Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Di 2022, BTN Fokus Menyasar Segmen Menengah Di Atas MBR

Di 2022, BTN Fokus Menyasar Segmen Menengah Di Atas MBR

  • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA-Selain berkomitmen terus mendukung program pemerintah dalam menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) untuk rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di 2022 akan fokus menyasar kelas menengah.

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo, mengatakan kelas menengah yang akan disasar adalah mereka yang memiliki penghasilan di atas MBR dengan harga rumah di atas Rp200 juta sampai Rp500 jutaan dengan potensi pembiayaan KPR cukup besar.

“BTN juga akan memfokuskan kepada kelas menengah atas MBR dengan harga rumah di atas Rp200 juta dan di bawah Rp500 juta,” ungkapnya pada acara Zoom With Primus dengan tema “Prospek Pembiayaan Perumahan 2022” di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Haru menjelaskan adanya kebijakan pemerintah mengenai insentif pajak (PPN) rumah di bawah Rp2 miliar, kebijakan Loan to Value (LTV) dan program lainnya akan berdampak positif untuk sektor perumahan terutama juga kelas menengah atas yang mulai meningkat.

Bank BTN optimis pertumbuhan kreditnya pada tahun 2022 bisa mencapai double digit ditopang membaiknya pasar properti dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai 5,2%. Hal itu dikarenakan dukungan pemerintah untuk rumah subsidi dengan skema FLPP yang terus meningkat dan pasar properti non-subsidi juga membaik. “Pertumbuhan kredit kami tahun depan bisa double digit antara 10%,” ujar Haru.

Disebutkan, hingga semester I-2021 pertumbuhan kredit BTN mencapai 6% dan sampai kuartal III ada peningkatan sebesar 2% dan sampai akhir tahun pertumbuhan sudah di atas rata rata perbankan. Peningkatan tersebut didukung oleh pembiayaan rumah subsidi yang juga menjadi fokus BTN. “Dari pertumbuhan 6% tersebut, tentu sektor MBR ini pertumbuhannya cukup tinggi antara 10%-11%,” jelas Haru.

Kerjasama Lembaga

Selain itu, BTN juga bekerjasama dengan lembaga-lembaga dan perusahaan yang menyediakan pendanaan murah dan jangka panjang. Salah satunya dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan BP Jamsostek Ketenagakerjaan untuk menyediakan pendanaan bagi perumahan.

Adapun tantangan terbesar perbankan dalam pembiayaan perumahan ini adalah masih sedikitnya lembaga keuangan yang menyediakan dana murah dan jangka panjang. Karena itu, kehadiran BP Tapera ini sangat membantu dalam pembiayaan perumahan untuk jangka panjang dan stabil.

“Hadirnya BP Tapera menjawab kebutuhan pendanaan jangka panjang dan tentu stabil dan kami juga berpartner dengan developer,”pungkas Haru.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto menjelaskan saat ini BP Tapera ditugaskan pemerintah mengelola dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan juga mengelola dana Tapera.

Dana Tapera saat ini sudah mencapai Rp9,4 triliun, dimana Rp2,7 triliun sudah siap untuk disalurkan kepada para ASN yang ingin memiliki rumah pertama, ataupun juga mau merenovasi rumah. Sedangkan dana FLPP yang akan di kelola BP Tapera di perkirakan mencapai Rp22 triliun dan dipergunakan untuk 200 ribu unit rumah MBR. “Proyek pertama kami menggandeng BTN sebagai partner,” tutur Adi.

Dia mengakui backlog perumahan di Indonesia masih tinggi mencapai 12,7 juta unit dan tentunya membutuhkan dana yang cukup besar. Karena itu, BP Tapera juga akan bekerjasama dengan pemerintah Daerah dalam penyediaan rumah MBR ini.

Sementara itu, Founder Of Panangian School Property Panangian Simanungkalit menjelaskan semua orang mengetahui Bank BTN sejak dulu memang leading untuk sektor perumahan terutama untuk rumah MBR. “Kalau bicara perumahan pasti BTN leading, karena sejak berdiri memang fokus sektor perumahan,” ujarnya.

Panangian memprediksi prospek bisnis properti pada tahun 2022 kembali bangkit seiring pemerintah bisa dan mampu mengendalikan Covid-19 di tahun ini. Dia meyakini bisnis properti tahun 2022 pasti lebih bagus dari tahun 2021, karena properti itu ibarat seperti lokomotif dengan gerbong. “Bila Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan 5,2%, maka sektor properti terutama perumahan bisa tumbuh sampai 15%,” ujarnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Kredit Tanah

    OJK Siapkan Beleid Kredit Tanah bagi Pengembang

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan ketentuan terkait kredit tanah bagi pengembang. Beleid tersebut akan mengatur ketentuan yang lebih bersifat principle based. Artinya, OJK tidak lagi cenderung membatasi bisnis bank, namun lebih menekankan pada penerapan manajemen risiko dengan permodalan yang memadai. “Ke depan kami akan mengatur ketentuan yang lebih bersifat principle based sehingga […]

  • pameran properti paramount land

    Datang Yuk! Pameran Properti Paramount Land Bertabur Promosi

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Paramount Land kembali menggelar pameran properti bertajuk ‘Amazing Gading Serpong Property Expo 2024’ yang berlangsung dari 2-7 Oktober 2024 di West Atrium Living World Alam Sutera, Tangerang. Beragam promosi istimewa ditawarkan dari mulai cashback voucher hingga hadiah menarik lain selama pameran berlangsung. Pameran properti ini terbuka untuk umum, sehingga calon konsumen dan […]

  • ekonomi indonesia

    Ekonomi Indonesia Masih Positif Namun Tetap Waspada

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih resilien. Untuk tahun 2022, Indonesia diproyeksikan oleh berbagai lembaga dunia masih cukup baik yaitu tetap di 5,3 persen, meski tahun depan mengalami sedikit koreksi kebawah yaitu sebesar 5 persen. “Namun kita tidak boleh tidak waspada, karena memang guncangan ekonomi ini sangat sangat kencang […]

  • Menteri ATR/BPN Beri Perhatian Khusus untuk Konflik Agraria di Jatim

    Menteri ATR/BPN Beri Perhatian Khusus untuk Konflik Agraria di Jatim

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/Kepala BPN), Hadi Tjahjanto mengunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Malang, Minggu, 19 Juni 2022. Dia mendengarkan langsung laporan dari beberapa Kepala Kantor Pertanahan di Provinsi Jawa Timur (Jatim) terkait permasalahan pertanahan yang dihadapi di wilayahnya masing-masing. Menteri ATR/Kepala BPN juga menyimak paparan dari Kepala Kantor […]

  • Beroperasi Awal 2024, Living World Grand Wisata Gelar Prosesi Topping Off

    Beroperasi Awal 2024, Living World Grand Wisata Gelar Prosesi Topping Off

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • 0Komentar

    BEKASI- PT Sahabat Duta Wisata, perusahaan joint venture antara Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land menggelar prosesi penutupan atap (topping off) Mall Living World di Grand Wisata Bekasi, Jumat (12/5). Berdiri diatas lahan seluas sekitar 4 hektar dengan luas bangunan mall, hotel dan area parkir mencapai 155.000 m2, proyek shopping center ini menghabiskan biaya […]

  • Targetkan Revenue Rp3,1 Triliun, Linktown Buka Kantor Cabang di Bandung

    Targetkan Revenue Rp3,1 Triliun, Linktown Buka Kantor Cabang di Bandung

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Linktown Indonesia kembali melebarkan sayap bisnis. Kali ini, platform properti yang menjadi penghubung konsumen dengan developer terbaik di Indonesia tersebut membuka kantor cabang di Bandung, Kamis (2/5/2024). Swandy Sutanto, Founder & Vice President Linktown mengatakan pembukaan kantor cabang di Bandung lantaran Kota Kembang tersebut menawarkan peluang bisnis yang cukup besar, baik dari sisi […]

Translate »
expand_less