Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Tobat, Menteri PKP Minta Maaf Cabut Ide Rumah Subsidi Baru

Tobat, Menteri PKP Minta Maaf Cabut Ide Rumah Subsidi Baru

  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan permohonan maaf langsung dihadapan Komisi V DPR RI terkait ide memperkecil ukuran rumah subsidi menjadi 18 m2. Hal tersebut disampaikan Menteri PKP dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Kamis, 10 Juli 2025.

“Sesudah mendengar begitu banyak masukan, termasuk dari teman-teman anggota DPR Komisi V maka saya sampaikan secara terbuka dan saya cabut ide itu,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait di Kompleks Senayan Jakarta.

Menteri Ara menambahkan, ide ukuran memperkecil ukuran rumah subsidi atas dasar keinginan masyarakat, khususnya kaum muda untuk memiliki rumah di kota dengan harga yang lebih murah. Namun, penyampaian ide tersebut kurang tepat ke khalayak umum hingga Menteri PKP menyampaikan permohonan maaf.

“Kami menyampaikan permohonan maaf. Saya punya ide mungkin yang kurang tepat tapi tujuannya mungkin cukup baik. Kami mesti belajar bahwa ini jadi ranah publik, jadi harus lebih baik lagi soal rumah subsidi yang diperkecil,” urainya.

Alokasi Rumah Subsidi 2026

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Menteri PKP juga memaparkan laporan realisasi anggaran Kementerian PKP menurut jenis belanja. Pagu anggaran efektif sebesar Rp3,446 triliun realisasi anggaran sampai dengan 30 Juni 2025 sebesar Rp970,46 miliar terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp134,25 miliar, belanja barang sebesar Rp325,99 miliar dan belanja modal sebesar Rp510,21 miliar.

Menteri PKP mengajukan usulan realokasi anggaran T.A. 2025 untuk Kementerian PKP yang dilatar belakangi oleh adanya kebutuhan peningkatan penambahan jumlah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), adanya kebutuhan peningkatan pengawasan Itjen, adanya peningkatan komunikasi publik, dan adanya kebutuhan pelatihan CPNS,

Tujuannya adalah menambah unit BSPS untuk meningkatkan tata kelola dan memajukan kualitas SDM, agar masyarakat mengetahui dan proaktif memperoleh haknya atas perumahan yang layak huni serta ikut berpartisipasi dalam Program 3 Juta Rumah, dan optimalisasi terhadap pagu anggaran eksisting dengan tidak mengusulkan perubahan anggaran.

“Realokasi anggaran tersebut bersumber dari efisiensi rusun reguler sebesar Rp174,61 miliar dan revitalisasi rusun sebesar Rp18,15 miliar,” imbuhnya.

Realokasi anggaran juga ditujukan untuk meningkatkan jumlah unit BSPS sebanyak 6.569 unit dari semula 38.504 unit menjadi 45.073 unit.

Untuk tahun 2026, Menteri PKP memaparkan program prioritas yang dialokasikan untuk rumah swadaya, rumah susun, rumah khusus, penanganan permukiman kumuh dan sanitasi, dukungan manajemen, PSU rumah umum dan pembiayaan perumahan.

Khusus pembiayaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui FLPP dan SBUM yang dialokasikan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) Kementerian Keuangan  untuk sebanyak 500 ribu unit, KUR sektor perumahan dan investasi di tahun 2026. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk Simak, Begini Skema Pembiayaan Rumah BTN untuk Prajurit TNI AD

    Yuk Simak, Begini Skema Pembiayaan Rumah BTN untuk Prajurit TNI AD

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menjalin kemitraan strategis dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk menyediakan hunian bagi para prajurit. Melalui kerja sama tersebut, Bank BTN menyatakan siap membiayai sekitar 10.000 unit rumah setiap tahun untuk anggota TNI AD. Apa saja skema pembiayaan kredit yang disiapkan Bank BTN? Direktur Utama […]

  • Ilustrasi Pasar Ritel

    Relatif Stabil, Pasar Ritel di Jakarta Masih Dilirik Merek Internasional

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pasar ritel Jakarta secara keseluruhan relatif stabil selama kuartal terakhir tahun 2021. Konsultan properti Cushman & Wakefield menyebutkan bahwa Indonesia masih dipandang sebagai pasar potensial yang prospektif bagi merek-merek F&B internasional, meski di tengah kondisi pandemi yang tidak menentu. Director, Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo mengatakan, pasar ritel Jakarta secara […]

  • Puncak Kerap Macet, Pembangunan Tol Caringin-Gunung Mas Dipertimbangkan

    Puncak Kerap Macet, Pembangunan Tol Caringin-Gunung Mas Dipertimbangkan

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- Komisi V DPR RI mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol di sepanjang kawasan Puncak-Bogor oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Salah satunya pembangunan jalan tol Caringin, Cisarua, hingga Gunung Mas yang dinilai akan efektif mengurai kemacetan di kawasan Puncak. “Setelah berdiskusi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga dan Waskita, pembangunan jalan tol sepanjang […]

  • Proyek tol (Foto: Kementerian PUPR) perumahan

    Dirjen Perumahan Ajak Civitas Akademika ITB Berkontribusi

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto mendorong kalangan akademisi di perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi dan inovasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Iwan pada Institut Teknologi Bandung Civil Engineering Expo (ICEE) 2022. Event ini terselenggara berkat kerja sama Fakultas Teknik Sipil dan […]

  • lahan IKN

    Pembahasan RUU IKN Diminta Tidak Abaikan Aspek Konstitusi

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembahasan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) mulai berproses di legislatif. Panitia kerja (Panja) RUU IKN sudah terbentuk dan bersepakat untuk membawa pembahasan RUU tersebut ke tingkat tim perumus (timus) pada awal Januari 2022 nanti. Namun, pembahasannya diminta tidak mengabaikan aspek-aspek konstitusi. Ketua Masyarakat Konstitusi Indonesia (MKI) Muhammad Joni mengingatkan DPR-RI bahwa […]

  • Webinar Jaduman Mataraman Tlatah Ngawi

    REI Siap Bangun Kabupaten Ngawi, Asalkan …

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan kesiapannya untuk membangun Kabupaten Ngawi. Namun, kepastian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus jelas sehingga akan menarik investor untuk berusaha di Kabupaten Ngawi. “Iya. Karena di manapun ada opportunity itu pasti kita siap dan memang pengusaha itu orientasinya bukan hanya profit. RTRW kalau […]

Translate »
expand_less