Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » KPK: Cegah Korupsi, Parameter Perizinan Harus Jelas

KPK: Cegah Korupsi, Parameter Perizinan Harus Jelas

  • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan parameter perizinan dalam berusaha harus memiliki parameter yang jelas. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya korupsi dalam pengurusan perizinan.

“Syarat-syarat parameter perizinan itu juga harus jelas tolak ukurnya. Jangan sampai syarat itu didasarkan atas diskresi atau kebijakan,” tegas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata dalam Bincang Stranas PK : bertema “OSS: Inikah Jawaban Pencegahan Korupsi dalam Perizinan Berusaha?”secara daring, Selasa, 14 Desember 2021.

Lebih jauh Alexander menjelaskan, ada empat hal yang perlu mendapatkan penekanan dalam proses perizinan berusaha. Pertama, pelayanan perizinan melalui satu portal, yaitu OSS (online single submission) berdasarkan risiko. Kedua, pelayanan perizinan pelaksanaannya akan berbeda-beda tergantung pada risiko setiap usaha.

Ketiga, pelayanan peizinan berusaha dilakukan secara online. Terakhir yang keempat adalah pengawasan menjadi komponen penting baik pada saat pemberian izin dan pasca izin.

Perizinan secara online, kata Alexander, tidak otomatis memperlancar proses perizinan atau mempercepat proses perizinan. Ada kalanya juga syarat-syarat, parameter atau tolak ukur terkait perizinan itu sering tidak jelas.

Contohnya, terkait dengan syarat rekomendasi dari kepala daerah itu seringkali tidak jelas paremeternya. Kondisi ini sering mendapat keluhan dari para pelaku usaha karena untuk mendapatkan rekomendasi ada yang melakukannya dengan cara negosiasi.

”Ini yang akhirnya membuka peluang bagi proses negosiasi yang berujung pada pemberian suap,” tukas Alexander.

Dialog

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida mengucapkan terima atas upaya yang telah dilakukan oleh KPK. Totok berharap pelaku usaha bidang properti bisa terus melakukan dialog dengan KPK untuk menyelesaikan permasalahan dalam hal perizinan.

“KPK saya terima kasih sekali hari ini untuk bisa keep in touch terhadap proses-proses perizinan ini. Saya ambil contoh, diluar OSS sekarang ada SiKumbang. SiKumbang itu perlu verifikasi bukan hanya registrasi. Itu menambah mata rantai. Ada lagi SiPetruk untuk rumah sederhana yang juga menambah mata rantai,” ucap Totok.

Bincang Stranas PK

Bincang Stranas PK : bertema “OSS: Inikah Jawaban Pencegahan Korupsi dalam Perizinan Berusaha?” (Foto: Youtube Stranas PK Official)

Terkait OSS, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, tujuan dari kebijakan ini adalah penyederhanaan dan percepatan perizinan. Selain itu, meminimalisir adanya korupsi atau pungutan sejauh seluruhnya bukan berbasis diskresi. Tetapi, berbasis standar dan berbasis pengaturan risiko parameter yang jelas.

“Dari Kementerian Perekonomian bersama BKPM, Kemendagri dan lembaga sektoral termasuk KPK akan terus berkoordinasi dan memonitoring agar penyempurnaan kebijakan masuk dalam strategi nasional pencegahan korupsi tahun 2021/2022,” jelas Airlangga.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menambahkan, OSS yang launching pada 9 Agustus 2021 telah menerbitkan 435 ribu Nomor Induk Berusaha (NIB). Pelaku usaha yang telah mendapatkan NIB terdiri dari 99 persen UMKM dan perorangan, serta 1 persen dari usaha menengah dan besar.

“Kami ingin OSS ini bisa berjalan dan menjadi komitmen kita bersama baik pemerintah maupun pelaku usaha untuk kita lakukan bersama-sama,” tutup Bahlil. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • SiPetruk Diberlakukan, Asosiasi Pengembang Beri Catatan Penting

    SiPetruk Diberlakukan, Asosiasi Pengembang Beri Catatan Penting

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kalangan asosiasi pengembang secara umum mendukung rencana penerapan SiPetruk dengan berbagai syarat dan catatan. Prinsipnya, pengembang berharap aplikasi ini benar-benar tidak menjadi penghambat seperti yang dijanjikan pemerintah. Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) misalnya menyoroti banyaknya item yang harus diisi dalam aplikasi SiPetruk. Asosiasi tertua dan terbesar di Indonesia itu meminta pemerintah menyederhanakan aplikasi […]

  • Program Sejuta Pohon, REI Tanam 10 Ribu Pohon di Dam Terbesar di Batam

    Program Sejuta Pohon, REI Tanam 10 Ribu Pohon di Dam Terbesar di Batam

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • 0Komentar

    Batam – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali menjalankan program penanaman pohon sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan. Kali ini REI Khusus Batam melakukan penanaman 10 ribu pohon di area tangkapan air (catchment area) di Waduk Duriangkang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. “Kami memahami bahwa kegiatan pembangunan perumahan ikut berkontribusi menambah emisi karbon ke lingkungan. Sebagai […]

  • Bank BTN Proyeksikan Sektor Properti Tetap Cerah di Tahun Ini

    Bank BTN Proyeksikan Sektor Properti Tetap Cerah di Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) optimistis industri properti di 2024 cerah dan akan menjadi sektor yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut didukung masih berlanjutnya sejumlah stimulus dari pemerintah untuk mendorong permintaan rumah sejak 2023 lalu seperti pelonggaran rasio LTV/FTV kredit/pembiayaan properti menjadi maksimal 100% untuk semua […]

  • RS Permata Keluarga Summarecon Bekasi

    RS Permata Keluarga Kini Hadir di Summarecon Bekasi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Warga Kota Bekasi yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas kini bisa mengunjungi RS Permata Keluarga di Summarecon Bekasi. Fasilitas kesehatan delapan lantai yang berlokasi di kawasan Bekasi Central Business District (CBD) ini menyediakan pelayanan kesehatan modern yang mengusung teknologi mutakhir dan tenaga medis berkompeten. “Kehadiran Rumah Sakit (RS) Permata Keluarga di kawasan Bekasi CBD turut […]

  • Pengembang rumah MBR menanti realisasi tambahan kuota FLPP

    PPDPP Resmi Tutup Layanan KPR FLPP

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR secara resmi menutup penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) per 31 Oktober 2021. Penyaluran FLPP tahun 2021 ditutup tertinggi sepanjang sejarah penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 yakni sebanyak 178.728 unit. Jumlah itu setara Rp 19,57 triliun atau sebesar 113,48 persen […]

  • Ilustrasi Pusat Data

    Ini Kota dengan Pasar Pusat Data Terbesar, Bagaimana Jakarta?

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Empat Kota di Asia Pasifik, yaitu Singapura, Hong Kong, dan Sydney berada di dalam peringkat 10 besar pasar pusat data di dunia. Kini, pasar pusat data Asia Pasifik terus tumbuh dengan pesat dan akan menjadi kawasan pusat data terbesar di dunia pada dekade mendatang. “Prospek Asia Pasifik sangat positif. Banyak perusahaan multinasional yang […]

Translate »
expand_less