Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Duh, Status Ekonomi Indonesia Bisa Merosot Lagi

Duh, Status Ekonomi Indonesia Bisa Merosot Lagi

  • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kontraksi perekonomian nasional sebesar minus 2,07 persen (year on year/yoy) sepanjang tahun 2020 dipastikan akan berdampak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia. Dari semula sebesar Rp 59,1 juta atau setara USD 4.174 per kapita pada tahun 2019, menjadi Rp 56,9 juta atau setara USD 3.911 per kapita di tahun 2020.

Penurunan PDB per kapita ini dipastikan akan menurunkan status ekonomi Indonesia menjadi menjadi lower middle income country (negara dengan pendapatan menengah ke bawah). Hal ini diungkapkan Guru Besar Ekonomi Universitas Padjajaran Arief Anshory Yusuf dalam cuitannya di Twitter, Jumat, 5 Februari 2021.

“Dengan turunnya PDB per kapita ke bawah $4000 di tahun 2020, hampir pasti RI turun kelas kembali ke lower middle income country. Sumber data: Berita resmi BPS hari ini,” kicau Guru Besar Universitas Padjadjaran pemilik akun @anshory72 yang juga penulis buku “Mati Ketawa Cara Professor NKRI” tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS), dalam keterangannya menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV tahun 2020 terkontraksi hingga minus 2,19 persen (yoy) dibandingkan triwulan IV tahun 2019.

Sebelumnya, per 1 Juli 2020, Bank Dunia telah menaikkan status Indonesia dari lower middle income country  menjadi upper middle income country (negara dengan pendapatan menengah ke atas). Hal ini berdasarkan hasil assessment Bank Dunia dimana Gross National Income (GNI) per kapita Indonesia tahun 2019 naik menjadi USD 4.050 dari tahun 2018 sebesar USD 3.840.

Bank Dunia membuat klasifikasi negara berdasarkan GNI per capita dalam empat kategori, yaitu: Low Income (USD 1.035), Lower Middle Income (USD 1.036 – USD 4,045), Upper Middle Income (USD 4.046 – USD 12.535) dan High Income (>USD 12.535).

Bank Dunia menggunakan klasifikasi ini sebagai salah satu faktor untuk menentukan suatu negara memenuhi syarat dalam menggunakan fasilitas dan produk Bank Dunia, termasuk loan pricing (harga pinjaman). (BRN)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI Kalbar Minta Aturan PSU Direvisi

    REI Kalbar Minta Aturan PSU Direvisi

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang hunian bersubsidi di Provinsi Kalimantan Barat meminta revisi bantuan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) yang tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 03/PRT/M/2018. Usulan revisi aturan itu sebagai bentuk kompensasi bagi pengembang yang telah memberikan kemudahan aksesibilitas penyediaan hunian bagi MBR di sektor informal. “Developer memberikan beragam kemudahan. Antara lain gratis […]

  • Dirjen Perumahan Paparkan Pembangunan Hunian di IKN

    Dirjen Perumahan Paparkan Pembangunan Hunian di IKN

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memaparkan program pembangunan hunian di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. “Kami memiliki beberapa program pembangunan khususnya di sektor perumahan di IKN,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI, di Jakarta, […]

  • pariwisata bali

    Pelaku Pariwisata Bali ‘Ketiban’ Berkah Event KTT G20

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 memberi manfaat besar terhadap peningkatan perekonomian di Bali, terlebih untuk sektor pariwisata. “KTT G20 memberi manfaat ekonomi satu setengah hingga dua kali lebih besar secara agregat dibandingkan dengan penyelenggaraan acara Annual Meeting IMF World Bank di Bali pada 2018,” ujar Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali […]

  • Investor Arab Saudi Minati Proyek Kereta Gantung di Puncak

    Investor Arab Saudi Minati Proyek Kereta Gantung di Puncak

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur wisata. Termasuk pembangunan kereta gantung atau cable car. Kereta gantung sedang disiapkan di destinasi wisata seperti di Gunung Rinjani (NTB) dan Puncak Bogor (Jawa Barat). Diharapka kereta gantung ini dapat menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan. […]

  • Harga Mulai Rp1,5 Miliar, Grand Wisata Pasarkan Cluster Tanamas

    Harga Mulai Rp1,5 Miliar, Grand Wisata Pasarkan Cluster Tanamas

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • 0Komentar

    BEKASI– Sebagai wilayah penyangga Jakarta yang dinilai unggul dari sisi akses dan fasilitas, hunian di Bekasi selalu menjadi incaran kalangan menengah di Jadebotabek. Terlebih untuk rumah segmen menengah dengan harga berkisar antara Rp1 miliar sampai Rp1,5 miliar. Tren tersebut sudah terjadi sejak 2022 dan diprediksi akan terus berlanjut pada tahun ini. Handoyo Lim, Marketing & […]

  • Gubernur Riau: Sektor Properti Pacu Perekonomian Daerah

    Gubernur Riau: Sektor Properti Pacu Perekonomian Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Gubernur Riau Syamsuar berharap sektor industri realestat dapat menjadi pemicu upaya pemulihan ekonomi daerah. Saat ini perekonomian di daerah tengah mengalami kelesuan seiring menurunnya kinerja sektor perkebunan sawit sebagai salah satu komoditas unggulan di Provinsi Riau. “Saya berharap agar sektor properti bisa menjadi pemicu kebangkitan kembali ekonomi daerah. Untuk itu, perlu adanya kerja sama […]

Translate »
expand_less