Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Sah! Lahan Pengembang Dikecualikan dari KP2B

Sah! Lahan Pengembang Dikecualikan dari KP2B

  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyepakati lahan yang telah dimiliki pengembang akan didorong untuk dikecualikan dari alokasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) minimal 87%  guna memberikan kepastian berusaha. Kesepakatan ini  bagian dari kebijakan tata ruang yang memberi kepastian terhadap perizinan perumahan. Untuk itu, pemerintah daerah didorong untuk segera melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai kebutuhan pembangunan.

Menteri Nusron menyampaikan, bagi daerah yang sudah waktunya melakukan revisi RTRW, perlu segera dilakukan dengan mencantumkan alokasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) minimal 87%. Sementara itu, bagi daerah yang belum waktunya revisi, dapat menerbitkan penetapan sementara agar program pembangunan tetap berjalan.

“Dengan terbitnya kesepakatan ini, pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti melalui revisi RTRW atau penetapan sementara. KP2B minimal 87% tetap menjadi acuan, sementara lahan yang sudah dimiliki pengembang dapat dikecualikan agar ada kepastian berusaha. Kami harapkan ada tindak lanjut yang serius dari pemerintah daerah dan pelaku industri,” ujar Nusron Wahid dalam keterangannya, Kamis, 23 April 2026.

Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dalam menyelesaikan berbagai kendala sektor perumahan, khususnya terkait perizinan dan tata ruang yang selama ini menjadi hambatan di lapangan. Pemerintah menegaskan komitmen untuk menghadirkan kepastian hukum dan mempercepat pelaksanaan program perumahan sebagai bagian dari program prioritas.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjelaskan bahwa kesepakatan bersama ini akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam melakukan penyesuaian tata ruang, baik melalui revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) maupun penetapan sementara.

Percepatan Program Perumahan 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa program perumahan merupakan bagian dari program strategis Presiden dalam mengurangi backlog perumahan nasional.

“Dengan adanya kesepakatan ini, pemerintah daerah memiliki dasar yang lebih kuat untuk mengambil langkah, baik melalui revisi maupun penyesuaian kebijakan tata ruang. Ini penting agar program perumahan yang sempat terhambat dapat kembali berjalan,” ujarnya.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa sinergi lintas kementerian menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kementerian PKP Paulus Totok Lusida mengapresiasi atas kesepakatan yang dicapai, khususnya kepada Menteri ATR/BPN dan Menteri Dalam Negeri, yang dinilai memberikan kepastian terhadap keberlanjutan perizinan perumahan.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri, khususnya Menteri ATR/BPN, atas kesepakatan yang telah dicapai. Dengan adanya kesepakatan ini, perizinan perumahan yang sebelumnya telah terbit dapat kembali dilanjutkan melalui rekomendasi pemerintah daerah, sehingga memberikan kepastian bagi pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.

Melalui sinergi lintas kementerian dan dukungan berbagai pihak, pemerintah optimistis percepatan pembangunan perumahan dapat terus didorong, sehingga mampu memenuhi kebutuhan hunian masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian nasional. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survey iProperti

    Survey iProperti

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • 0Komentar
  • Kementerian PUPR Rampungkan 16 Rusun Pekerja Konstruksi IKN

    Kementerian PUPR Rampungkan 16 Rusun Pekerja Konstruksi IKN

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan pembangunan rumah susun (rusun) untuk hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Sebanyak 16 rusun sudah terbangun dari total target 22 rusun bagi pekerja konstruksi IKN. “Pembangunan rusun untuk hunian pekerja konstruksi di IKN terus berjalan sesuai rencana. […]

  • Usai Lebaran, Synthesis Karya Pratama Siap Luncurkan Tipe Rumah Terbaru

    Usai Lebaran, Synthesis Karya Pratama Siap Luncurkan Tipe Rumah Terbaru

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Synthesis Karya Pratama, pengembang proyek hunian Synthesis Huis berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan di kawasan tersebut. Usai Lebaran tahun ini, pengembang tersebut bersiap meluncurkan tipe rumah terbaru dan memulai pembangunan (groundbreaking) proyek apartemen. Managing Director Synthesis Huis, Aldo Daniel menyebutkan sehabis Lebaran 2023 pihaknya sangat optimis pasar properti akan terus membaik. Karena […]

  • Didukung Jokowi, Helpdesk Perizinan REI Segera Diluncurkan

    Didukung Jokowi, Helpdesk Perizinan REI Segera Diluncurkan

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) segera meluncurkan Helpdesk Perizinan REI pada 11 Februari 2023 bertepatan dengan peringatan HUT REI ke-51. Tidak tanggung-tanggung, Helpdesk Perizinan REI ini sudah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo. “Kami sudah melaporkan pembentukan Helpdesk Perizinan REI yang mendapat dukungan dari 12 Kementerian/Lembaga (K/L) kepada Presiden RI Joko Widodo. Presiden […]

  • Emerald Commercial

    Dibanderol Rp1,7 Miliar, Emerald Commercial Hadir di ‘New Kelapa Gading’

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Crown Gading menghadirkan Emerald Commercial, area ruko dan komersial lot terbaru seharga mulai Rp1,7 miliar. Proyek properti komersial terbaru PT Summarecon Agung Tbk ini dirancang sebagai pusat pertumbuhan bisnis di kawasan yang bertajuk ‘New Kelapa Gading’. “Pengalaman Summarecon selama lebih dari 50 tahun dalam mengembangkan berbagai township menunjukkan bahwa nilai sebuah kota terpadu […]

  • 4 Dampak Konflik Iran - AS dan Israel ke Sektor Properti Indonesia

    4 Dampak Konflik Iran-AS dan Israel ke Sektor Properti Indonesia

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Konflik antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel makin memanas dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut meningkatkan kembali risiko geopolitik globah sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi, termasuk dampaknya terhadap sektor properti Indonesia. “Secara langsung, konflik di Timur Tengah tidak serta-merta menghentikan transaksi rumah atau apartemen di Indonesia. Namun, sektor properti sangat sensitif […]

Translate »
expand_less