Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Hore! PPDPP Beri Sinyal Tambah Kuota untuk Bank BTN

Hore! PPDPP Beri Sinyal Tambah Kuota untuk Bank BTN

  • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama unit usahanya BTN Syariah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten (bank bjb) tercatat sebagai bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) tertinggi. Atas prestasi itu, kelima bank tersebut bersama 14 bank lainnya berpeluang diganjar tambahan kuota FLPP.

Sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara bank pelaksana bersama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), apabila pada triwulan II-2021 penyaluran KPR Sejahtera FLPP mencapai 80 persen, maka akan ada penambahan kuota. Sebaliknya, bank pelaksana dengan penyaluran KPR FLPP kurang dari 50 persen dari target PKS, maka kuotanya akan dipangkas minimal 25 persen terhadap sisa target PKS.

“Berdasarkan perjanjian ini, maka 19 bank pelaksana berpeluang untuk mendapatkan penambahan kuota. Namun, ada 21 bank pelaksana yang kuotanya akan dikurangi,” ungkap Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, dalam acara Evaluasi Bank Pelaksana Triwulan II Penyaluran Dana FLPP Tahun 2021, di Yogyakarta, Kamis, 17 Juni 2021.

Sesuai data PPDPP, per 17 Juni 2021 tercatat dana FLPP telah tersalurkan sebanyak 80.627 unit senilai Rp 8,77 triliun atau setara 51,19 persen dari target penyaluran sebesar 157.500 unit. Total penyaluran dana FLPP dari 2010 hingga 2021 telah mencapai 845.482 unit senilai Rp 64,37 triliun.

“Raport bank pelaksana semakin membaik. Semua berjalan sesuai dengan koridor percepatan penyaluran dana FLPP yang ditargetkan Oktober 2021 bisa diselesaikan. Pada Evaluasi Triwulan II-2021, terdapat 19 bank ( 4 Bank nasional, dan 15 BPD) yang berkinerja di atas 50 persen dan 21 bank ( terdiri dari 4 Bank nasional dan 17 BPD) yang berkinerja di bawah 50 persen,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, 40 bank (terdiri dari 8 bank nasional dan 32 bank pembangunan daerah) menerima raport evaluasi atas penilaian 12 indikator yang ditetapkan oleh PPDPP. Indikator penilaian mencakup berbagai aspek, yaitu lama waktu tunggu SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan), Kepatuhan penyampaian berkas asli, sosialisasi dan edukasi, Ketepatan sasaran penyaluran dana FLPP, tindak lanjut peringatan, penyiapan stiker FLPP, penyediaan seulruh data penyaluran dana FLPP, perubahan data debitur, penyampaian data debitur aktif, penyerahan rekening koran tepat waktu, rekonsiliasi dan perlunasan dipercapat. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Staf Khusus Menteri PUPR: Zulfi Koto sang Begawan Perumahan

    Staf Khusus Menteri PUPR: Zulfi Koto sang Begawan Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iskandar Saleh menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua The Housing and Urban Development (HUD) Institute, Zulfi Syarif Koto, atas terbitnya buku “Ekonomi-Politik: Program Sejuta Rumah Membangun Untuk Siapa?”. “Kedahsyatan buku karya Datuk Zulfi terletak pada penyampaian isu pembangunan perumahan, termasuk aspek […]

  • Ilustrasi Real Estat Asia Pasifik

    Ekonomi Mulai Pulih, Pasar Real Estat Asia Pasifik Bakal Rebound

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pasar real estat Asia Pasifik akan mengalami rebound di 2022 berdasarkan laporan konsultan properti Colliers bertajuk Asia Pacific Market Snapshot Q4 2021. Pemulihan ekonomi menjadi salah satu pendorong kebangkitan pasar real estat di kawasan ini. “Pasar properti utama di kawasan ini mengakhiri tahun dengan catatan yang optimis, terutama di sektor perkantoran. Dengan pelonggaran […]

  • IPL Bakal Kena Pajak, Perhimpunan Penghuni Rusun Tegas Menolak

    IPL Bakal Kena Pajak, Perhimpunan Penghuni Rusun Tegas Menolak

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) mengimbau pemerintah untuk tidak memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap dana Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) rumah susun (rusun) /apartemen. Jika kebijakan ini tetap dipaksakan, dikhawatirkan akan semakin membebani pemilik dan penghuni (penyewa) di tengah situasi ekonomi global yang sedang tidak pasti saat ini. Berdasarkan Undang-Undang No. […]

  • Pelantikan Kepala-Wakil KepalaIKN

    Jabat Wakil Kepala IKN, Dhony Rahajoe Mundur dari Sinar Mas Land

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah melantik Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe sebagai Kepala dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) di Istana Negara Jakarta, pada Kamis (10/3/2022). Hal tersebut membuat Dhony Rahajoe yang sebelumnya menjabat sebagai Managing Director President Office Sinar Mas Land resmi mengundurkan diri dari perusahaan properti tersebut. “Guna menghindari conflict […]

  • produk dalam negeri

    Jokowi Meminta Pemda Gunakan Produk Dalam Negeri

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri untuk pengadaan barang dan jasa. Presiden juga mengingatkan bahwa sulit mengumpulkan penerimaan negara dari berbagai sumber seperti pajak, PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), royalti, dan dividen. “Ini perlu saya ingatkan, beli produk-produk kita sendiri. Saya ingatkan. Mengumpulkan anggarannya […]

  • Metland Cyber Puri Hadirkan Pusat Gaya Hidup Seluas 1,4 Hektar

    Metland Cyber Puri Hadirkan Pusat Gaya Hidup Seluas 1,4 Hektar

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Metland Cyber Puri menambah fasilitas di area commercial block seluas 1,4 hektar, dengan nama One District at Puri. Proyek ini telah menyelesaikan tahap tutup atap (topping off) baru-baru ini dan direncanakanakan mulai beroperasi pada kuartal II tahun 2023. Mengusung konsep open plaza, One District at Puri menjadi pusat gaya hidup yang menggabungkan pusat […]

Translate »
expand_less