REI Dukung Kolaborasi Bedah Rumah di Sultra
- calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
- print Cetak

Jajaran Pengurus REI dalam acara Program Gotong Royong Bedah Rumah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kendari – Dukungan daerah untuk Program 3 Juta Rumah terwujud dalam Program Gotong Royong Bedah Rumah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Program tersebut diinisiasi oleh lintas lembaga dan asosiasi pengembang, seperti REI Sultra, BAZNAS Sultra, Kejaksaan Tinggi Sultra, Tunas Muda Adhyaksa, Satker Penyedia Perumahan Wilayah III Sulawesi serta sejumlah pihak lainnya.
“Program tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian asosiasi REI bersama lembaga lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat memperoleh hunian yang layak,” ucap Ketua Umum DPP REI Joko Suranto kepada Industriproperti.com, Rabu, 30 September 2026.
Diluncurkan di Kelurahan Mokoau Kecamatan Kambu, Kendari, Program Gotong Royong Bedah Rumah dilaksanakan secara serentak di 17 kabupaten/kota se-Sultra. Melalui program ini juga ditargetkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Sultra mendapatkan hunian yang lebih layak.
“Harapannya dari kolaborasi antara REI dengan BAZNAS Sultra, Kejaksaan Tinggi Sultra, Tunas Muda Adhyaksa, Satker Penyedia Perumahan Wilayah III Sulawesi adalah bersama-sama membangun Provinsi Sultra dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah,” imbuh Joko.
Untuk membangun rumah layak huni berdasarkan kajian teknis dari REI idealnya memerlukan dana sekitar Rp50 juta per unit. Sementara Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dikucurkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebesar Rp20. Sisa kekurangan sebesar Rp30 juta dilengkapi dari donasi masyarakat dan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang dikelola Baznas Sultra.
“Gotong royong ini kita hidupkan kembali sebagai kekuatan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Kejati Sultra, Dr. Sugeng Riyanta dikutip rri.co.id.

Ketum REI Joko Suranto (kanan) bersama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (kiri). (Foto: Istimewa)
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan bedah rumah yang dilakukan. “Ide cemerlang ini datangnya dari Bapak Kajati. Ide kecil yang hasilnya luar biasa. Beliau menyampaikan usulan, bagaimana kalau kita melakukan kegiatan gotong royong pembangunan bedah rumah. Ini patut kita banggakan,” ujar Andi Sumangerukka.
Lampaui Target Bedah Rumah
Target awal dari program tersebut adalah sebanyak 200 unit. Namun dari dana yang terkumpul ternyata melampaui target hingga mampu menjangkau 300 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Ketua BAZNAS Sultra, Punardin mengatakan pendataan penerima dilakukan secara terintegrasi dengan instansi perumahan agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan data program perumahan nasional.
Tak hanya meluncurkan Gotong Royong Bedah Rumah, kegiatan lain yang juga dilaksanakan adalah diisi penyerahan sertifikat tanah dan 150 paket sembako kepada masyarakat dan penanaman. REI juga mendorong pembangunan rumah memperhatikan lingkungan, yakni dengan Program Sejuta Juta Pohon. “REI menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui Program Penanaman Sejuta Juta Pohon,” ucap Ketum REI Joko Suranto. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
