Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Kediri Belum Dapat Akomodasi Perubahan IMB ke PBG

Kediri Belum Dapat Akomodasi Perubahan IMB ke PBG

  • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kediri – Pemerintah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri dipastikan belum dapat memberlakukan perubahan nomenklatur perizinan dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Pasalnya, hingga kini belum ada peraturan daerah (perda) pengganti beleid tentang retribusi dari IMB menjadi PBG.

“Ketentuan terkait PBG yang menggantikan IMB dalam perizinan pembangunan properti baru terbit tahun 2021. Pemda tentu butuh waktu untuk melakukan breakdown aturan dari Pemerintah Pusat itu ke daerah karena hubungannya ke retribusi,” ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, saat Sharing Session Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur di Kota Kediri, Selasa, 12 Oktober 2021.

Menurut Abdullah, pihaknya tidak mau bersikap gegabah terkait ketentuan retribusi daerah. “Kalau ada aturan baru dari tingkat pusat, pemda butuh waktu paling tidak setahun berjalan. Pemda biasanya akan menelaah, mengkaji dan mempelajari dulu sebelum ada ketentuan terkait tarif retribusi,” bebernya.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebutkan, pihaknya memastikan akan melakukan upaya percepatan pelaksanaan PBG sebagai pengganti IMB. “Bagi Pemkab Kediri, ketentuan PBG sebagai pengganti IMB merupakan hal baru sehingga kami perlu beradaptasi,” papar Hanindhito.

Saat ini praktis aturan PBG belum dapat diterapkan sehingga menghambat pembangunan proyek properti. Keluhan terkait hambatan belum berjalannya PBG karena ketiadaan perda pendukung sebagaimana disampaikan Wakil Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI Jawa Timur, Ahmad Salim.

“Peralihan dari IMB ke PBG merupakan upaya penyederhanaan perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Tapi banyak kendala terkait PBG ini karena saat meng-upload data ke dalam sistem OSS, banyak daerah yang belum memiliki perda retribusi PBG. Belum ada satu pun daerah di Indonesia yang punya perda itu,” tukas Ahmad.

Ahmad menjelaskan, sejak peluncuran pada 2 Agustu 2021 sampai saat ini banyak proses perizinan mandek. Padahal, pengembang sudah mengantongi perizinan lainnya sehingga proses pembangunan properti tidak dapat berlanjut.

Menurut Ahmad, beberapa waktu lalu pihaknya mendampingi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Paulus Totok Lusida, menemui Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia guna membahas permasalahan tersebut. “Pertemuan itu mendapatkan solusi yaitu adanya pemberian diskresi terkait retribusi yang belum ada payung hukum berupa perda. Pertanyaannya apakah Pemkab Kediri dan Pemkot Kediri bersedia menggunakan diskresi itu,” tukasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Rumah MBR

    Kementerian LHK Wacanakan Pemisahan KBLI Rumah MBR

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mewacanakan pemisahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) bagi rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini karena belum tersedianya KBLI di sektor perumahan khususnya bagi segmen MBR. “Idealnya, pengembangan perumahan MBR memiliki KBLI tersendiri yang berbeda perlakuannya daripada KBLI pembangunan hunian lainnya. Saat ini yang paling mendekati […]

  • Konsorsium Investor Spanyol Jajaki Investasi di IKN

    Konsorsium Investor Spanyol Jajaki Investasi di IKN

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konsorsium investor asal Spanyol tengah menjajaki langkah investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan konsorsium tersebut menyatakan rencana untuk berkunjung ke Indonesia usai Lebaran tahun ini untuk bertemu Pemerintah Indonesia dan Badan Otorita IKN. Kabar itu menjadi angin segar menyusul mundurnya Softbank sebagai investor utama megaproyek tersebut. Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia […]

  • fwng shui ruang keluarga

    5 Aturan Feng Shui Universal untuk Ruang Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Ruang keluarga merupakan salah satu area terpenting di rumah tempat berkumpul dan bersosialisasi bersama anggota keluarga. Feng shui ruang keluarga yang tepat dapat memperhitungkan berbagai faktor, seperti layout, sudut ruangan, ukuran dan lokasi pintu depan. Penerapan feng shui yang tepat bisa berbeda untuk setiap rumah. Tetapi, ada aturan feng shui untuk ruang tamu yang […]

  • PUPR: Harga Rumah Subsidi Tahun 2021 Tidak Naik

    PUPR: Harga Rumah Subsidi Tahun 2021 Tidak Naik

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan tidak menaikkan harga jual rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun 2021. Alasannya, karena tidak ada kenaikan biaya konstruksi yang signifikan sepanjang tahun 2020. Data tersebut didapat dari hasil survei harga bahan bangunan dan upah pekerja yang diperoleh dari asosiasi pengembang dan tenaga […]

  • BP Tapera

    Skema Baru Belum Terbit, BP Tapera Tetap Salurkan KPR FLPP

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dipastikan masih akan menyalurkan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dengan skema lama, yakni 75% bersumber dari APBN dan sisanya 25% dari bank pelaksana. Komitmen tersebut disuarakan seiring belum terbitnya skema proporsi KPR FLPP yang baru. “Pemerintah memang ingin melakukan redesain terhadap […]

  • Investor Diundang Kembangkan Infrastruktur Penunjang Pariwisata di Nusa Penida

    Investor Diundang Kembangkan Infrastruktur Penunjang Pariwisata di Nusa Penida

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerjanya ke Nusa Penida, Sabtu (17/9/2022), mengajak investor swasta untuk ikut menanamkan modalnya dalam pengembangan infrastruktur dan penunjang pariwisata di Kabupaten Klungkung khususnya di kawasan tiga pulau yakni Nusa Penida, Nusa Ceningan, dan Nusa Lembongan. “Ketiga kawasan ini dalam beberapa tahun terakhir […]

Translate »
expand_less