Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Ini Pengaruh Hunian terhadap Tumbuh Kembang Anak!

Ini Pengaruh Hunian terhadap Tumbuh Kembang Anak!

  • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Tumbuh kembang anak bukan saja tergantung kepada orang tua tetapi juga dipengaruhi oleh hunian dan lingkungan tempat tinggal. Karena itu, memilih rumah di lingkungan yang baik, sehat, aman dan dilengkapi fasilitas kesehatan memadai sangat mutlak.

Hal tersebut diungkapkan Dokter Spesialis Anak Kurniawan Satria Denta yang menjadi narasumber pada acara diskusi media bertema “Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di Hunian Sehat Dan Asri” di Synthesis Huis, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (26/7/2022).

Dalam diskusi yang sekaligus memperingati Hari Anak Nasional tersebut, Denta (demikian dia akrab disapa) menambahkan bahwa hunian adalah salah satu faktor yang sangat memengaruhi perkembangan anak. Agar tumbuh kembangnya optimal, anak harus diberikan asih dan asuh, selain rasa aman dan nyaman.

“Dalam 1.000 hari pertama anak, interaksi orang tua dan anak itu sangat penting. Dan interaksi itu semua berawal dari rumah atau hunian. Stimulasi dan gerak anak menjadi tidak optimal salah satu faktornya disebabkan luas hunian yang kurang memadai, ventilasi dan udara yang tidak baik, serta aksesibilitas yang buruk,” ungkapnya.

Selain itu, pada masa pertumbuhan anak tidak hanya berinteraksi dengan anggota keluarga tapi juga dengan lingkungan sekitar. Karenanya, fasilitas umum yang ada di komplek hunian sudah seharusnya didesain seaman mungkin untuk anak.

“Tumbuh kembang itu dipengaruhi oleh kesehatan anak. Kalau anak sakit, tentu perkembangannya bisa terhambat. Untuk itu, di rumah perlu memaksimalkan ventilasi cahaya dan udara, termasuk sanitasi dan sumber air,” papar Denta.

Perhatikan juga material yang aman saat anak beraktivitas. Misalnya menempatkan railing pada tangga dan karpet di lantai. Hal lain yang perlu diperhatikan orang tua sebelum membeli rumah adalah lokasi, dimana akses harus mudah dijangkau.

Denta menjelaskan jarak antara rumah dengan kantor juga perlu dipertimbangkan, karena interaksi anak dan orang tua berpengaruh pada tumbuh kembang anak dalam jangka Panjang.

Hal senada diungkap Psikolog Klinis Muharini Aulia. Menurutnya, dalam mendukung pertumbuhan anak baik fisik maupun mental dibutuhkan ruang privasi seperti rumah (keluarga), termasuk pula ruang publik agar anak dapat berinteraksi dan bersosialisasi secara aman dengan sekelompok usia anak yang sama.

Perkembangan anak usia 0-5 tahun, ujar Rini (demikian dia akrab disapa) sebenarnya masih fokus pada interaksi dengan orang tua. Sebaiknya di usia tersebut, orang tua sudah mempersiapkan beragam aspek termasuk pendidikannya. Jika di kawasan perumahan seperti Synthesis Huis ini menyediakan semacam day care atau pra school, maka anak dapat belajar dan berinterkasi.

“Ini akan mempermudah memantau tumbuh kembang anak, jika kedua orang tuanya bekerja,” jelas Rini.

Ditambahkan, dari sisi psikologis keberadaan kawasan hunian yang sehat sangat mendukung anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Pihak developer juga dapat menyediakan area hijau sebagai sarana publik. Menurut Rini, orang tua memiliki peran untuk memperkenalkan dan membiasakan anak berinteraksi di ruang publik.

“Umumnya anak itu selalu melakukan hal baru. Apalagi jika pihak developer menyediakan area bermain anak maka itu akan dapat mengembangkan imajinasi mereka di alam terbuka,” papar Rini.

Utamakan Lingkungan

Sementara itu, pengembangan kawasan hunian Synthesis Huis sejak awal sudah memberikan perhatian pada optimalisasi konsep lingkungan sehat. Perumahan yang dikembangkan PT Synthesis Karya Pratama tersebut berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur, yang didukung banyak hutan kota.

Aldo Daniel, Managing Director Synthesis Huis mengatakan pihaknya berupaya mengoptimalkan penataan lingkungan dari berbagai hal. Tidak hanya maksimal dalam hal arsitektur bangunan dan interior, tetapi juga berusaha menciptakan lingkungan hunian yang nyaman.

“Synthesis Huis menggandeng Umar Zain menghadirkan urban artistic landscape dengan memaksimalkan tata lansekap seluruh kawasan Synthesis Huis menjadi lebih hijau yang dapat dinikmati tanpa batas oleh para penghuninya,” jelas Aldo.

Synthesis Huis merupakan iconic residential project yang mengusung konsep Biophilic Homes bergaya arsitektur Skandinavia yang disesuaikan dengan iklim di Indonesia.

Menurutnya, setiap unit hunian memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya, memiliki jendela dan halaman terbuka di area belakang rumah, membantu cahaya masuk, tersedia cross ventilation udara, serta indoor garden di unit tertentu.

“Kami juga memberikan sentuhan unsur alam berupa taman di dalam rumah,” paparnya.

Selain taman di dalam rumah, ungkap Aldo, Synthesis Huis juga berlokasi dekat dengan hutan kota Cijantung, dan menempatkan green spine pedestrian antar unit hunian, serta membangun fasilitas publik termasuk taman bermain anak di dekat hutan kota untuk interaksi penghuni.

“Terkait fasilitas publik di dekat hutan kota kami sedang berkoordinasi dengan dinas terkait, tetapi yang jelas kami dari awal berkomitmen untuk memberi ruang luas buat tumbuh kembang anak yang tinggal di sini, karena anak-anak ini adalah masa depan bangsa,” pungkas Aldo. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Satu Peta Solusi Ketidaksesuaian Tata Ruang

    Kebijakan Satu Peta Solusi Ketidaksesuaian Tata Ruang

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah berkomitmen melanjutkan Kebijakan Satu Peta dengan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1 : 50.000. Perpres ini mendukung penyelesaian ketidaksesuaian tata ruang, kawasan hutan, maupun izin atau hak atas tanah yang […]

  • Infrastruktur Jalan di BSD City Pakai Aspal Campuran Sampah Plastik

    Infrastruktur Jalan di BSD City Pakai Aspal Campuran Sampah Plastik

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinar Mas Land (SML) terus mentransformasi BSD City sebagai smart city. Elemen yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, salah satunya melalui kerjasama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) dalam mendorong penggunaan aspal dari campuran sampah plastik. Kerjasama dilaksanakan untuk aplikasi aspal dengan campuran sampah plastik kresek sepanjang […]

  • Ruang Riung Diklat dan Sertifikasi Profesi DPD REI Jawa Barat

    Tingkatkan Kualitas SDM Anggota, REI Jawa Barat Gelar Pelatihan

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • 0Komentar

    Bandung – Badan Pendidikan dan Pelatihan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengadakan pelatihan dan sertifikasi untuk anggota REI Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya REI dalam meningkatkan kompetensi anggotanya. “Kita berkumpul untuk belajar kiat-kiat yang benar dalam bisnis properti agar menjadi tangguh. Pelatihan bagi sumber daya manusia (SDM) developer merupakan implementasi dari salah […]

  • Kementerian PUPR Nilai Layanan Jalan Tol

    Kementerian PUPR Nilai Layanan Jalan Tol

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2022 kembali melakukan penilaian kualitas layanan jalan tol dan rest area berkelanjutan. Penilaian Jalan Tol Berkelanjutan (JTB) mulai 26 September hingga 6 November 2022 terhadap 47 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), 67 ruas tol, dan 136 tempat istirahat (rest area) yang tersebar di Pulau Jawa, […]

  • Investasi Realestat Asia Pasifik Anjlok di Awal Tahun Ini

    Investasi Realestat Asia Pasifik Anjlok di Awal Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aktivitas investasi realestat komersial di Asia Pasifik mengalami penurunan sebesar 30% secara tahunan pada kuartal pertama 2023. Menurut data dan analisis Jones Lang LaSalle (JLL) Global, investasi di wilayah itu mencapai US$27 miliar di kuartal I-2023. “Kondisi pasar saat ini masih menantang dan para investor melihat bahwa dengan diperketatnya standar pinjaman akan menambah […]

  • Pemerintah Ingin Libatkan Islamic Development Bank Garap Perumahan

    Pemerintah Ingin Libatkan Islamic Development Bank Garap Perumahan

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia meminta dukungan Islamic Development Bank (IsDB) untuk pengembangan sektor perumahan di tanah air. Hal ini diutarakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti pertemuan dengan Presiden IsDB Dr. Muhammad Sulaiman Al Jasser, di Washington DC, akhir pekan lalu. “Indonesia berharap kerja sama yang terjalin dapat diperluas ke sektor ekonomi lain. Termasuk […]

Translate »
expand_less