Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ini Akibatnya Bila Bank Salurkan FLPP Tanpa SBUM

Ini Akibatnya Bila Bank Salurkan FLPP Tanpa SBUM

  • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (Ditjen PI) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengingatkan agar Bank Pelaksana KPR Bersubsidi 2021 tidak melaksanakan akad kredit sebelum perjanjian kerjasama (PKS) Penyaluran SBUM Tahun 2021 ditandatangani.

“Karena pelaksanaan akad kredit yang dimaksud dapat berdampak kepada debitur yang tidak mendapatkan SBUM,” demikian disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) PI Kementerian PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto dalam edaran tertulisnya yang diterima redaksi industriproperti.com, Selasa, 26 Januari 2021.

Eko Djoeli menyebutkan, dalam pelaksanaan penyaluran KPR Bersubsidi, semua debitur KPR Bersubsidi dipastikan akan mendapatkan SBUM. “PKS Penyaluran SBUM Tahun 2021 sampai saat ini belum ditandatangani dan masih dalam proses pencatatan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA),” sebut Eko.

Sementara itu dalam poin enam edarannya disebutkan, “Ketidakpatuhan terhadap Pasal 8 Peraturan Menteri PUPR Nomor: 20/PRT/M2019 tentang Kemudahan dan Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Pasal 4 ayat (2) Kesepakatan Bersama yang sudah ditandatangani, akan menyebabkan dilakukan peninjauan kembali terhadap PKS tahun 2021 yang sudah ditandatangani.”

Sebelumnya diberitakan bahwa REI, Apersi, dan Himperra kompak untuk meminta SBUM segera dicairkan. Ketiga asosiasi pengembang tersebut mewakili hampir 62% pengembang rumah subsidi dari total 11.720 pengembang rumah bersubsidi berdasarkan data di Sireng PPDPP. Adapun jumlah pengembang pada masing-masing asosiasi  yang terdaftar pada Sireng PPDPP sebanyak 3.498 (REI), 2.121 (Apersi), dan 1.735 (Himperra).

Masih tertundanya SBUM memicu penundaan proses akad Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Pasalnya, Ditjen PI Kementerian PUPR mempersyaratkan agar proses pencairan akad KPR FLPP menunggu diterbitkannya SBUM. (BRN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Penataan Ruang di Pantai Lariti di Nusa Tenggara Barat (Foto: Istimewa) RDTR

    Dirjen Tata Ruang: RDTR Berkaitan Erat dengan Perizinan Berusaha

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor bersama Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta pada hari Selasa 31 Agustus 2021. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Kerja Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bagian […]

  • Brantas Abipraya Kebut Proyek Jalintim

    Brantas Abipraya Kebut Proyek Jalintim

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Brantas Abipraya (Persero) terus kebut pengerjaan proyek Preservasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Proyek dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp 982,4 miliar ini merupakan sinergi bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. “Pekerjaan Jalintim ini adalah proyek KPBU pertama di Kementerian PUPR (Pekerjaan […]

  • kek gresik

    Resmi Beroperasi, KEK Gresik Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi Baru Jatim

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik diproyeksikan mampu menjadi pusat perekonomian baru bagi Provinsi Jawa Timur. Kegiatan utama KEK Gresik adalah di bidang industri metal (smelter), industri elektronik, industri kimia, industri energi, dan logistik. “Setiap KEK yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah harus sudah dapat dinyatakan beroperasi paling lama 3 tahun. Untuk KEK Gresik dalam […]

  • Habiskan Rp5 Miliar, Graha Laras Sentul Bangun Jalan Penghubung

    Habiskan Rp5 Miliar, Graha Laras Sentul Bangun Jalan Penghubung

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Kesuma Agung Selaras (PT KAS), pengembang perumahan Graha Laras Sentul mengeluarkan dana sekitar Rp5 miliaran untuk pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan kawasan hunian tersebut dengan jalan raya utama. Infrastruktur ini bukti dari janji pengembang kepada konsumen. Tidak hanya untuk konsumen Graha Laras Sentul jalan dan jembatan penghubung yang terakses langsung dengan […]

  • Gelar Diklat, REI Kalsel Pacu Kualitas SDM dan Kinerja Pengembang

    Gelar Diklat, REI Kalsel Pacu Kualitas SDM dan Kinerja Pengembang

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Pengembang harus mampu bertumbuh dengan menghadirkan sejumlah aspek supaya tetap bisa bertahan dalam kondisi beratnya tantangan dunia usaha. Aspek itu antara lain pemahaman akan peluang pasar, peningkatan kualitas dan kemampuan SDM tenaga kerja, serta menumbuhkan motivasi seluruh komponen dunia usaha. Pelaku usaha properti harus meningkatkan perspektif atau cara pandang agar bisa bergerak ke […]

  • Program Perumahan 2022, PUPR Alokasikan Rp 5,1 Triliun

    Program Perumahan 2022, PUPR Alokasikan Rp 5,1 Triliun

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mengalokasikan anggaran program perumahan tahun 2022 senilai Rp 5,1 triliun melalui Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR. Sejumlah program pembangunan perumahan antara lain pengembangan rumah khusus, rumah susun, rumah swadaya serta bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk rumah bersubsidi. “Berdasarkan RPJMN 2020-2024, Ditjen Perumahan memiliki target 70 persen rumah tangga yang menghuni […]

Translate »
expand_less