Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » REI Banten Suarakan Kendala Pengembangan Rumah Subsidi

REI Banten Suarakan Kendala Pengembangan Rumah Subsidi

  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang Selatan – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Banten menyuarakan sejumlah kendala dalam pengembangan rumah subsidi. Program swasembada pangan menjadi salah satu kebijakan pemerintah yang memicu tantangan besar dalam upaya realisasi Program 3 Juta Rumah.

Ketentuan terkait ketersediaan Lahan Baku Sawah (LBS) untuk program swasembada pangan berdampak mempersempit penyediaan lahan untuk program rumah subsidi. “Kami telah membentuk Satgas untuk berkoordinasi dengan Kementerian terkait dan Kantor Badan Pertanahan di daerah guna mencari solusi terbaik bagi persoalan pengembang,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Banten, Roni Hardirianto Adali, pada acara Halal Bihalal DPD REI Banten bersama stakeholder perumahan, di Tangerang Selatan, Selasa, 14 April 2026.

Berdasarkan data REI Banten, untuk wilayah Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Pandeglang, persoalan LBS sudah relatif aman, yakni 87 persen. “Sedangkan untuk wilayah Lebak (Rangkasbitung), masih dalam proses. Tantangannya adalah di Kabuapten Tangerang yang masih dalam tahap perjuangan intensif,” ungkap Roni.

Turut hadir pada halal bihalal tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan. Ia menyampaikan apresiasi terhadap peran pengembang perumahan yang telah membuat Kota Tangerang Selatan, Banten, sebagai kawasan modern dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Pilar mengakui kehadiran perusahaan properti multinasional seperti Sinarmas Land, Bintaro Jaya, hingga Alam Sutera telah memberikan dampak positif yang luas. Dia mengakui bahwa industri properti tak sekadar investasi, melainkan instrumen untuk meningkatkan taraf hidup dan mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih positif.

“Hadirnya REI ditengah masyarakat sangat penting. Bukan hanya soal bisnis, tapi bagaimana kehadiran pengembang memberikan dampak positif bagi ekonomi dan membantu pemerintah daerah dalam menata kawasan agar lebih teratur,” ujarnya.

Selain masalah ketersediaan lahan, lanjut Roni, pengembangan rumah subsidi selama ini terganjal persoalan catatan kredit calon debitur dibawah hingga Rp 1 juta pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Rencana penghapusan denda SLIK OJK untuk calon nasabah dengan nominal pinjaman hingga Rp 1 juta merupakan angin segar. Kebijakan tersebut diperkirakan akan memulihkan 80 persen potensi calon konsumen yang selama ini terkendala catatan SLIK-nya,” kata Roni.

pengembangan rumah subsidi

Halal Bihalal REI Banten dihadiri Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Organisasi dan Keanggotaan Rahmad Yadi (paling kiri) dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan (kedua dari kiri) (Foto: Oki Baren)

Implementasi Aturan SLIK OJK

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), seusai koordinasi bersama Komisioner OJK menekankan agar implementasi kebijakan pembebasan SLIK debitur dibawah Rp 1 juta harus secepatnya direalisasikan. Ara mengingatkan agar tidak ada kendala birokrasi yang menghambat pelaksanaan kebijakan pro rakyat. “Saya berharap tidak ada hambatan dalam implementasinya, baik di OJK maupun perbankan,” tegas Ara.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi alias Kiki menyatakan, OJK mendukung penuh program prioritas pemerintah dalam pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia. “OJK mendukung penuh suksesnya pencapaian program prioritas pemerintah, yaitu pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat Indonesia,” kata Kiki.

Untuk persoalan penyambungan listrik di kawasan perumahan di Banten, Roni menyebutkan bahwa REI Banten secara pro aktif menjalin komunikasi intensif bersama PT PLN (Persero). “Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bobby Christya Surya telah menyampaikan kesiapannya untuk mendukung kelancaran penyambungan listrik di proyek perumahan anggota REI Banten,” tegas Roni.

Roni juga menyoroti adanya campur tangan dari Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Pandeglang terkait ketentuan Surat Izin Penggunaan Air Tanah (SIPA). REI Banten berkomitmen untuk ikut hadir mendampingi anggotanya dalam upaya penyelesaian persoalan tersebut. “Developer di Pandeglang jangan patah semangat karena persoalan regulasi SIPA. DPD REI Banten akan turun tangan membantu agar iklim usaha tetap kondusif,” tutup Roni. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tagih Janji Kapolri, REI Riau Siap Bangun Rumah Polri

    Tagih Janji Kapolri, REI Riau Siap Bangun Rumah Polri

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Riau bakal menyediakan fasilitas perumahan bagi personel Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Program penyediaan papan bagi personel Polri di lingkup Polda Riau dan Polresta Pekanbaru, Riau, ini sejalan dengan janji Kapolri Listyo Sigit Prabowo di depan Komisi Bidang Hukum DPR RI. “Kami mengajak seluruh […]

  • REI Optimistis Tahun 2023 Rumah Bersubsidi Capai Target

    REI Optimistis Tahun 2023 Rumah Bersubsidi Capai Target

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI)  optimistis realisasi pembangunan rumah bersubsidi di tahun 2023 bakal mencapai target. Optimisme itu karena adanya perubahan regulasi terkait penyediaan rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Optimisme pengembangan rumah bersubsidi karena kami yakin regulasi di tahun depan bakal semakin membaik. Hal ini seiring terbitnya surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

  • IKN

    Menteri PUPR: Ada Beberapa Skenario Skema Pembiayaan Penyediaan Perumahan di IKN

    • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), yaitu sampai pada penyiapan pembangunan di IKN (Kebutuhan Pengadaan Lahan dan Kebutuhan Hunian ASN dan Hankam) dan percepatan pengadaan tanah IKN. Kemudian, terdapat beberapa skenario Skema Pembiayaan Penyediaan Perumahan di IKN. “Pada 16.990 unit rumah untuk ASN […]

  • Menteri PUPR Kawal Penyelesaian Tol Cisumdawu

    Menteri PUPR Kawal Penyelesaian Tol Cisumdawu

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta penyelesaian pembangunan ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dikawal secara ketat. Direktorat Jenderal Bina Marga bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) harus mengoptimalisasi pengawasan teknis agar penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu bisa sesuai target. “Pastikan pemadatan jalan dilaksanakan serapih mungkin sesuai spesifikasi dengan memperhatikan drainase serta autograding […]

  • BTN Siap Penuhi KPR Subsidi untuk 250.000 Unit per Tahun

    BTN Siap Penuhi KPR Subsidi untuk 250.000 Unit per Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • 0Komentar

    BANDUNG – Para pemangku kepentingan di sektor perumahan telah menyiapkan berbagai strategi untuk memenuhi permintaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang diproyeksi akan meningkat di 2022. Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai bank fokus perumahan menyatakan kesiapan memenuhi kebutuhan hunian tersebut dengan kapasitas penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi hingga 250 ribu per tahun. Kementerian […]

  • intiland

    Strategi Intiland Perkuat Portofolio Hunian Tapak di Jakarta

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Intiland Development Tbk atau Intiland memperkenalkan Sakha Semanan, pengembangan hunian tapak terbaru yang berlokasi di kawasan Taman Semanan Indah, Semanan, Jakarta Barat. Proyek residensial terbaru ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk menghadirkan pilihan hunian terbaik bagi keluarga muda dengan tata ruang yang fungsional, lingkungan asri, serta aksesibilitas yang mudah. Sakha Semanan […]

Translate »
expand_less