Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » KPR Kian Diperketat, Permintaan Pembiayaan Rumah Tetap Menguat

KPR Kian Diperketat, Permintaan Pembiayaan Rumah Tetap Menguat

  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) menunjukan bahwa perbankan lebih berhati-hati dalam menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dibandingkan Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan Kredit UMKM. Hal tersebut tercermin dari Survei Perbankan BI pada triwulan II 2026 lebih berhati-hati dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Standar penyaluran kredit yang lebih berhati-hati tersebut terutama pada jenis Kredit KPR/KPA dan Kredit Konsumsi Lainnya, di tengah Indeks Lending Standard (ILS) yang lebih longgar pada Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan Kredit UMKM,” tulis Laporan BI dalam “Survei Perbankan Bank Indonesia Triwulan II 2026” dikutip Kamis, 23 Juli 2026.

Survei Perbankan BI menunjukkan ILS berada di level positif 1,03. Hal ini menandakan standar penyaluran kredit lebih ketat dibandingkan triwulan sebelumnya. Kehati-hatian perbankan tercermin pada sejumlah aspek pembiayaan, mulai dari penyesuaian suku bunga kredit, plafon pembiayaan, perjanjian kredit, jangka waktu kredit, hingga biaya persetujuan kredit.

Meski lebih selektif dalam menyalurkan KPR, permintaan pembiayaan rumah tetap menunjukkan penguatan yang signifikan. BI mencatat SBT penyaluran KPR/KPA mencapai 78,20% pada triwulan II 2026, melonjak dibandingkan 42,33% pada triwulan sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap pembiayaan rumah masih sangat kuat di tengah kondisi pasar yang lebih ketat.

Kredit Baru Diprediksi Terus Tumbuh

Secara keseluruhan, penyaluran kredit baru perbankan menunjukkan peningkatan. SBT penyaluran kredit baru tercatat 93,08%, jauh lebih tinggi dibandingkan 38,74% pada triwulan I 2026 dan melampaui 85,22% pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan terjadi pada seluruh jenis kredit, yakni Kredit Modal Kerja dengan SBT 94,34%, Kredit Investasi 93,51%, dan Kredit Konsumsi 83,67%.

Secara sektoral, beberapa sektor mengalami peningkatan penyaluran kredit pada triwulan kedua 2026. Sektor Konstruksi mencatat SBT 73,37%, sedangkan sektor Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan mencapai 65,08%.

Untuk triwulan III 2026, BI memperkirakan penyaluran kredit baru tetap tumbuh dengan SBT 84,65%. Menariknya, standar penyaluran kredit diprakirakan kembali lebih longgar dengan ILS negatif 2,25, termasuk pada segmen KPR/KPA. Pelonggaran diperkirakan terutama terjadi pada aspek plafon kredit dan persyaratan agunan. Secara tahunan, responden survei memperkirakan outstanding kredit perbankan pada akhir 2026 tetap tumbuh 7,51%.

Pasar Properti Bergeser

Sementara itu, pasar properti Tanah Air memasuki babak baru ketika kualitas kini menjadi faktor yang lebih menentukan dibandingkan kuantitas. Berdasarkan Laporan yang dirilis Colliers Indonesia, persaingan di hampir seluruh sektor tidak lagi hanya ditentukan oleh ekspansi maupun harga, tetapi juga oleh kualitas aset, efisiensi operasional, pengalaman pengguna, serta kemampuan memenuhi tuntutan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Pelaku industri kini mulai mengalihkan fokus dari pembangunan baru ke optimalisasi aset yang sudah dimiliki,” ungkap Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam Colliers.

Strategi yang ditempuh, imbuhnya, tidak lagi sekadar menambah pasokan, tetapi lebih diarahkan pada renovasi, reposisi aset, peningkatan kualitas bangunan, serta pemanfaatan inventori yang tersedia secara lebih optimal. Pergeseran ini mencerminkan pasar yang semakin selektif, disiplin, dan berorientasi pada strategi jangka panjang.

Model bisnis properti pun mengalami perubahan mendasar. Fokus pelaku industri tidak lagi bertumpu pada pencapaian volume transaksi atau penambahan pasokan semata, melainkan pada kemampuan menciptakan nilai jangka panjang. Di sektor perkantoran, ritel, apartemen, hotel, hingga kawasan industri, keberhasilan semakin ditentukan oleh kualitas produk, diversifikasi sumber pendapatan, serta kemampuan menjaga daya saing aset dalam jangka panjang.  (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pariwisata

    Sandiaga Uno: Indonesia Acuan Kebangkitan Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan bahwa Indonesia saat ini menjadi acuan dunia dalam membangkitkan sektor pariwisata setelah dua tahun terakhir terpuruk. “Namun, kami tidak boleh berpuas diri. Sangat penting bagi kita untuk tidak kembali ke pendekatan bisnis seperti biasa. Kita harus membangun kembali industri […]

  • Kualitas Rumah dan Infrastruktur Bagus, Perumahan MGK Serang Raih Penghargaan

    Kualitas Rumah dan Infrastruktur Bagus, Perumahan MGK Serang Raih Penghargaan

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty melalui Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, Banten, mencetak prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Indonesia Property & Bank Award XVIII dan Indonesia MyHome Award VII (Duo Award 2024) untuk kategori “Most Recommended Affordable Housing Project with The Best Quality Material & Building Standard In Banten: Perumahan […]

  • Daya Saing Indonesia Naik, Kini Peringkat 3 di Asia Tenggara

    Daya Saing Indonesia Naik, Kini Peringkat 3 di Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa peringkat daya saing Indonesia tahun ini naik signifikan dari posisi ke-34 di tahun 2023 ke posisi 27. Kepala Negara menyampaikan hal itu dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 24 Juni 2024. “Patut kita syukuri karena dari sini kita tahu di posisi mana kita berada. Karena […]

  • TMII

    Renovasi Capai 99%, TMII Siap Sambut KTT G20

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Renovasi Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah mencapai 99%. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merenovasi TMII  yang merupakan penugasan khusus Presiden Jokowi untuk mempersiapkan sejumlah infrastruktur jelang Presidensi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Oktober mendatang. “Saat ini progres fisiknya telah mencapai 99%. Sudah mendekati selesai dan siap […]

  • Keliling Dunia Cari Investor IKN, Dapat Bonus Rekor Muri

    Keliling Dunia Cari Investor IKN, Dapat Bonus Rekor Muri

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono memperoleh penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai Kepala Otorita IKN Pertama. Penghargaan Muri juga diberikan kepada anggota Kelompok Kerja (Pokja) IKN Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rusmin Lawin karena berkeliling ke-32 negara selama masa pandemi Covid-19 guna mencari calon investor IKN. “Bambang Susantono […]

  • Pacu Kompetensi Pengembang, REI Gelar Diklat di Banten

    Pacu Kompetensi Pengembang, REI Gelar Diklat di Banten

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • 0Komentar

    Serpong – Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menggelar pelatihan bagi pengembang REI Banten. Program pelatihan yang diikuti 65 peserta bertujuan mendongkrak kompetensi pengembang anggota REI Banten. “Kami berharap setelah mengikuti program pelatihan ini standar kompetensi pelaku usaha properti di Banten bisa naik kelas,” tutur Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan […]

Translate »
expand_less