Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota yang Berketahanan

Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota yang Berketahanan

  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pengembangan Jakarta ke depan tidak lagi cukup bertumpu pada pembangunan fisik semata, melainkan harus bergerak seiring dengan penguatan konektivitas kawasan dan ketahanan ekosistem kota. Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) Indonesia, Adriadi Dimastanto mengungkapkan, konektivitas Jakarta tidak hanya diukur dari ketersediaan moda transportasi massal, tetapi dari seberapa mudah warga bergerak dari titik transit menuju aktivitas sehari-hari. Target peningkatan public transport mode share dalam RKPD 2027 akan sulit tercapai apabila ruang pejalan kaki di sekitar simpul-simpul transit belum ditata secara menyeluruh.

“Kalau Jakarta mau naik peringkat kota globalnya, wajah kotanya juga harus seperti itu. Nah, jadi ini tidak hanya soal willingness to walk, kenyamanan berjalan kaki, tapi wajah kota juga berubah,” ucapnya dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD DKI Jakarta Tahun 2027 di Jakarta, kamis, 5 Februari 2026.

Dalam forum tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto mengharapkan acara ini dapat menghasilkan jawaban terhadap terwujudnya Jakarta menjadi Kota Global. “Mudah-mudahan apa yang kita diskusikan pada kesempatan baik ini, ini akan menjadi jawaban bagaimana ke depan Jakarta ini menjadi benar-benar kota global yang memiliki apa namanya tujuan yang sebagaimana sudah kita rencanakan bersama,” jelasnya.

Salah satu rekomendasi yang diberikan IAP dalam forum tersebut adalah pembangunan ruang pejalan kaki. Hal ini disebut sebagai langkah taktis jangka pendek dengan dampak jangka panjang terhadap kualitas kawasan. Dimas juga menekankan bahwa konektivitas kawasan tidak hanya soal trotoar, tetapi juga bagaimana bangunan dan ruang kota saling terhubung. Keberadaan pagar, jarak bangunan dengan trotoar, serta dominasi kendaraan di garis sempadan bangunan dinilai menjadi penghambat terciptanya kota yang ramah pejalan kaki.

Penguatan Konsep POPS

Disamping itu, ia mendorong penguatan konsep privately owned public space (POPS), di mana lahan milik swasta dapat difungsikan sebagai jalur tembus pejalan kaki atau ruang publik. Skema ini dinilai mampu meningkatkan permeabilitas kawasan, mempersingkat jarak tempuh, serta memperkuat integrasi antara proyek properti dan sistem transportasi massal.

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD DKI Jakarta Tahun 2027

Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD DKI Jakarta Tahun 2027. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Pemprov DKI Jakarta)

Sementara itu dari sisi regulasi, Dimas menyoroti perlunya penyesuaian RDTR, khususnya terkait Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Menurutnya, KLB yang terlalu tinggi justru mengurangi efektivitas skema land value capture. Ia mengusulkan penurunan KLB dasar dan penyediaan cadangan KLB yang dapat dimanfaatkan melalui pelampauan, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk membiayai infrastruktur konektivitas kawasan.

Selain konektivitas, isu ekosistem kota yang berketahanan juga menjadi perhatian utama. Dengan keterbatasan lahan, Jakarta dinilai perlu mengubah pendekatan penyediaan ruang terbuka hijau (RTH). Dimas mendorong optimalisasi Koefisien Dasar Hijau (KDH) di lahan privat, khususnya bangunan komersial.

Rekomendasi lain yang disampaikan adalah pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN) sebagai bagian dari ekosistem kota berketahanan. Dimas menilai, sejumlah lahan milik pemerintah pusat yang saat ini terbatas akses publiknya dapat dikonsolidasikan untuk dikembangkan menjadi taman kota, danau kota, atau ruang terbuka publik, dengan tetap membuka peluang fungsi komersial secara terbatas. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinar Mas Land Mulai Serah Terima Unit Akasa Pure Living Tahap I

    Sinar Mas Land Mulai Serah Terima Unit Akasa Pure Living Tahap I

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • 0Komentar

    BSD City – Sinar Mas Land terus berupaya mewujudkan komitmen pembangunan proyek yang progresif dan tepat waktu dengan melakukan serah terima kunci kepada para pemilik unit Akasa Pure Living di Tower Kamaya sejak 15 Februari 2023. Serah terima kunci akan dilakukan secara bertahap dan untuk tahap pertama telah diserahterimakan kepada konsumen. Akasa Pure Living berdiri […]

  • Presiden Jokowi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVII Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Tahun 2023

    Jokowi Kembali Puji Kontribusi Sektor Realestat bagi Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVII Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Tahun 2023 di Grand Ballroom Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Rabu (9/8). Munas REI kali ini mengusung tema “Sinergi dan Harmonisasi REI dengan Pemerintah untuk Kemajuan Industri Realestat yang Berkelanjutan” yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari […]

  • Perumahan IKN

    Anggaran Perumahan untuk IKN Capai Rp480 M

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menyiapkan anggaran untuk pembangunan perumahan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebesar Rp480 miliar tahun ini. Perumahan tersebut untuk rumah dinas dan hunian pekerja konstruksi. “Nanti, para kontraktor pekerjanya kita tempatkan di tower–tower rusun yang kita bangun. Jadi, tidak lagi membuat rumah-rumah bedeng di sekitar pekerjaan,” urai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan […]

  • Agustus 2022, Penerimaan Pajak Tembus Rp 1,17 Triliun

    Agustus 2022, Penerimaan Pajak Tembus Rp 1,17 Triliun

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerimaan pajak per Agustus 2022 tercatat sebesar Rp1.171,8 triliun. Pemicu naiknya penerimaan pajak antara lain tren peningkatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi yang ekspansif, basis yang rendah pada tahun 2021 akibat insentif fiskal, serta implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). “Tumbuhnya penerimaan pajak sampai dengan Agustus di angka 58,1%, […]

  • KEK Mandalika (Foto: Cahyadi Sugi/Shutterstock)

    Konstruksi Jalan KEK Mandalika Sudah 78 Persen!

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, memastikan pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK) KEK Mandalika berjalan sesuai timeline yang direncanakan. ITDC sendiri telah memperoleh hak untuk mengembangkan dan mengelola kawasan pariwisata di KEK […]

  • Kritis? Ekspor furnitur Anjlok 7,5 Persen, Daya Saing Industri Tergerus

    Kritis? Ekspor Furnitur Anjlok 7,5 Persen, Daya Saing Industri Tergerus

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Tekanan berat tengah dihadapi industri furnitur nasional seiring penurunan kinerja ekspor dan meningkatnya produk impor di pasar domestik. Apalagi kini situasi global sedang tak menentu sehingga pelaku industri dihadapkan pada tantangan berlapis yang berpotensi menekan pertumbuhan sektor ini ke depan. “Ya kenyataan saat ini, yang sampai Februari ini ya, kita sudah turun ekspornya […]

Translate »
expand_less