Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Guru Besar ITB Usulkan Pemerintah Miliki Hak Membeli Lahan Terlebih Dahulu

Guru Besar ITB Usulkan Pemerintah Miliki Hak Membeli Lahan Terlebih Dahulu

  • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Haryo Winarso mengusulkan adanya cara – cara inovatif dalam meneydiakan hunian untuk masyarakat Indonesia, salah satunya ialah melalui skema pre-emption right atau hak membeli lahan terlebih dahulu untuk penyediaan perumahan rakyat. Melalui skema pre-emption right ini pemerintah berhak memperolah lima persen rumah yang dibangun oleh pengembang.

“Hak ini pada dasarnya memberikan hak lebih dulu kepada pemerintah untuk membeli tanah yang dibangun oleh swasta, kalau dia diijinkan,” kata Haryo saat Diskusi 5 Pilar yang mengangkat tema “Peluang Pengembangan Kebijakan Penyediaan Tanah Bagi Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui daring.

Haryo meyakini bahwa kebijakan ini akan bermanfaat untuk pembangunan berorientasi transit atau transit-oriented development (TOD) maupun pengembangan skala besar.

“Jadi pemerintah membeli lebih dulu, bukan diberi ya, kalau 1:2:3 (red: ketentuan hunian berimbang) itu kan 3 (red: rumah tipe 3 atau rumah sederhana) nya seakan-akan diberi ya, ini enggak, pemerintah membeli, tetapi membeli harga cost (biaya) bukan pada harga market,” jelas Haryo yang juga pernah menjabat sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington itu.

Di saat pengembang besar membangun perumahan skala besar, pemerintah mendapatkan lima persen hunian dengan patokan harga pada harga produksi atau konstruksi dan bukan berdasarkan harga komersil yang dijual oleh pengembang. .

Sebagai gambaran, berdasarkan paparan dari Haryo, bila lahan milik pengembang sebesar 250 hektar maka pemerintah, melalui Bank Tanah, bisa membeli 5 persen lahan milik pengembang atau sebesar 12 Hekatar untuk kemudian dimbangun 12 tower rumah rakyat dengan masing – masing tower memiliki 13 lantai. Alhasil, bila diasumsikan pembangunan dilakukan pada zona yang memiliki Koefisien Dasar Bangunan (KDB) sebesar 40 persen dan luas lantai dasar yang bisa dibangun sebesar 4.000m2, maka pemerintah akan memiliki stok hunian untuk perumahan rakyat sebanyak 76.896 unit

Ke depannya, pemerintah bisa membangun hunian di lahan tersebut yang dipergunakan untuk penyediaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Namun demikian, Haryo juga mengakui bahwa skema pre-emption right ini memerlukan regulasi baru, karena belum ada undang – undang atau peraturan pemerintah yang mengaturnya.

“ini bisa PP (red: Peraturan Pemerintah), misalnya setiap 250 Hektar, maka 5 Hektar itu bisa dibeli lebih dulu oleh Pemerintah, maka dengan demikian pemerintah punya cadangan tanah,” kata Haryo yang pernah menjadi Tim Serap Aspirasi UU Cipta Kerja ini.

Akan tetapi, menurut Haryo, skema pre-emption right ini bukanlah hal baru dan sudah dilakukan oleh beberapa negara di dunia untuk menyediakan hunian bagi masyarakatnya. “Di Prancis dia pakai seperti ini, jadi pemerintah itu mempunyai hak membeli dulu, membeli bukan diberi,” tegas Haryo.

Selain skema pre-emption right, Haryo juga mengusulkan pembangunan perumahan dengan integrasi layanan pemerintahan dengan public housing, sehingga pemerintah bisa menyediakan hunian vertikal diatas kantor – kantor milik pemerintah. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Jadi Momok, REI Jabar Gelar Diklat Perizinan

    Masih Jadi Momok, REI Jabar Gelar Diklat Perizinan

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • 0Komentar

    Bandung – Kendati Pemerintah telah memberlakukan Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK), ternyata persoalan perizinan masih menjadi momok bagi pelaku usaha properti di Provinsi Jawa Barat. Padahal, pasokan papan belum mampu mengejar laju pertumbuhan kebutuhan masyarakat akan hunian layak. Menyadari pentingnya hal tersebut, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Barat menggagas pendidikan dan pelatihan (diklat) perizinan bidang […]

  • antasari place

    Tunjukkan Komitmen, Apartemen Antasari Place Selenggarakan Topping Off

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Prospek Duta Sukses (PDS) selaku pengembang dan manajemen baru dari proyek Apartemen Antasari Place melakukan seremoni topping of pada, Kamis, 31 Mei 2023. Ini merupakan milestone penting dalam pembangunan proyek apartemen. “Dengan selebrasi topping off ini kami senantiasa menunjukan komitmen kami kepada seluruh stakeholders terutama konsumen Antasari Place,” kata Direktur Utama PDS, […]

  • Progress Group Luncurkan Cluster Elysian Residences di Paradise Resort  City

    Progress Group Luncurkan Cluster Elysian Residences di Paradise Resort City

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Permintaan rumah tapak (landed house) segmen menengah atas di Tangerang Selatan khususnya di Ciputat pada awal tahun 2024 menunjukkan tren peningkatan cukup signifikan. Di semester I-2024, pasar di segmen ini tumbuh sekitar 10-15 persen, dibandingkan semester yang sama tahun lalu. Peningkatan penjualan itu terjadi pula di township bernuasa resort, Paradise Resort City yang […]

  • Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Kebencanaan Global

    Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Kebencanaan Global

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia kembali mendapat kepercayaan global menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan kebencanaan internasional yakni Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022. Ajang ini akan berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, pada 23 – 28 Mei 2022. “Penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah GPDRR bukti bahwa kita semakin tangguh dan kuat dalam menghadapi […]

  • Munas P3RSI

    Adjit Lauhatta Kembali Nakhodai P3RSI Hingga 2030

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Adjit Lauhatta kembali terpilih untuk menakhodai Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) masa bakti 2025-2030 mendatang. Penetapan ini dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV P3RSI yang digelar di Jakarta, Rabu, 28 Mei 2025. “Tahun ini, P3RSI genap berusia 13 tahun. Dari awal berdiri hanya beranggotakan 31 PPPSRS, kini kami memiliki 45 […]

  • Simak! Ini Program Unggulan Kementerian PUPR di Sektor Perumahan

    Simak! Ini Program Unggulan Kementerian PUPR di Sektor Perumahan

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjalankan sejumlah program unggulan sektor perumahan dan infrastruktur pendukung sepanjang tahun 2023. Program itu antara lain pembangunan rumah susun (rusun), rumah khusus (rusus), rumah swadaya, serta penyediaan PSU (prasarana, sarana dan utilitas). “Kami memiliki sejumlah program unggulan di sektor perumahan. Manfaat dari pelaksanaan pembangunan oleh Kementerian PUPR […]

Translate »
expand_less