Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kuartal III-2023, Volume Investasi Asia Pasifik Turun 22%

Kuartal III-2023, Volume Investasi Asia Pasifik Turun 22%

  • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Aktivitas investasi properti komersial di Asia Pasifik menurun sebesar 22% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal ketiga tahun 2023. Ini merupakan capaian terendah secara kuartalan sejak kuartal kedua 2010.

Menurut data dan analisis konsultan realestat global Jones Lang LaSalle (JLL), investasi properti di Asia Pasifik turun menjadi US$21,3 miliar seiring berlanjutnya kontraksi tajam pada volume investasi di sektor perkantoran dan ritel, sementara sektor industri dan logistik serta sektor hunian dan multifamily tetap tangguh.

Disebutkan, meski gagasan untuk kembali bekerja di kantor terus menguat dan tingkat hunian rendah di banyak pasar, namun para investor umumnya tetap lebih berhati-hati terhadap sektor perkantoran. Biaya utang yang tinggi juga memberikan tekanan repricing (penentuan harga) dan sebagian besar pasar masih berada dalam mode pencarian harga saat investor menyesuaikan target return untuk akuisisi.

“Kami tetap yakin dengan daya tarik jangka panjang dan ketahanan pasar realestat komersial Asia Pasifik, namun kami tetap realistis bahwa para investor mencari kepastian lebih lanjut mengenai harga dan situasi makroekonomi,” kata Stuart Crow, CEO Asia Pacific Capital Markets JLL dalam laporannya, Selasa (21/11).

Sepanjang kuartal ketiga, China muncul sebagai pasar paling aktif di Asia Pasifik. Volume investasi melawan tren penurunan dan mencapai US$4,7 miliar, naik 43% secara tahunan di tengah partisipasi investor asing yang terbatas. Bagi investor domestik dan korporasi, sektor industri dan logistik serta aset yang dilengkapi dengan riset dan pengembangan merupakan penerima utama modal.

Di Hong Kong, aktivitas investasi mencapai US$0,8 miliar, naik 15% secara tahunan dengan sebagian besar transaksi terdiri dari penempatan sekaligus dalam jumlah kecil yang melibatkan aset dengan strata-title untuk penggunaan pribadi.

Sementara Jepang mencatat volume investasi sebesar US$4,1 miliar, dengan pertumbuhan 3% (yoy). Sektor industri dan logistik menjadi sektor yang aktif dalam pasar ini, dengan dua akuisisi portofolio yang mencolok oleh investor domestik, dan J-REIT yang mengakuisisi portofolio hotel seiring pemulihan pariwisata yang cepat dan kenaikan harga kamar hotel.

Korea Selatan berhasil membukukan transaksi senilai US$4,2 miliar, turun sebesar 35% secara tahunan, karena investor domestik menggunakan sebagian besar dana investasi mereka, bersama dengan volume kantor yang mengecil akibat sentimen yang surut di kalangan investor inti global.

Sedangkan volume investasi di Australia merosot 47% (yoy) menjadi US$3,8 miliar. Pasar investasi tetap lambat karena proses penentuan harga terus berlanjut di tengah perubahan biaya pendanaan yang cepat. Terjadi perubahan alokasi ke aset industri dan logistik dan hunian mahasiswa dengan keyakinan yang tumbuh di sektor-sektor ini.

Volume investasi Singapura juga mengalami penurunan sebesar 11% menjadi US$2miliar, dengan akuisisi yang mencolok di sektor hotel & perhotelan serta ritel.

Kenaikan Suku Bunga

Pamela Ambler, Kepala Intelijen Investor Asia Pasifik JLL mengatakan di wilayah Asia Pasifik siklus kenaikan suku bunga diprediksi segera mendekat, karena Reserve Bank of New Zealand dan Bank of Korea kemungkinan besar akan mengakhiri kebijakan moneter yang ketat. Sementara Reserve Bank of Australia mungkin masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan.

“Oleh karena itu, suku bunga tetap regional kini sangat mirip dengan suku bunga mengambang, kecuali Jepang yang berencana untuk bergerak menuju normalisasi kebijakan,” ujar Pamela.

Dijelaskan, saat kita mendekati akhir tahun 2023, investor akan menimbang biaya modal yang tinggi melawan lingkungan makroekonomi yang tidak pasti. Dengan keputusan mendatang dari Fed mengenai penyesuaian suku bunga, diharapkan aktivitas investasi kembali meningkat seiring dengan penurunan biaya utang. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PUPR Paparkan Potensi IKN ke Investor Jepang

    Menteri PUPR Paparkan Potensi IKN ke Investor Jepang

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memaparkan potensi investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) di hadapan investor Jepang. Agenda yang dibahas bersama delegasi Japan Bank for International Cooperation (JBIC) yakni penguatan kerja sama kedua negara dalam pembangunan IKN. Kedua negara telah mengawali kerja sama relokasi IKN yakni dengan pengiriman sejumlah tenaga ahli asal […]

  • rumah pln

    Jalin Kemitraan, REI Siapkan Rumah untuk Karyawan PLN

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN (Persero) menjalin kemitraan dengan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) dalam program kepemilikan rumah khusus pegawai PLN Group dengan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) di Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2022. Perwakilan dari REI adalah Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida dan Sekretaris Jenderal DPP REI, Hari Ganie. […]

  • Beroperasi Awal 2024, Living World Grand Wisata Gelar Prosesi Topping Off

    Beroperasi Awal 2024, Living World Grand Wisata Gelar Prosesi Topping Off

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • 0Komentar

    BEKASI- PT Sahabat Duta Wisata, perusahaan joint venture antara Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land menggelar prosesi penutupan atap (topping off) Mall Living World di Grand Wisata Bekasi, Jumat (12/5). Berdiri diatas lahan seluas sekitar 4 hektar dengan luas bangunan mall, hotel dan area parkir mencapai 155.000 m2, proyek shopping center ini menghabiskan biaya […]

  • Kementerian PUPR Tata Kawasan Kumuh Kedaung

    Kementerian PUPR Tata Kawasan Kumuh Kedaung

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penataan kawasan kumuh di wilayah perkotaan, salah satunya yakni di Kedaung, Kota Tangerang, Banten. Hal ini guna mewujudkan permukiman layak huni dan produktif dengan Program Peningkatan Kualitas Permukiman (PKP) Kumuh Skala Kawasan melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). “Program Kotaku merupakan kolaborasi Kementerian PUPR bersama Pemerintah […]

  • Ilustrasi Pasar Porperti Jakarta

    Ini Sebab Pasar Properti Jakarta Tetap Prospektif

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur ditengarai tak akan berpengaruh terhadap penurunan pasar properti Jakarta. Apalagi pemindahan ibukota akan terjadi secara bertahap. Untuk tahap awal, fokus pemindahan pada sektor pemerintahan terlebih dulu sehingga dampak terhadap bisnis properti di Jabodetabek tidak akan terjadi seketika. “Bisnis properti di wilayah Jabodetabek tetap akan memiliki […]

  • bimtek sireng

    Penyaluran FLPP Kuartal II-2022 Lampaui Target

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 4 Juli 2022 tercatat sebanyak 101.492 unit senilai Rp 11,27 triliun. Jumlah tersebut setara 44,91 persen dari target yang ditetapkan Kementerian Keuangan kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Sepanjang kuartal II-2022, penyaluran FLPP sebesar 99.557 unit senilai Rp 11,06 triliun atau 44,05 persen dari […]

Translate »
expand_less