Pemprov Lampung Gelar “Karpet Merah” untuk Anggota REI
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak para pengembang anggota REI (Realestat Indonesia) untuk berinvestasi dan menjadi mitra strategis pembangunan di provinsi dengan semboyan Sai Bumi Ruwa Jurai tersebut. Pemprov berharap ada kerja sama investasi konkrit yang datang dari anggota asosiasi pengembang tertua dan terbesar di Tanah Air tersebut.
“Pemprov Lampung siap berkolaborasi dengan pengembang anggota REI. Kami membawa banyak peluang yang bisa dikerja samakan di Lampung dengan bapak dan ibu semua,” ujar Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal pada acara Forum Bisnis dengan sejumlah pengembang nasional yang hadir di Lampung di Gubernuran, Kamis (7/5).
Peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) REI ke-54 dilaksanakan di Bandar Lampung dari 5-7 Mei 2026.
Lebih lanjut, Gubernur Mirza menjelaskan beberapa potensi investasi yang dapat dikerja samakan dengan anggota REI, antara lain pengembangan kota baru Bandar Negara seluas 5.308 hektar dengan konsep eco-city dan komit pada kawasan bebas banjir. Menurutnya, kawasan ini disiapkan sebagai kawasan modern yang hijau, modern, dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemprov Lampung memiliki lahan-lahan di lokasi strategis (prime) yang cocok dikembangkan sebagai kawasan komersial, pusat perdagangan, hospitality, dan water front city yang tersebar dari Bakauheni, Natar hingga Bandara Raden Inten. Selain itu, Pemprov Lampung menyebutkan potensi besar yang dimiliki daerah tersebut untuk pergudangan, logistik dan kawasan industri.
Gubernur Mirza menambahkan, Provinsi Lampung berada di posisi yang strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera, dimana semua konektivitas dari Jawa ke Sumatera pasti harus melalui Lampung termasuk jalur logistik, perdagangan hingga distribusi nasional.
“Didukung jalan tol Trans Sumatera, Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Bakauheni dan pengembangan Bandara Raden Inten tahap 2, maka Lampung memiliki peran besar untuk tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel),” paparnya.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur di Lampung juga terus positif untuk mendorong berkembangnya sektor industri dan pariwisata.
“Guna mendorong masuknya investasi kemari, maka kami membuka ruang kerja sama yang seluas-luasnya kepada pengusaha dan berkomitmen memberikan perizinan yang mudah dan cepat,” tegasnya.
Gubernur Lampung menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada REI yang telah memilih Lampung sebagai lokasi peringatan puncak HUT REI ke-54. Dikatakan, kehadiran pengusaha properti yang tergabung dalam REI telah membawa semangat dan optimisme baru bagi Provinsi Lampung untuk terus mendorong pembangunan daerah tersebut.
Pihaknya sadar, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan APBD yang hanya Rp10 triliun, tetapi sangat membutuhkan campur tangan swasta.
Dalam forum bisnis tersebut juga dilakukan penandatangan kesepahaman bersama (MoU) antara Pemprov Lampung dan REI dalam pengembangan kawasan dalam rangka pembangunan daerah serta mendorong peningkatan investasi.
Minat Anggota REI
Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto menilai dengan posisi strategis di gerbang masuk Pulau Sumatera dari Pulau Jawa, Provinsi Lampung merupakan salah satu tempat paling potensial dan menjanjikan untuk berinvestasi terutama di subsektor pergudangan, logistik, kawasan industri hingga properti penunjang pariwisata seperti resort dan hotel.
Selain itu, Provinsi Lampung merupakan provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Sumatera yang memperlihatkan perekonomian daerah tersebut sedang menggeliat.

Joko Suranto
“Pengembang anggota REI itu bergerak di berbagai subsektor dari residensial, kawasan komersial, pusat belanja, perkantoran, perhotelan dan resort serta kawasan industri dan pergudangan. Sebagai entrepreneur yang jeli melihat peluang pasar, tentunya terbuka kerja sama di berbagai subsektor properti,” ungkap Joko Suranto.
REI berharap nanti ada Person in Charge (PIC) dari Pemprov Lampung untuk bisa mendapatkan informasi yang lebih detail, karena bisnis pengusaha butuh informasi jelas, regulasi yang valid dan tentunya data yang akurat.
“Kami sangat senang dengan support dari Pak Gubernur Lampung, karena semangatnya dalam menarik investasi masuk, hangat sekali dan ini bagus bagi pelaku usaha,” kata CEO Buana Kassiti Group itu. (MRI)
- Penulis: Muhammad Rinaldi

