Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Menteri PKP: Harga Rumah Subsidi Tak Naik, Bunga Tetap 5 Persen

Menteri PKP: Harga Rumah Subsidi Tak Naik, Bunga Tetap 5 Persen

  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Harga rumah subsidi tidak mengalami kenaikan dan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tetap dipertahankan sebesar 5%. Demikian disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

“Sampai hari ini rumah subsidi tidak ada kenaikan. Sampai per hari ini tentu kita akan terus pelajari tapi per hari ini bunganya tetap 5% kepada MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah),” jelas Menteri PKP di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026 dikutip Youtube @voidot.id.

Lebih jauh Menteri Ara mengatakan, pemerintah juga tetap memberlakukan uang muka atau down payment (DP) sebesar 1%. Pemerintah juga akan melanjutkan berbagai insentif yang telah diberikan, seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR yang membeli rumah subsidi.

Tak hanya itu, pemerintah juga menggratiskan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang sebelumnya dikenal sebagai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), khusus untuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo, Menteri PKP juga diminta untuk memperluas akses investor untuk sektor perumahan. “Saya juga diminta untuk berpikir langkah-langkah apalagi yang bisa karpet merah buat investor itu penting, tetapi juga buat rakyat kecil juga penting,” imbuhnya.

Sejumlah program akad massal rumah subsidi juga telah digelar dalam dua tahun terakhir. Pada September 2025, Presiden meresmikan akad serentak sekitar 26.000 unit rumah subsidi di seluruh Indonesia. Selanjutnya pada Desember 2025, sebanyak 50.000 unit rumah subsidi kembali diakadkan secara serentak.

Pemerintah bahkan tengah menyiapkan akad massal berikutnya yang ditargetkan mencakup sekitar 62.000 unit rumah subsidi di berbagai wilayah Indonesia pada Juli mendatang. Seluruh calon penerima disebut telah diverifikasi agar sesuai dengan kriteria penerima manfaat program rumah subsidi.

Siapkan Lahan Negara untuk Rumah Subsidi

Pemerintah juga menyiapkan pasokan lahan untuk mendukung pembangunan rumah rakyat. Sejumlah tanah negara yang sedang diverifikasi akan dimanfaatkan untuk rumah susun di kawasan perkotaan. Pemerintah tengah melakukan identifikasi dan verifikasi sejumlah lahan milik negara yang berpotensi digunakan untuk pembangunan hunian bersubsidi, khususnya rumah susun di kawasan perkotaan.

“Upaya tersebut dilakukan bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian BUMN, serta sejumlah instansi terkait. Jadi kita akan segera menggunakan apakah dengan pembiayaan oleh APBN, oleh dana APBN, apakah dari CSR. Jadi kombinasi dari semuanya. Kita akan segera mulai tahun ini untuk mulai membangun aset-aset negara untuk perumahan rakyat. Nanti itu bisa ada yang disewakan, ada juga yang bisa dijual. Skema-skemanya juga sudah kita buat aturan tentang rumah susun subsidi,” kata Menteri PKP.

Tidak hanya memanfaatkan aset negara yang tersedia, pemerintah juga berencana mengoptimalkan tanah negara yang saat ini dikuasai pihak ketiga. Lahan-lahan tersebut akan diarahkan untuk mendukung pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok menengah.

Adapun dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Menteri PKP melaporkan beberapa hal, antara lain perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah.

Kemudian dilaporkan pula kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan groundbreaking. Termasuk rencana penambahan Program Bedah Rumah pada tahun 2027 guna memperluas jangkauan manfaat program bagi masyarakat yang membutuhkan, yang telah mendapat persetujuan Presiden.

Pemerintah terus mendorong program prioritas di sektor perumahan, termasuk pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, serta pengembangan skema pembiayaan perumahan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat: Alam Sutera Jadi Trend Setter Properti di Barat Jakarta

    Pengamat: Alam Sutera Jadi Trend Setter Properti di Barat Jakarta

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Pembangunan properti di barat Jakarta yakni Tangerang telah menjadi barometer industri properti di Jabodetabek. Produk yang dikembangkan di barat Jakarta cukup beragam, selain memiliki infrastruktur yang bagus dan terkelola baik. “Sehingga kawasan di barat Jakarta ini telah sebagai menjadi new territory yang menjanjikan,” kata Pengamat properti, Anton Sitorus pada acara Elevee Media Talk […]

  • The First Stone

    The First Stone Pasarkan Hunian 3 Lantai di Cluster Emerald

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – PT Mentari Abadi Sentosa (MAS), pengembang perumahan The First Stone Tangerang menawarkan rumah dengan konsep tiga lantai di produk terbaru mereka, Cluster Emerald. Produk ini merupakan cluster ketiga yang dikembangkan The First Stone dengan jumlah rumah sebanyak 377 unit yang dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektar. Direktur Utama PT MAS, Indrawan Soemarko […]

  • Menintip rumah tapak dan apartemen usai kebijakan PPN DTP 100% kembali diperpanjang hingga Desember 2024.

    Prospek Rumah Tapak dan Apartemen Usai PPN DTP 100 Persen Diperpanjang

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Diperpanjangnya kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah sebesar 100% hingga akhir tahun ini menjadi angin segar bagi industri properti Tanah Air. Sektor rumah tapak diyakini paling menikmati dampak pemberlakukan kebijakan tersebut daripada sektor apartemen. “Kalau untuk empat bulan ke depan, prospeknya bagus untuk rumah tapak,” kata General […]

  • Akad Perdana Serentak KPR BP2BT

    BTN Gelar Akad Perdana 600 Unit KPR BP2BT

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) menggelar Akad Perdana Serentak KPR BP2BT dengan skema fixed rate sebanyak 600 unit rumah. Secara total, bank pelat merah ini telah menyalurkan 2.250 unit KPR BP2BT sepanjang 2021. “Acara akad hari ini merupakan akad pertama KPR BP2BT dengan skema fix rate yang diselenggarakan secara nasional […]

  • backlog perumahan

    Atasi Backlog, Wapres Tekankan Peran Penting Sektor Swasta

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,  pemerintah membuat Program Sejuta Rumah (PSR). Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), hingga 30 September 2021, telah terbangun 763.127 unit rumah di seluruh Indonesia. Namun, angka backlog perumahan atau kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan perumahan masih cukup tinggi. Angkanya mencapai tidak kurang dari […]

  • Usung Konsep Alfresco Dining, Metland Puri Luncurkan Ruko Veranda

    Usung Konsep Alfresco Dining, Metland Puri Luncurkan Ruko Veranda

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bisnis food & beverage (F&B) menjadi salah satu sektor bisnis yang mampu bertahan di segala kondisi termasuk selama pandemi Covid-19. Selain karena masyarakat butuh makan dan minum, banyak orang juga menjadikan coffee shop, resto maupun kafe sebagai ruang untuk membangun konektivitas sosial. Melihat tren gaya hidup di masyarakat tersebut, PT Metropolitan Land Tbk […]

Translate »
expand_less