Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Gubernur Jakarta Minta Pengurusan KLB Dipercepat Jadi 28 Hari

Gubernur Jakarta Minta Pengurusan KLB Dipercepat Jadi 28 Hari

  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengurusan perizinan tidak memakan waktu lama. Salah satunya adalah pengurusan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang bisa memakan waktu puluhan tahun bisa dipercepat menjadi hanya 28 hari.

“Saya sedang mendorong agar pengurusan perizinan yang biasanya memakan waktu lama bisa dipercepat. Misalnya, pengurusan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang bisa sampai 12 tahun. Dalam rapat, saya minta agar bisa selesai maksimal dalam 28 hari. Saya yakin kalau dipacu, pasti bisa lebih cepat,” jelas Gubernur Pramono dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 2 Juli 2025.

Gubernur Pramono menambahkan, salah satu syarat Jakarta sebagai kota global adalah kemampuan memberikan kepastian dan kemudahan perizinan kepada masyarakat, termasuk KLB, Sertifikat Laik Fungsi (SLF), Sertifikat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan (SP3L), dan jenis perizinan lainnya.

Ia juga mengungkapkan, DKI Jakarta lebih maju dibandingkan daerah lain dalam hal penyediaan informasi, data, dan perizinan untuk masyarakat. Dengan optimalisasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Pemprov DKI dapat memberikan kemudahan dan kecepatan layanan perizinan.

Gubernur Dorong Percepatan Integrasi

Adapun dalam kunjungannya ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta Gubernur Pramono menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong percepatan integrasi program satu peta, satu data, dan satu kebijakan dari seluruh perangkat daerah.

“Saya hari ini sengaja berkunjung ke tempat ini untuk melihat bagaimana satu peta, satu data, dan satu kebijakan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan Pemprov DKI Jakarta ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, dari sisi kesiapan perangkat lunak, Pusdatin telah memiliki sistem yang memadai dan dapat diandalkan. Namun, proses integrasi antar perangkat daerah masih belum tuntas. Saat ini, baru 40 dari 52 perangkat daerah yang telah terhubung dengan Pusdatin.

“Dari segi software, yang dimiliki sudah lebih dari cukup. Pertanyaannya sederhana: apakah seluruh dinas sudah terintegrasi? Ternyata baru 40 yang terintegrasi. Artinya, masih ada 12 yang belum. Meski demikian, dinas-dinas strategis sudah terhubung dengan baik,” jelasnya.

Gubernur Pramono menyatakan akan mendorong percepatan integrasi bagi perangkat daerah yang belum terhubung ke dalam sistem Pusdatin. “Saya sudah minta Kepala Dinas Citata untuk segera menyerahkan daftar 12 perangkat daerah tersebut. Nanti akan saya panggil satu per satu,” tegasnya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Dunia

    Ekonomi Dunia Suram, Indonesia Jadi Titik Terang

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Pelaksana (Managing Director) Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, menyebut Indonesia sebagai “titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia”. Perekonomian Indonesia di kuartal II 2022 masih bisa tumbuh dengan baik dan tertinggi di antara negara-negara G20. “Minggu yang lalu, Managing Director IMF mengatakan bahwa Indonesia adalah titik terang di tengah-tengah kesuraman ekonomi […]

  • Realisasi Penyaluran Dana FLPP Tahun 2022 Capai Target 100%

    Realisasi Penyaluran Dana FLPP Tahun 2022 Capai Target 100%

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengumumkan update penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang mencapai 100% dari target yang ditetapkan pemerintah. Per 24 Desember 2022, realisasi penyaluran dana FLPP ditutup sebanyak 226.000 unit atau senilai Rp25,150 triliun. “Kami bersyukur atas pencapaian ini. Di tahun 2022, kami mampu membuktikan sebagai Operator […]

  • Jokowi: Kalau Masih Ada Mafia Tanah, Gebuk!

    Jokowi: Kalau Masih Ada Mafia Tanah, Gebuk!

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kembali kepada seluruh jajarannya terutama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk serius memberantas mafia tanah. Mafia tanah dinilai hanya menyulitkan masyarakat dalam mengurus sertifikat. “Kalau masih ada mafia yang main-main silakan detik itu juga gebuk. Ini meruwetkan ngurus sertifikat. Tidak bisa kita biarkan rakyat […]

  • Ilustrasi Pembelian Rumah Tapak

    Serapan Rumah Tapak Terus Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyerapan rumah tapak di kawasan Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Tangerang – Depok – Bekasi) masih terus berlanjut sepanjang 2021. Bersama dengan subsektor pergudangan logistik dan pusat data, rumah tapak terbukti tangguh di masa sulit seperti saat ini. “Ini periode yang menantang bagi sebagian besar pasar properti di Jabodetabek. Namun demikian, beberapa sektor […]

  • Didukung BRI, REI Yogyakarta Gelar Pameran Properti

    Didukung BRI, REI Yogyakarta Gelar Pameran Properti

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • 0Komentar

    Yogyakarta – Membaiknya sektor pariwisata dan tumbuhnya ekonomi di Yogyakarta pasca Covid-19 membawa angin segar bagi masyarakat untuk memiliki hunian. Dalam upaya memudahkan masyarakat untuk memiliki hunian khususnya properti komersial, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar ajang pameran bekerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sebanyak 1.952 unit hunian baru […]

  • Presiden Jokowi beserta rombongan saat meninjau Tol Semarang - Demak (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

    Presiden: Jalan Tol Semarang-Demak Tingkatkan Konektivitas dan Kendalikan Banjir Rob

    • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Masih dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat sore, 11 Juni 2021, meninjau pembangunan jalan tol Semarang-Demak. Jalan tol tersebut merupakan bagian dari jaringan tol Jawa koridor Pantai Utara Jawa. “Sore hari ini saya meninjau proyek jalan tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari jaringan tol Jawa […]

Translate »
expand_less