutama di masa pandemi ini,” kata Haru.

Hingga Oktober 2021, Bank BTN tercatat telah menyerap 99% dari jatah kuota KPR Subsidi baik berskema Subsidi Selisih Bunga (SSB) maupun Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dari kuota sebesar 120 ribu unit, serapan Bank BTN mencapai 119 ribu unit.

Di diskusi yang sama, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna mengatakan selain backlog dari sisi kepemilikan, masih banyak juga kalangan MBR yang belum tinggal di hunian yang layak baik secara menyewa maupun menumpang. PUPR mencatat ada 5,67 juta unit kebutuhan rumah layak huni bagi para wong cilik tersebut.

Pemerintah telah menganggarkan dana hingga Rp28,2 triliun untuk total target pembiayaan perumahan pada 2022 sebanyak 200 ribu unit.

“Kami berharap tiap entitas dalam ekosistem perumahan dapat mendukung pembiayaan untuk rumah bagi MBR, apalagi rumah menjadi kebutuhan primer terutama sebagai tempat paling aman di masa pandemi,” tutur Herry.

Optimalkan Akses Pembiayaan

Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Adi Setianto mengatakan FLPP akan resmi masuk dalam kewenangan lembaga yang dipimpinnya pada 2 Desember 2021. Dengan resminya masuk dana tersebut, maka pada tahun depan, pihaknya siap menyalurkan pembiayaan melalui perbankan sebanyak 309 ribu unit rumah.

Adi merinci, sebanyak 109 ribu unit rumah akan menggunakan dana Tapera. Kemudian, sebanyak 200 ribu unit rumah akan berasal dari dana FLPP. “Kami akan terus mengoptimalisasi penyediaan akses pembiayaan perumahan terutama bagi MBR secara berkelanjutan,” tutur Adi.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Realestat Indonesia (DPP REI) Royzani Sjachril mengatakan pemenuhan kebutuhan perumahan bagi MBR juga bisa dilakukan dengan memperluas akses pembiayaan perumahan bagi pekerja di sektor informal. Saat ini, REI tercatat memiliki 5.507 anggota yang berfokus di segmen MBR.

“Kami meyakini dengan ekosistem perumahan yang kuat terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan hunian segmen MBR akan menjadi program padat karya pemerintah yang mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujar Royzani. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembangunan IKN

    IKN Diproyeksikan Rampung 2045, Ini Progres Pembangunannya

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ditargetkan selesai seluruhnya pada tahun 2045 bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Indonesia. “Ini kesempatan kita untuk berubah, jadi IKN ini sarana untuk perubahan semakin baik dari sejak kita merdeka hingga di 2045 tepat 100 tahun Indonesia merdeka. Kalau tidak dimulai sekarang kapan lagi,” kata Ketua Satuan Tugas […]

  • Ilustrasi asosiasi pengembang

    Urus Izin Tanah, Pengembang Bakal Wajib Gabung Asosiasi

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mengakomodasi masukan bahwa pengembang yang akan mengajukan penerbitan perizinan pertanahan harus tergabung dalam asosiasi developer. Usulan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) ini bertujuan mengantisipasi praktik pengembang nakal yang merugikan konsumen. “REI mengusulkan agar dalam penerbitan perizinan di Kementerian ATR/BPN, mesti ada persyaratan yang […]

  • Tren Interior Bergeser, 5 Warna Lantai Dapur Ini Mulai Dihindari

    Tren Interior Bergeser, 5 Warna Lantai Dapur Ini Mulai Dihindari

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi seluruh tampilan dapur adalah bagian lantainya. Pemasangan lantai dapur yang kurang tepat di awal pembangunan akan sulit untuk melakukan perubahan dalam waktu singkat sehingga memilih desain yang tahan lama dan tidak mudah ketinggalan zaman menjadi hal penting. Dibandingkan elemen interior lainnya, tren lantai dapur bergerak lebih […]

  • BTN

    Di Kuartal I, Penyaluran Kredit dan Laba Bersih BTN Melesat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatatkan pertumbuhan laba bersih mencapai 22,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) per kuartal I-2026. Capaian ini ditopang berbagai langkah transformasi, inovasi, serta dukungan solid pemerintah untuk industri pembiayaan perumahan nasional. Sejalan dengan itu, BTN juga terus menjalankan noble purpose dalam mendukung masyarakat memiliki rumah dengan menyalurkan Kredit […]

  • Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi (Foto: Istimewa)

    Bermasalah Selama 22 Tahun Jadi Ibu Kota Baru, Persoalan di Sofifi Mau Diselesaikan!

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah tengah berupaya mengurai persoalan Ibu Kota Maluku Utara yang telah tertunda selama 22 tahun. Beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengadakan rakor dan dilanjutkan dengan kunjungan […]

  • Learning Center BTN Dago

    Siapkan SDM Unggul, BTN Bangun Learning Center di Bandung 

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • 0Komentar

    BANDUNG – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memulai proyek pembangunan Learning Center dan Dormitory Eksekutif seluas 3,1 hektar di kawasan strategis Dago, Bandung, Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perseroan. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan pembangunan Learning Center ini merupakan inisiatif strategis perseroan yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan […]

Translate »
expand_less