Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Isu Perubahan Iklim, Dunia Usaha Diminta Lebih Proaktif

Isu Perubahan Iklim, Dunia Usaha Diminta Lebih Proaktif

  • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dunia usaha diminta lebih proaktif terkait isu perubahan iklim, yaitu melalui keterlibatan dalam pembangunan dan pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) berbasis keanekaragaman hayati.

“Saya mengharapkan peran aktif kalangan dunia usaha dalam mengatasi masalah perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan,” ucap Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin saat seremoni Penganugerahan Program Perangkat Kinerja Pengelolaan Lingkungan Perusahaan (PROPER) Tahun 2021, di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Desember 22021.

Pada tahun 2021, tercatat area binaan mencapai 286.469 hektar yang tersebar di 27 provinsi. Untuk itu, perlu adanya upaya mengatasi perubahan iklim bagi dunia usaha dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Ma’ruf mengimbau pelaku industri untuk turut berpartisipasi dalam rencana target Indonesia Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 untuk mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim. “Karena Indonesia berkomitmen tinggi terhadap pengurangan emisi rumah kaca dan mendukung target Indonesia mencapai Net-Zero Emission pada tahun 2020,” tutur Wapres.

Wapres menyampaikan perlu upaya bersama berbagai pihak untuk optimalisasi pengelolaan lingkungan berkelanjutan. “Indonesia harus memberi contoh dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan dengan tindakan nyata,” ujarnya.

Kesadaran Kolektif

Ma’ruf menyebutkan, adanya peningkatan hasil pengelolaan lingkungan hidup seiring semakin tumbuhnya kesadaran perusahaan tentang pentingnya pelestarian lingkungan. “Saat ini, semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya peranan mereka dalam pengelolaan lingkungan hidup. Tingkat ketaatan PROPER tahun ini 75% dengan 691 inovasi, dan terbanyak di bidang efisiensi energi,” papar Wapres.

Wapres berharap, program pemerintah dapat meningkatkan produktivitas serta pemberdayaan bagi masyarakat. “Saya berharap upaya pemberdayaan masyarakat menjadi program berkelanjutan dan ada kenaikan jumlah dana bergulirnya,” ucap Wapres.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyampaikan, pihaknya akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui pengembangan kinerja perusahaan. “KLHK sebagai fasilitator pelaksana bersama Dewan Pertimbangan PROPER berupaya meningkatkan kinerja perusahaan sebagai kontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan,” ungkap Siti.

Sebagai informasi, PROPER merupakan program yang bertujuan mendorong dunia usaha meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Dalam Anugerah PROPER Tahun 2021, sebanyak 47 perusahaan meraih Peringkat Emas untuk Program Peringkat Kinerja Pengelolaan Lingkungan Perusahaan. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Lindungi Rumah dari Serangan Nyamuk

    Tips Lindungi Rumah dari Serangan Nyamuk

    • calendar_month Minggu, 23 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Setelah berbulan-bulan menghadapi cuaca hujan, kini Indonesia memasuki peralihan musim alias pancaroba. Bukan tanpa risiko, pancaroba juga membawa ancaman penyakit, yaitu Demam berdarah dengue (DBD) yang kerap menyebabkan banyak korban. Bahkan beberapa waktu terakhir di Jakarta mulai banyak pasien DBD di rumah sakit. Menurut data Kementerian Kesehatan selama musim peralihan, DBD paling banyak […]

  • kawasan industri

    Didukung Sektor Teknologi, Begini Prospek Pertumbuhan Kawasan Industri

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor kawasan industri mengalami pertumbuhan pada Q1-2023 dan akan terus memanfaatkan momentum positif ini, terutama bila didukung oleh ekspansi ekonomi yang baik. Hal tersebut didasarkan pada observasi yang dilakukan oleh Colliers Indonesia. “Melihat kondisi kedepan, sektor industrial akan terus mendapatkan dukungan dari sektor teknologi yang berkembang pesat, terutama dari segmen otomotif berteknologi tinggi […]

  • Gubernur Minta REI Sulteng Pasok Hunian Penyintas Bencana

    Gubernur Minta REI Sulteng Pasok Hunian Penyintas Bencana

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Tengah (Sulteng) diminta menyediakan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi 28 September 2018 silam. Pemerintah Provinsi Sulteng telah menyediakan anggaran senilai Rp 61 miliar guna pengalihan kepemilikan tanah. “Ada beberapa skema yang dapat dilakukan dalam penyelesaian masalah huntap bagi […]

  • pembangunan IKN

    Presiden Jokowi Tegaskan Keterlibatan Swasta dalam Pembangunan IKN

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Dunia usaha terlibat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) beriringan dengan peran pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Hotel Vasanta di kawasan Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu, 23 September 2023. “Kita hanya ingin menyampaikan kepada dunia usaha bahwa […]

  • ilustrasi UUCK

    REI: Aturan Turunan UUCK Terkait Amdal Tidak Efisien

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tidak hanya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), ternyata banyak aturan turunan lain dari Undang-Undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) yang justru mempersulit dunia usaha termasuk di sektor properti. Padahal, undang-undang tersebut bertujuan untuk mendorong investasi, memberi kemudahan berusaha dan perizinan, serta mengatasi masalah regulasi yang tumpang tindih. Salah satunya aturan turunan […]

  • Subang Diprediksi Jadi Klaster Baru Pengembangan Perumahan

    Subang Diprediksi Jadi Klaster Baru Pengembangan Perumahan

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Beroperasinya Pelabuhan Internasional Patimban di Subang, Jawa Barat, bakal mendorong kawasan ini menjadi klaster baru pengembangan proyek properti. Selain kawasan industri, pengembangan perumahan di segmen menengah dan subsidi juga diprediksi akan marak. “Beberapa lokasi strategis di sekitar Patimban dan Subang kabarnya sudah mulai diincar sejumlah pengembang. Harga tanah juga pasti segera tergerek naik,” […]

Translate »
expand_less