Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Jokowi Kecewa Aturan Turunan UU Cipta Kerja Telat

Jokowi Kecewa Aturan Turunan UU Cipta Kerja Telat

  • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 Jakarta – Presiden Joko Widodo kecewa terhadap kinerja para pembantunya di Kabinet yang bertugas menyusun aturan pelaksana Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK). Pasalnya, seluruh aturan turunan yang melengkapi UU CK seharusnya rampung pada 1 Februari 2021 kemarin.

“Ketika pemerintah ingin menyelesaikan RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) dan RPerpres (Rancangan Peraturan Presiden) tentang implementasi UU CK, dari hampir 50 baru selesai tiga. Oleh karena itu Presiden Jokowi langsung mengesahkan yang tiga itu. Sembari memberi instruksi, dan agak kecewa karena keterlambatan itu,” tegas Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, saat memimpin Rapat Kabinet tentang Reformasi Birokrasi, di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021.

Wapres menengarai bahwa keterlambatan penyusunan RPP dan RPerpres turunan UU Cipta Kerja itu bukan semata akibat persoalan teknis semata. “Saya kira ada hal yang penting di situ. Kelihatannya soal pemikiran. Ada kelompok yang enggan menyelesaikan RPP dan RPerpres turunan UU CK,” ungkap Wapres.

KH Ma’ruf Amin juga menduga adanya faktor kesengajaan dalam keterlambatan proses tersebut. “Apakah karena kepentingannya yang terganggu sehingga tidak mau segera menyelesaikan dan terus tertunda-tunda. UU CK yang diharapkan bisa memberikan solusi yang semangatnya untuk memperbaiki keadaan, tidak bisa diimplementasikan,” sebut Ma’ruf.

Pasal 185 UU CK memberikan tenggat waktu penyelesaian semua aturan turunannya selambat-lambatnya tiga bulan sejak terbit 2 November 2020. Aturan pelaksana UU Cipta Kerja terdiri dari 40 Peraturan Pemerintah (PP) dan 4 Peraturan Presiden (Perpres) mencakup berbagai klaster.

Sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida, menyambut baik terbitnya UU CK. Totok berharap beleid sapu jagad ini dapat memutus mata rantai perizinan yang berbelit-belit, termasuk di sektor properti.

“Kami menyambut gembira semangat UU CK dan selanjutnya fokus bersama-sama mengawal peraturan pelaksanaanya baik di level PP maupun Permen,” ujar Totok. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edisi Februari 2020

    Majalah REI Edisi Februari 2020

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • 0Komentar

    DOWNLOAD

  • Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yang berlaku sejak 2 November 2020 memberikan dampak pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Setidaknya ada 10 pasal dalam UU Rusun yang terdampak UUCK. “Pasal-pasal yang terdampak Undang-Undang Cipta Kerja dari Undang-Undang No 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, misalnya Pasal 16 ayat 2 […]

  • Ilustrasi Pembelian Rumah Konsumen Properti

    Kawasan Suburban Jadi Incaran Konsumen Properti

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Minat masyarakat terhadap properti kelas menengah atas di pusat kota meningkat. Namun, minat konsumen properti pada tahun 2022 masih akan tertuju pada kawasan-kawasan penyangga kota-kota besar (suburban). “Selain harga, infrastruktur transportasi, kelengkapan fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan dan pendidikan masih akan menjadi daya tarik utama. Berdasarkan hal tersebut, Rumah.com sebagai portal […]

  • Diamondland

    Diamondland Pacu Traffic Pengunjung Plaza Convill Apple 3

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pappajack resmi menggelar soft opening di Plaza Convill Apple 3 Lebak Bulus, pada Minggu (22/2). Acara yang menarik antusiasme tinggi masyarakat tersebut menjadi langkah strategis dan momentum penting bagi PT Diamond Citra Propertindo Tbk (kode saham;DADA) atau Diamondland Development untuk memperkuat kolaborasi. Kehadiran brand ini semakin melengkapi deretan tenant-tenant yang meramaikan kawasan Plaza […]

  • Perpres Terbit, Pemerintah Setor Modal Awal Rp1 Triliun ke Bank Tanah

    Perpres Terbit, Pemerintah Setor Modal Awal Rp1 Triliun ke Bank Tanah

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Peraturan Presiden (Perpres) terkait Struktur dan Penyelenggaraan Bank Tanah telah diteken Presiden Joko Widodo. Pemerintah bahkan telah menyetorkan anggaran sebesar Rp1 triliun dari rencana Rp2,5 triliun sebagai modal awal bank tanah. Juru Bicara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Teuku Taufiqulhadi mengatakan setoran anggaran pemerintah itu diberikan dalam bentuk Penyertaan Modal […]

  • Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bersama Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) menggagas program magang di perusahaan pengembang skala nasional. Kegiatan ini bertujuan mencetak pelaku usaha baru di bidang properti. “Model ini juga sebagai upaya REI untuk mengurangi kesenjangan antara pengembang besar dan kecil maupun kesenjangan ekonomi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat […]

Translate »
expand_less