Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Gubernur Anies Inisiasi Hunian Terjangkau di Kawasan TOD

Gubernur Anies Inisiasi Hunian Terjangkau di Kawasan TOD

  • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menginisiasi hadirnya hunian terjangkau untuk kelas menengah bertajuk Alaspadu dan Rumapadu. Hunian di kawasan Transit Oriented Development (TOD) tersebut dilaksanakan PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya PT Integrasi Transit Jakarta berkolaborasi dengan pihak swasta.

“Saya ingin sampaikan pesan kepada seluruh warga Jakarta bahwa kami menyiapkan hunian bagi yang berpenghasilan rendah, dan menengah. Dan yang menengah ini disiapkan dengan pola-pola kolaborasi. Maka kami berharap usaha akan tumbuh berkembang. Kemudian mereka yang membutuhkan tempat akan terfasilitasi, dan kita saat ini sedang menawarkan paradigma baru hidup di kawasan Urban,” ujar Gubernur Anies dalam keterangan resminya, Jumat, 19 Agustus 2022.

Anies menjelaskan, Alaspadu dan Rumapadu mengakomodasi kebutuhan dan kemampuan kelas pekerja menengah (penghasilan 7-20 juta/bulan) yang belum terakomodasi dalam program perumahan untuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah dan juga belum mampu memiliki hunian di pusat kota. Ini juga merupakan bagian dari JAKHABITAT yang merupakan solusi penyediaan hunian di DKI Jakarta.

Pihak pengelola bagunan tidak kehilangan propertinya karena bangunan tersebut tidak dijual maupun dilepas kepemilikannya. Pengelolaan properti tersebut bersama Pemprov DKI Jakarta. Pemilik gedung dengan Pemprov DKI Jakarta telah melakukan suatu pendekatan kolaborasi untuk menghadirkan hunian tersebut.

“Oleh karena itu, saya mengundang kepada generasi baru Indonesia yang saat ini mulai meniti karir di Jakarta, yang mulai membangun masa depannya. Mari bangun masa depan dengan lifestyle baru, dengan pola mobilitas baru yaitu mengandalkan kendaraan umum, mengandalkan jalan kaki. Sehingga ini merujuk pada kendaraan bebas emisi seperti sepeda dan di tempat-tempat yang dekat dengan kawasan pekerjaan,” urai Gubernur Anies.

Kerja Sama

Hal ini  ditandai dengan penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama tentang Penyelenggaraan Hunian Terjangkau, antara Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda), Farchad Mahfud dan CEO PT Rukita Bhinneka, Sabrina Soewatdy, dan Direktur Utama PT Cove Living Indonesia, Rizky Kusumo yang disaksikan oleh Gubernur Anies dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Mohamad Aprindy.

Kerja sama tersebut telah menghasilkan 359 unit Alaspadu dengan rincian 106 unit siap huni dan 253 unit dalam tahap persiapan/penjajakan kerja sama. Hunian Alaspadu tersebar di sekitar tiga stasiun MRT Jakarta, yaitu Rukita Kudus Menteng (54 Unit) yang berjarak sekitar 550 meter dari Stasiun Dukuh Atas BNI.

Kemudian, Rukita Jack House Melawai (25 Unit) yang berjarak 290 meter dari Stasiun Blok M BCA. Lalu, dan COVE Sky Cipete (27 Unit) yang berjarak 700 meter dari Stasiun Cipete Raya. Ada pula 320 unit Rumapadu yang dalam tahap pembangunan dan berlokasi di One Bell Park Apartment, Fatmawati. Jaraknya sekitar 1,6 kilometer dari Stasiun Fatmawati.

Sebagai informasi, Alaspadu merupakan hunian sewa berkonsep co-living, sedangkan Rumapadu merupakan hunian kepemilikan (kelas apartemen). Keduanya hadir di kawasan berorientasi transit dengan jarak yang sangat dekat dengan stasiun MRT. Jaraknya juga dekat dengan moda transportasi publik lainnya, serta harga yang terjangkau.

Penyediaan hunian terjangkau di kawasan TOD ini bertujuan meningkatkan penggunaan transportasi publik. Caranya, melalui pengurangan penggunaan  kendaraan bermotor pribadi dan menciptakan keterjangkauan jarak tempuh masyarakat dari tempat tinggal ke tujuan. Alhasil, dapat mendorong pertumbuhan kota secara berkelanjutan. Selain itu, membantu ketersediaan hunian bagi masyarakat yang belum dan kesulitan dalam mendapatkan akses hunian yang berkualitas. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemegang HAT Wajib Optimalisasi Pemanfaatan Tanah

    Pemegang HAT Wajib Optimalisasi Pemanfaatan Tanah

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemegang hak atas tanah (HAT) berkewajiban menjaga dan memanfaatkan tanahnya secara optimal sesuai peruntukannya. Pengendalian dan pengawasan HAT yang telah terbit perlu guna mengurangi risiko pelanggaran pemanfaatan ruang. Guna memberikan pemahaman bagi pengampu pengendalian dan pengawasan HAT, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Pengawasan dan Pengendalian HAT dan […]

  • pembelian perumahan tapak tetap solid.

    Pasar Perumahan Tapak Jabodetabek Solid

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang semester II 2024, perusahaan konsultan properti Jones Lang Lasalle (JLL) memaparkan pasar perumahan tapak di wilayah Jabodetabek tetap stabil dan sehat. Salah satu faktor yang menyokong solidnya pasar perumahan tapak adalah insentif pembebasan pajak 100%. “Pasar perumahan tapak di Jabodetabek semester II-2024 terpantau tetap stabil dan sehat. Faktor utama yang mempengaruhi kondisi […]

  • Atap Jenis Ini Paling Cocok untuk Rumah di Negara Tropis

    Atap Jenis Ini Paling Cocok untuk Rumah di Negara Tropis

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rumah yang estetik tidak dapat dilepaskan dari berbagai pilihan bahan bangunan yang digunakan termasuk material atap. Semuanya harus harmonis baik secara tampilan maupun fungsi. Atap selain berfungsi sebagai penahan air hujan agar tidak masuk ke dalam rumah, juga harus mampu melindungi penghuni dari sengatan terik matahari, tampiasan air hujan, dan menghambat pergerakan angin […]

  • Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR saat menerima Pemerintah Kota Pariaman (Foto: Dok Pemkot Pariaman) RTLH

    Pemkot Pariaman Minta Bantuan RTLH ke Kementerian PUPR

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta Pemerintah Kota Pariaman untuk memperkuat pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai pedoman dalam pelaksanaan program perumahan. Adanya data RTLH yang baik, harapannya adalah mempermudah pemerintah dalam mengalokasikan bantuan perumahan untuk masyarakat sehingga tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian […]

  • Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya menjadi pilot project perumahan hijau Program Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP).

    Keren! Perumahan MGK Jadi Pilot Project Perumahan Hijau dan Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya yang menerapkan perumahan hijau menjadi pilot project Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP). Untuk memastikan kesesuaian standar rumah, tim dari Build Change dan Kementerian PKP melakukan Monitoring dan Evaluasi (MonEv) Program IGAHP di Perumahan MGK. “Tadi kita ngecek apakah […]

  • Ilustrasi Bank Indonesia mengajak investor Tiongkok investasi di Indonesia.

    Bank Indonesia Rayu Investor Tiongkok, Prioritas Investasi di 3 Sektor Ini

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Bagi Tiongkok, Indonesia secara konsisten menjadi salah satu negara tujuan investasi yang menjanjikan. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) mengajak investor Tiongkok dapat memanfaatkan peluang investasi di Indonesia. “Beberapa hal penting yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Pertama, stabilitas Rupiah yang terjaga dan likuiditas yang memadai,” ungkap Deputi […]

Translate »
expand_less