Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kementerian ATR/BPN Sosialisasi Pentingnya Konsolidasi Tanah

Kementerian ATR/BPN Sosialisasi Pentingnya Konsolidasi Tanah

  • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kendati konsolidasi tanah sudah diterapkan sejak tahun 1980 silam, namun ketiadaan konsep pengembangan pertanahan telah memicu timbulnya beragam persoalan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berupaya mendorong konsolidasi tanah sebagai strategi pengadaan tanah. Salah satunya melalui penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah guna mengatasi beragam isu pertanahan.

“Konsolidasi tanah memiliki keistimewaan tersendiri ketimbang kegiatan lainnya. Pertama, membangun tanpa menggusur yang bermakna masyarakat tidak tergusur dari lingkungannya. Kedua, masyarakat berperan aktif sejak awal perencanaan hingga akhir kegiatan dalam proses penataan pembangunan,” kata Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian ATR/BPN, Embun Sari, pada acara Bimbingan Teknis Konsolidasi Tanah dan Konsolidasi Tanah Vertikal Wilayah I oleh Direktorat Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan, di Jakarta, Selasa, 29 Maret 2022.

Manfaat ketiga dari konsolidasi tanah, imbuh Embun, adalah masyarakat memberikan sebagian kecil tanahnya untuk pembangunan prasarana sarana dan utilitas (PSU), fasilitas sosial dan fasilitas umum. “Manfaat keempat yaitu lingkungan menjadi tertata, rapi, indah dan sehat. Seluruh bidang menghadap ke jalan serta lengkap prasarana lingkungan ideal. Terakhir, konsolidasi bermakna adanya peningkatan nilai tanah,” jelasnya.

Embun Sari mengatakan, konsolidasi tanah adalah kebijakan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah dan ruang sesuai Rencana Tata Ruang (RTR). Selain itu, juga merupakan usaha penyediaan tanah untuk kepentingan umum dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan pemeliharaan sumber daya alam dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Bimbingan Teknis

Menurut Embun Sari, keberhasilan penyelenggaraan konsolidasi tanah dan pengembangan pertanahan tak lepas dari kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan. “Kementerian ATR/BPN mendukung dalam aspek legal dan kebijakan pertanahan. Tindak lanjut berikutnya adalah dengan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, baik oleh kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, maupun badan usaha. Hal ini agar ada nilai tambah kawasan dan nilai manfaat sebesar-besarnya untuk peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Aria Indra menuturkan, kegiatan bimbingan teknis ini akan memberikan wawasan dan pemahaman yang utuh kepada peserta di pusat dan juga daerah mengenai konsolidasi tanah, baik konvensional maupun vertikal. Pasalnya, konsolidasi tanah selalu berhubungan dan tidak bisa terlepas dari peran aktif masyarakat.

“Kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan dan pemahaman para pelaksana kegiatan konsolidasi tanah dan pengembangan pertanahan. Selain itu, dapat menyelesaikan kegiatan penyelenggaraan konsolidasi tanah dan pengembangan pertanahan sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah ada,” ujar Aria Indra. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebak Bulus Diusulkan Jadi Model TOD Pertama di Indonesia

    Lebak Bulus Diusulkan Jadi Model TOD Pertama di Indonesia

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Area Lebak Bulus, Jakarta Selatan, diusulkan sebagai kawasan hunian dengan model hunian terpadu berbasis konektivitas (Transit Oriented Development/TOD) pertama di Indonesia. Adapun pembiayaan infrastruktur hunian bisa memanfaatkan pola Kerja Sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). “Di sekitar stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus terdapat lahan milik pemerintah yang cukup luas dan siap dikembangkan […]

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi Januari 2023

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • 0Komentar

    Ayo Ciptakan Peluang!   Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Meski dihantam pandemi Covid-19, namun dua tahun terakhir ini sektor pro-perti masih resilience (mampu bertahan dan pulih kembali). Bahkan jika diban-dingkan dengan sektor usaha lain, industri properti nasional relatif lebih baik dan tidak terlalu terpuruk. Terlebih di subsektor residensial khususnya rumah tapak (landed […]

  • OSS Jamin Inklusivitas Publik terhadap Tata Ruang

    OSS Jamin Inklusivitas Publik terhadap Tata Ruang

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Terbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, selain menjamin kepastian dalam berusaha serta penyediaan lapangan kerja baru bagi masyarakat, ternyata juga memberikan terobosan baru dalam penataan ruang. Produk tata ruang, baik Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) maupun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), selama ini tidak banyak diketahui oleh publik, sehingga […]

  • Jaminan Unit Tersewa dan Insentif PPN Mendukung Investasi Apartemen pada Tahun 2025

    Investasi Apartemen Tahun 2025 Disokong 2 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Jaminan unit tersewa dan insentif PPN menjadikan investasi apartemen menarik pembeli yang ingin membeli unit apartemen sebagai bagian dari portofolio investasi mereka. Disamping itu, beragam promosi yang ditawarkan juga menjadi magnet dalam mendukung investasi apartemen di 2025. “Untuk menarik calon pembeli, pengembang terus menawarkan berbagai insentif. Promosi yang paling sering ditawarkan meliputi pemberian […]

  • Megaproyek Laut Merah Pakai Transportasi Ramah Lingkungan

    Megaproyek Laut Merah Pakai Transportasi Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2020
    • 0Komentar

    Dubai – The Red Sea Development Company (TRSDC), perusahaan pengembang pariwisata milik Public Investment Fund Arab Saudi, tengah mengembangkan solusi transportasi yang bersih. TRSDC mengikat kontrak dengan Mott MacDonald, konsultan rekayasa transportasi asal Britania Raya, untuk menciptakan teknologi transportasi bersih pada megaproyek pariwisata internasional di Laut Merah. Mott MacDonald bertanggung jawab dalam pelaksanaan analisis komprehensif […]

  • Thamrin Nine

    Thamrin Nine Raih Tiga Gold Winner FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2024

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah Autograph Tower dinobatkan Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai Gedung Tertinggi di Indonesia dan Belahan Bumi Bagian Selatan, pengembang properti Thamrin Nine kembali meraih tiga penghargaan bergengsi sekaligus pada ajang FIABCI Indonesia – REI Excellence Award 2024 goes to FIABCI World Prix D’excellence Award 2025. Pertama, FIABCI Indonesia – REI Excellence Award 2024 […]

Translate »
expand_less