Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » KKPR Terkendala, Ini Penjelasan ATR/BPN

KKPR Terkendala, Ini Penjelasan ATR/BPN

  • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruag/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengakui masih banyak permasalahan terkait pelaksanaan Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang (KKPR). Sejumlah kendala pelaksanaan KKPR antara lain transformasi dari manual ke digital pada sistem Online Single Submission (OSS) dan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Padahal, hal itu merupakan persyaratan dalam penerbitan perizinan kegiatan usaha di daerah, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang.

“Ada kebijakan daerah yang tidak masuk dalam indikator proses perizinan online. Idealnya, bagaimana sistem ini bisa berjalan, harus ada rencana tata ruang yang rapi mulai dari level nasional lalu turun ke daerah,” ungkap Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra, dalam siaran persnya, Senin, 15 November 2021.

Surya menjelaskan, tidak semua daerah memiliki RDTR. Hal ini merupakan tantangan mengingat target Kementeirian ATR/BPN sebanyak 2.000 RDTR harus diterbitkan.

“Tantangannya karena tidak semua daerah siap membuat RDTR masuk dalam 2.000 target itu. Ada yang memang mau dan kemudian berproses, ada yang memang didorong oleh pusat. Memang perlu menyelaraskan semangat mewujudkan kemudahan berusaha. Tapi harus dengan komitmen menyelesaikan RTRW, RDTR, dan menjawab persoalan tumpang tindih,” imbuh Surya Tjandra.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Shafik Ananta menyatakan, RDTR harus segera terbit agar dapat mengejar target. “Kita harap RDTR ini segera lahir. Dorongan itu harus dari pusat karena inisiatif dari pusat. Target 2.000 itu harus didanai secara besar dan harus melalui akselerasi,” ujarnya.

Direktur Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Sufrijadi, menyampaikan, Pemda harus segera menyiapkan RDTR karena menjadi lapisan awal dalam proses penerbitan KKPR.

“RDTR menjadi hal yang sangat penting. Kementerian ATR/BPN memberikan bantuan teknis terhadap 75 RDTR kabupaten/kota dengan anggaran bersumber dari Kementerian Keuangan. Namun kedepan Pemda yag harus mengalokasikan anggaran penerbitan RDTR,” paparnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Dunia Bantu 263 Ribu Rumah MBR

    Bank Dunia Bantu 263 Ribu Rumah MBR

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkolaborasi dengan Bank Dunia dalam pelaksanaan National Affordable Housing Program (NAHP). Program ini menjangkau sebanyak 263.520 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia. “Proyek NAHP berhasil memenuhi sebagian besar indikator proyek dalam menyalurkan 30.422 subsidi KPR BP2BT untuk pemilik rumah pertama. Program ini […]

  • Lebaran 2023, Perputaran Ekonomi Sektor Pariwisata Diprediksi Rp150 T

    Lebaran 2023, Perputaran Ekonomi Sektor Pariwisata Diprediksi Rp150 T

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) saat momen mudik dan libur Lebaran Tahun 2023 diprediksi hingga Rp 150 triliun. Angka itu naik dua kali lipat dari libur lebaran tahun lalu. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 25 persen atau 300–350 juta pergerakan dari target 1,4 miliar mobilitas wisatawan nusantara tahun […]

  • Aset Keuangan Syariah Belum Tumbuh Signifikan

    Aset Keuangan Syariah Belum Tumbuh Signifikan

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor keuangan syariah mengalami pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2020. Namun, pertumbuhan aset keuangan industri syariah belum diimbangi dengan kenaikan aset. “Sektor keuangan syariah mengalami pertumbuhan signifikan. Hanya saja, asetnya memang kecil. Jumlah aset perbankan syariah daripada aset perbankan konvensional sangat jomplang,” tutur Analis Kebijakan Madya Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mochamad […]

  • industri Properti

    LPA 2021 Diharapkan Pacu Perkembangan Industri Properti

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Lamudi.co.id Property Awards (LPA) 2021 menjadi salah satu real estate award yang paling bergengsi di tanah air. LPA 2021 ini diinisiasi oleh platform property technology (proptech), Lamudi. “Kami berharap penyelenggaraan Lamudi.co.id Property Awards dapat memacu developer, aktor, produsen produk bangunan, dan institusi pendukung properti lain, misalnya, kalangan perbankan dan agen broker dapat memicu […]

  • Cetak Developer Tangguh, REI Jatim Gelar Diklat

    Cetak Developer Tangguh, REI Jatim Gelar Diklat

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Kegiatan ini bertujuan mencetak developer yang tangguh dalam menghadapi tantangan kondisi ekonomi. “Diklat ini dapat membimbing kita untuk bekerja secara lebih baik. Selain mengajarkan tata cara menjadi developer yang benar, pemateri akan menyampaikan berbagai peluang bisnis properti yang ada,” […]

  • paramount land Ramadan 2025

    Paramount Land Gelar Festival Ramadan 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Paramount Land menghadirkan beragam program istimewa di bulan suci Ramadan, mulai dari Festival Ramadan 2025, promo penjualan, hingga kegiatan tanggungjawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kemeriahan Ramadan 2025 dihadirkan di Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals antara lain melalui  dekorasi bernuansa Ramadan di area-area street […]

Translate »
expand_less