Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Ketua IAP Jakarta Ungkap Tantangan Jakarta Pasca Ibu Kota Pindah

Ketua IAP Jakarta Ungkap Tantangan Jakarta Pasca Ibu Kota Pindah

  • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemindahan ibu kota negara ke Nusantara tak berpengaruh besar terhadap Jakarta yang tampaknya akan hanya jadi pusat bisnis. Namun, sejumlah tantangan tetap menghadang pasca Jakarta tak lagi jadi pusat pemerintahan lagi.

“Tantangan Jakarta setelah tidak jadi ibu kota negara sebenarnya bagaimana kita mengelola kawasan metropolitan Jabodetabek,” kata Ketua IAP DKI Jakarta, Adhamaski Pangeran dalam acara DIskusi Instagram Live bertajuk ‘Jakarta Pasca Ibukota Pindah ke Nusantara’ pada Selasa 6 Desember 2022.

Adham, demikian dia akrab disapa menjelaskan, perkembangan perumahan yang kian ke pinggiran Jakarta membutuhkan transportasi publik yang mumpuni.

“Sekarang, kawasan perumahan itu banyak di luar Jakarta yang affordable atau terjangkau oleh daya beli masyarakat sekarang. Ke depan kalau kondisinya seperti ini terus, orang banyak tinggal di sekitaran Jakarta, tapi harus bekerja di Jakarta. Itu butuh transportasi publik yang memadai,” urai Adham.

Jika kondisi seperti itu terus berlanjut maka Jakarta disebut oleh para ahli planologi akan menjadi sebuah kota ‘donat’.

“Ke depan kalau begini terus, Jakarta akan seperti kota donut yang tengahnya kosong, pinggirannya yang ramai. Apalagi di pinggir Jakarta untuk soal perumahan menawarkan banyak hal yang Jakarta tidak punya, misalnya bebas banjir,” ujar Adham.

Untuk itu, Jakarta mesti berbenah dengan melibatkan pula daerah sekitarnya, yaitu Jabodetabekpunjur (Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, Puncak dan Cianjur).

RTRW

Selain itu, imbuh Adham, Jakarta juga harus memiliki Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang baru untuk menyesuaikan dengan aturan yang baru.

“Jakarta harus punya RTRW yang baru. Saat ini, Jakarta sudah punya rencana detail tata ruang baru (RDTR), tapi masih belum ada rencana tata ruang wilayah baru yang menyesuaikan dengan peraturan terkini termasuk peraturan ibu kota negara,” kata Adham.

Kemudian, terkait dengan aset negara berupa bangunan yang ada di Jakarta juga harus ada kejelasan pasca ibu kota pindah ke Nusantara.

“Kita belum mengetahui bangunan itu mau dijadikan seperti apa,” ujar Adham.

Adham juga meyoroti bahwa kepindahan ibu kota ke Nusantara akan menjadikan Jakarta fokus menjadi pusat bisnis. Sebab, infrastruktur Jakarta sudah sangat lengkap guna menunjang transformasi menjadi kota bisnis.

“Jakarta setelah tidak jadi ibukota akan berubah karena aktivitas pemerintahannya, tapi aktivitas bisnisnya akan tetap seperti saat ini malah mungkin akan lebih baik. Jakarta sebetulnya base ekonominya sudah sangat besar, terus infrastrukturnya juga sudah sangat lengkap,” pungkas Adham. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi real estat asia Pasifik

    Volume Transaksi Real Estat Asia Pasifik Diprediksi Tumbuh Double Digit

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Aktivitas transaksi real estat mengikuti pemulihan ekonomi awal di kawasan Asiap Pasifik dengan volume investasi tahun 2021. Momentum ini akan bertahan dengan tahun 2022 dan 2023 dan menurut perkiraan akan mencatat pertumbuhan volume dua digit seiring pemulihan ekonomi menstimulasi sektor penghuni (occupier). “Asia Pasifik memasuki tahun 2022 dengan momentum kuat, akan tetapi dengan […]

  • Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Abdul Kamarzuki (Foto: Istimewa)

    ATR/BPN Sosialisasi Terobosan PP 21/2021

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang. Ada sejumlah terobosan penting yang termuat dalam aturan turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK). Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Abdul Kamarzuki menuturkan, terobosan dalam beleid itu adalah […]

  • Atap Jenis Ini Paling Cocok untuk Rumah di Negara Tropis

    Atap Jenis Ini Paling Cocok untuk Rumah di Negara Tropis

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rumah yang estetik tidak dapat dilepaskan dari berbagai pilihan bahan bangunan yang digunakan termasuk material atap. Semuanya harus harmonis baik secara tampilan maupun fungsi. Atap selain berfungsi sebagai penahan air hujan agar tidak masuk ke dalam rumah, juga harus mampu melindungi penghuni dari sengatan terik matahari, tampiasan air hujan, dan menghambat pergerakan angin […]

  • Triniti Land Mulai Pembangunan Sequoia Hills di Sentul

    Triniti Land Mulai Pembangunan Sequoia Hills di Sentul

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Triniti Land tengah memulai fase pembangunan proyek Sequoia Hills di Sentul, Bogor. Langkah itu seiring dengan sudah habis terjualnya cluster pertama Sequoia Hills yakni The Leroy dan cluster keduanya, Earthville. “Akan dimulai pembangunan kedua cluster ini, sejalan dengan mulai dibangunnya berbagai infrastruktur pendukung di proyek Sequoia Hills,” […]

  • OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih bermasalah. Untuk itu, pelaku usaha meminta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna mengurai persoalan perizinan berusaha. “Pelaksanaan OSS sejak Agustus 2021 lalu terbukti belum dapat mengakselerasikan regulasi dengan sistem yang baru. Akibatnya semua tahapan proses perizinan […]

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi Februari 2023

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Meski dihantam pandemi Covid-19, namun dua tahun terakhir ini sektor properti masih resilience (mampu bertahan dan pulih kembali). Bahkan jika dibandingkan dengan sektor usaha lain, industri properti nasional relatif lebih baik dan tidak terlalu terpuruk. Terlebih di subsektor residensial khususnya rumah tapak (landed house). Isu resesi global […]

Translate »
expand_less