Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Garap Pasar Pekerja Sektor Informal, BTN Andalkan KPR BP2BT

Garap Pasar Pekerja Sektor Informal, BTN Andalkan KPR BP2BT

  • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Realisasi kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi bagi pekerja sektor informal di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sepanjang tahun 2021 mencapai 12 persen. Untuk tahun 2022, bank pelat merah itu akan lebih mendorong segmen pembiayaan perumahan untuk pasar pekerja sektor informal melalui skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

“Tahun ini penyaluran KPR sektor informal akan didorong ke BP2BT. Hal ini sesuai arahan Kementerian PUPR,” kata Kepala Divisi Subsidized Mortgage Lending Division Bank BTN, Mochamad Yut Penta, dalam Diskusi Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) bertajuk Peluang dan Tantangan Sektor Perumahan Tahun 2022, di Jakarta, Jumat, 14 Januari 2022.

Berdasarkan data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), realisasi KPR bersubsidi bagi sektor informal secara nasional sepanjang tahun 2021 mencapai 9,88% atau setara 17.666 unit.

Adapun realisasi KPR BP2BT dari Bank BTN selama tahun 2021 mencapai 10.968 unit. “Tahun lalu BP2BT belum secara spesifik membiayai kredit bagi pasar pekerja sektor informal. Sedangkan tahun ini BP2BT akan lebih terfokus membiayai KPR bagi sektor informal,” urai Penta.

Skema Sewa Beli

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang Penyediaan Perumahan Sejahtera Tapak Danny Wahid menyatakan, pembiayaan perumahan khusus pekerja sektor informal belum tergarap optimal. “Pekerja sektor informal belum tergarap dengan baik. Padahal, tidak sedikit pekerja sektor informal yang punya kemampuan mencicil karena penghasilannya relatif besar,” ujar Danny.

Direktur PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Heliantopo mengungkapkan, pola pembiayaan perumahan bagi pekerja sektor informal bisa memanfaatkan skema sewa beli. “Skema sewa beli bisa menjadi solusi penyediaan hunian bagi pekerja sektor informal. Misalnya, selama 20 tahun mereka membayar cicilan berupa sewa. Kemudian, di akhir periode cicilan, rumah tersebut akan menjadi hak milik pekerja informal itu,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Fokus Pacu Daya Saing Industri Keramik Nasional

    Pemerintah Fokus Pacu Daya Saing Industri Keramik Nasional

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus untuk memacu daya saing industri keramik sekaligus menahan laju impor produk keramik. Salah satu langkah strategis yang telah ditempuh adalah pemberlakuanStandar Nasional Indonesia (SNI) Wajib untuk beberapa produk keramik serta kebijakan safeguard. “Selain itu, dalam upaya pengembangan industri keramik, kebijakan terbaru adalah pemberian stimulus harga gas sebesar USD6/MMBTU. Terbukti […]

  • penerimaan pajak

    Per September 2022, Penerimaan Pajak Capai 88,3% dari Target

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan penerimaan pajak hingga September 2022 mencapai Rp1.310,5 triliun (88,3 persen dari target). Mayoritas jenis pajak juga menunjukkan kinerja yang baik, di mana beberapa diantaranya sudah hampir mendekati target 100 persen dari pagu. “Di Perpres 98 tahun 2022 kita sudah menaikkan targetnya, tapi mungkin akan tetap lebih […]

  • Majalah REI Edisi Juni 2022

    Majalah REI Edisi Juni 2022

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • 0Komentar

    Majalah REI Edisi Juni 2022 POST-COVID DAN MOMENTUM BANGKIT Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Momentum post-covid yang mengarah kepada endemi diproyeksi akan memacu bisnis properti yang berkaitan dengan rekreasi dan hiburan seperti pusat perbelajaan dan perhotelan (pariwisata). Beberapa riset mengungkap tren pasar menuju positif dan mengarah seperti di masa-masa sebelum pandemi. Penelitian […]

  • Majalah REI Februari 2022

    Majalah REI Edisi Februari 2022

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Majalah REI – Akhirnya, aturan perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) diterbitkan 2 Februari 2022. Diskon pajak ini berlaku hingga September 2022. Di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK. 010/2022 tersebut juga diatur bahwa insentif ini hanya berlaku untuk serahterima unit rumah […]

  • Kemenparekraf Partisipasi Arabian Travel Market Dubai 2023

    Kemenparekraf Partisipasi Arabian Travel Market Dubai 2023

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke tanah air. Salah satunya melalui bursa pariwisata internasional terbesar di kawasan Timur Tengah, yaitu “Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2023” yang berlangsung di Dubai World Trade Centre, mulai tanggal 1 – 4 Mei 2023. “Kami berharap partisipasi aktif Indonesia dalam […]

  • REI Kalbar Minta Aturan PSU Direvisi

    REI Kalbar Minta Aturan PSU Direvisi

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang hunian bersubsidi di Provinsi Kalimantan Barat meminta revisi bantuan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) yang tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 03/PRT/M/2018. Usulan revisi aturan itu sebagai bentuk kompensasi bagi pengembang yang telah memberikan kemudahan aksesibilitas penyediaan hunian bagi MBR di sektor informal. “Developer memberikan beragam kemudahan. Antara lain gratis […]

Translate »
expand_less