Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Cegah Penurunan Muka Tanah Jakarta, Anies Gandeng 3 Menteri

Cegah Penurunan Muka Tanah Jakarta, Anies Gandeng 3 Menteri

  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng tiga kementerian dalam upaya mencegah penurunan muka tanah (land subsidence). Untuk itu, dibuatlah skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) penyediaan tiga sistem penyediaan air minum (SPAM) Regional untuk melayani kebutuhan air perpipaan bagi warga Jakarta.

Kerja sama ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi. Kolaborasi pencegahan land subsidence dan pemenuhan kebutuhan air perpipaan ini melalui penandatanganan Nota Kesepakatan; ‘Sinergi dan Dukungan Penyelenggaraan SPAM di Provinsi DKI Jakarta’. Hal ini penting karena penggunaan air tanah dalam jangka panjang terbukti telah ikut memicu tenggelamnya Jakarta.

“Pemerintah pusat berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta telah menyusun sebuah perencanaan bersama untuk sinergi proyek inisiatif SPAM. Kolaborasi ini tertuang dalam Nota Kesepakatan yang mencakup rincian program, jangka waktu serta skema pembiayaan yang tepat,” kata Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan pers, Selasa, 4 Januari 2021.

Pemerintah merespons hal itu dengan berinisiatif untuk mengurangi dan menghentikan pemanfaatan air tanah di Jakarta dengan penyediaan air minum perpipaan yang mencukupi bagi warga Jakarta.

Saat ini kondisi cakupan layanan air minum perpipaan DKI Jakarta hanya mencakup layanan seluas 64% dan suplai air 20.725 liter per detik untuk 908.324 sambungan pelanggan. Akibatnya masyarakat yang tidak memiliki akses air minum perpipaan cenderung menggunakan air tanah secara terus menerus sehingga mempercepat penurunan muka tanah.

Target Tahun 2030

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan membangun 3 SPAM Regional. Meliputi SPAM Regional Jatiluhur I kapasitas 4.000 liter per detik yang menambah 13% layanan Berikutnya, SPAM Karian – Serpong kapasitas 3.200 liter per detik menambah 10% layanan dan SPAM Juanda II berkapasitas 2.054 liter per detik yang menambah 7% layanan.

“Mudah-mudahan pada 2030 semua penduduk di DKI Jakarta bisa kita layani dengan air minum perpipaan. Sehingga upaya pengendalian pemanfaatan air tanah bisa kita laksanakan,” kata Basuki.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, sebagian besar masyarakat masih mengandalkan air tanah untuk pemenuhan kebutuhan air minum. “Kehadiran SPAM tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, melainkan juga berpengaruh pada upaya penyelamatan lingkungan,” ujar Tito.

Gubernur DKI Anies Baswedan optimistis bahwa pelayanan air perpipaan bagi masyarakat DKI Jakarta dapat terpenuhi sebelum 2030. “Dengan kerja sama ini target pelayanan 100% warga Jakarta bisa terpenuhi. Kita tangani bersama ketidaktersediaan air minum perpipaan ini. Harapannya, land subsidence juga bisa tertangani. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR, Kemendagri dan Kemenko Marimves,” ucap Anies. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Knight Frank: Ada Secercah Harapan Sektor Properti Bertumbuh di 2023

    Knight Frank: Ada Secercah Harapan Sektor Properti Bertumbuh di 2023

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski dihadapkan pada tantangan berat seperti lonjakan harga material bangunan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga ancaman inflasi serta kenaikan suku bunga bank sebagai dampak dari krisis ekonomi global, namun masih ada secercah harapan sektor properti masih akan bertumbuh di 2023. Hal itu didorong pula dengan berbagai regulasi yang digulirkan pemerintah dan […]

  • Kebutuhan Rumah di IKN Diproyeksi Capai 83.750 Unit di 2024

    Kebutuhan Rumah di IKN Diproyeksi Capai 83.750 Unit di 2024

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur membuka banyak peluang bisnis yang besar termasuk bagi pengembang properti. Tak heran jika sejumlah perusahaan properti kini sudah menyatakan kesiapan untuk membangun proyek properti termasuk perumahan di IKN dan sekitarnya. Analis Properti, Torushon Simanungkalit mengungkapkan kebutuhan rumah baru di IKN pada 2024 diproyeksikan akan […]

  • KAS Group Kembangkan Perumahan Grand Graha Selaras di Bekasi

    KAS Group Kembangkan Perumahan Grand Graha Selaras di Bekasi

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • 0Komentar

    BEKASI – Kesuma Agung Selaras Group (KAS Group) melalui anak usahanya PT Kas Mitra Selaras melakukan acara soft launching dan peresmian show unit Grand Graha Selaras yang berlokasi di Sukawangi, Bekasi Utara, Jawa Barat. I Wayan Masik Kesuma, Direktur Utama KAS Group menyatakan, proyek ini menjadi proyek ke empat, dan ini menjadi proyek kami terluas […]

  • Asesmen ASN ke IKN Dimulai Tahun 2022

    Asesmen ASN ke IKN Dimulai Tahun 2022

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah akan mengawali proses asesmen aparatur sipil negara (ASN) yang akan pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Adapun proses pemindahan tersebut akan dilakukan secara bertahap yang terbagi dalam lima klaster. “Sekarang sedang proses asesmen. Saya kira tidak langsung seketika. Yang penting penetapan IKN bisa berfungsi menjadi ibu kota negara. Mudah-mudahan kita bisa pastikan […]

  • Wuih, Penerimaan Pajak Tembus 100% Sebelum Tutup Tahun

    Wuih, Penerimaan Pajak Tembus 100% Sebelum Tutup Tahun

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ada kabar gembira dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang mencatatkan jumlah neto penerimaan pajak sebesar Rp 1.231,87 triliun sebelum tutup tahun 2021. Capaian per 26 Desember 2021  itu telah memenuhi target APBN 2021 sebesar Rp 1.229,6 triliun. DJP mencatat masih akan ada tambahan penerimaan pajak hingga penutupan di tanggal 31 Desember 2021. “Ini adalah […]

  • Sistem Administrasi PT

    Kemenkum Gandeng REI Sosialisasi Aturan Baru Sistem Administrasi PT

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Hukum (Kemenkum) RI akan menyelenggarakan sosialisasi sistem administrasi PT (Perseroan Terbatas) kepada anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Syarat dan Tata Cara Pendirian Perubahan dan Pembubaran Badan Hukum Perseroan Terbatas yang diundangkan pada 17 Desember 2025 itu bertujuan mewujudkan tata kelola badan usaha […]

Translate »
expand_less