Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » BUMN Properti Diminta Libatkan Swasta Garap Hunian TOD

BUMN Properti Diminta Libatkan Swasta Garap Hunian TOD

  • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – BUMN Properti diharapkan dapat melibatkan sektor swasta dalam pengembangan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD). Mayoritas pembangunan proyek TOD, khususnya di Pulau Jawa, berada di lahan milik perusahaan pelat merah.

“Kami berharap BUMN Properti bekerja sama dengan pengembang swasta agar lebih kompetitif. Orientasi perusahaan BUMN apakah hanya sekadar cari keuntungan, ataukah menyediakan fasilitas untuk masyarakat,” tegas Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, dalam ‘Webinar Ancaman Resesi Dunia Tahun 2023; Peluang dan Tantangan Pembangunan Perumahan di Indonesia’, Rabu, 18 Januari 2023.

Menurut Totok, pengembangan rusunami sangat tepat untuk dibangun di area TOD. “Area TOD cocok untuk pengembangan rusunami. Konsumennya adalah kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau aparatur sipil negara (ASN) yang baru mulai bekerja,” papar Totok.

Mengutip pernyataan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kata Totok, kota dengan lebih dari 2 juta penduduk sudah tidak layak lagi dikembangkan rumah tapak. “Menteri PUPR saat awal menjabat menyatakan kota berpenduduk lebih dari dua juta jiwa tidak layak lagi pengembangan rumah tapak. Memang paling layak adalah hunian vertikal dengan TOD dalam konsep pengembangannya,” ujar Totok.

Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Kreshnariza Harahap mengungkapkan, proyek TOD yang sudah dikembangkan saat ini merupakan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero).

“Ke depan kita harus fokus untuk pengembangan proyek TOD. Tidak hanya untuk kereta api, tapi juga ke moda transportasi darat lainnya seperti halte bus. Hal ini untuk memudahkan pembeli unit rusun di proyek TOD,” papar Kreshna.

Ancaman Resesi

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal menyatakan, kondisi makro ekonomi global di tahun 2023 memang terdapat potensi ancaman akibat kondisi makro ekonomi serta situasi geopolitik internasional. Hal ini seiring makin tingginya ketegangan antara Rusia versus Ukraina.

“Namun potensi memanasnya antara China dan Taiwan justru akan lebih berdampak signifikan terhadap situasi perekonomian di Indonesia. Ini karena ,” tutur Faisal.

Inflasi yang terjadi di Amerika Serikat, negara-negara Uni Eropa, serta kebijakan zero covid policy di China ikut memperbesar potensi resesi global. “Kebijakan pengetatan moneter pada sejumlah negara mulai Januari 2022, kini sudah semakin meluas. Kendati tahun ini tekanan inflasi sudah berkurang, namun ketidakpastian masih sangat tinggi,” tutur Faisal.

Selain ancaman resesi, lanjut Totok, sektor properti nasional dihadapkan pada sejumlah tantangan. Salah satunya adalah terhambatnya berbagai layanan publik dalam proses perizinan pada industri properti. Hal ini seiring penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) serta beragam peraturan turunannya.

“Kendala perizinan pascaterbitnya UU CK antara lain NIB (Nomor Induk Berusaha), PBG (Persetujuan Bangunan Gedung),  KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) serta Persetujuan Lingkungan,” tutur Totok. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Pekerja Informal (Foto: Adang Sumarna)

    Bank Dunia Tuding KPR Subsidi Tak Efisien, Tapi BP2BT Juga Gagal

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Dunia dalam laporannya bertajuk “Indonesia Public Expenditure Review 2020: Spending For Better Results” mengevaluasi program pembiayaan perumahan di Indonesia. Dalam laporan tersebut, Bank Dunia menyebut bahwa program pembiayaan perumahan yang digunakan untuk memenuhi target kepemilikan rumah dan hunian tidak efisien. Pasalnya, subsidi yang digunakan mahal dalam hal biaya fiskal dimuka dan hutang […]

  • Hapernas Tahun 2024

    PropTech Pastikan Efisiensi dan Efektivitas Industri Properti

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Proptech Convention and Expo dalam rangkaian peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2024, di Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2024. Pemerintah terus mendorong pemanfaatan proptech agar industri properti semakin efektif dan efisien. Selain teknologi rumah tahan gempa, Kementerian PUPR juga ingin penggunaan teknologi digital untuk memantau kegiatan […]

  • Pemda NTT Diminta Tinjau Ulang Nilai BPHTB

    Pemda NTT Diminta Tinjau Ulang Nilai BPHTB

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur (NTT) berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) setempat untuk meninjau ulang besaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk rumah subsidi. Bobby Thinung Pitoby, Ketua DPD REI NTT mengatakan penurunan BPHTB akan sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki […]

  • Hutama Karya Komitmen Rampungkan Proyek MRT

    Hutama Karya Komitmen Rampungkan Proyek MRT

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) berupaya merampungkan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2A CP203 rute Mangga Besar-Glodok-Kota sepanjang 1,44 km. Perseroan menargetkan pengerjaan proyek senilai Rp3,8 triliun tersebut rampung pada April 2027 mendatang. Proyek tersebut terfokus pada pengerjaan stasiun bawah tanah pada jalur Glodok dan Kota seluas 52,196 m2 serta tunnel (terowongan) sepanjang 684 […]

  • pemulihan ekonomi

    Menteri Suharso Tekankan 3 Langkah Dorong Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menekankan tiga langkah untuk mendorong pemulihan yang lebih kuat dan ketahanan ekonomi. Pertama, kebijakan untuk meningkatkan ketahanan sosial seperti UMKM yang di banyak negara berkembang, mendominasi kontribusi sekitar 70 persen lapangan kerja, hingga kebijakan perlindungan sosial adaptif yang bisa menyediakan jalan bagi ketahanan rumah tangga. “Dengan melebarnya ketimpangan […]

  • Ilustrasi Pencarian Properti (Foto Adang Sumarna)

    Peringati Hapernas 2021, PPDPP Gelar Pameran Rumah Subsidi

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam rangkaian peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2021, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menggelar Pameran Rumah Bersubsidi Virtual pada 20 – 31 Agustus 2021. Saat pameran, PPDPP juga akan menggelar akad kredit massal bagi 13 ribu calon debitur yang tersebar di 34 provinsi. […]

Translate »
expand_less