Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Majalah REI Edisi April 2022

Majalah REI Edisi April 2022

  • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menunda untuk Lebih Baik

Majalah REI

Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua

Lebih dari setengah tahun sejak diluncurkan pada 9 Agustus 2021, sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) masih belum berjalan optimal. Di setiap daerah muncul banyak persoalan, karena sistem utamanya masih amburadul. Ironisnya, pemerintah pusat ngotot tetap memberlakukan sistem ini, meski di sisi lain mengakui kalau sistem OSS belum sempurna.

Akibatnya, banyak proses perizinan yang justru terhambat. Padahal sebagai produk dari Undang-Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK), semangat dari OSS RBA adalah mempermudah proses perizinan bagi pelaku usaha.

Di bisnis properti, penerapan OSS yang dipaksakan membuat layanan perizinan terkendala, salah satunya terkait Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) yang terintegrasi dengan OSS RBA. Dampaknya, pelayanan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pun tersumbat.

Tidak hanya kendala sistem, peraturan pemerintah sebagai turunan dari UUCK juga belum solid dalam mendukung percepatan perizinan berbasis resiko di industri properti. Misalnya, untuk bisnis dan pembangunan properti saat ini belum ada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)-nya sebagai panduan penentuan jenis kegiatan usaha/bisnis.

Padahal bisnis jual-beli properti oleh agen/broker properti sudah tersedia. Demikian pula KBLI untuk jasa usaha konstruksi. Tetapi KBLI untuk pembangunan properti dan perumahan belum ada. Padahal terdapat total sekitar 1.349 kode KBLI.

Menyusun KLBI

Memang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabarnya sudah selesai menyusun KBLI untuk pembangunan properti dan perumahan, tetapi ternyata belum dapat diterapkan karena menunggu revisi PP No 5 tahun 2021 dan perbaikan UUCK sesuai amanah Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti diketahui UUCK telah diputus Inkonstitusional Bersyarat oleh MK.

Kini situasinya seperti terbentur tembok. Oleh karena itu, Persatuan Persatuan Realestat Indonesia (REI) mendesak supaya ada penundaan OSS sampai sistem perizinan online tersebut sempurna untuk diberlakukan.

Seperti diakui pemerintah, mereka masih butuh waktu panjang untuk menuntaskan sistem OSS RBA agar berjalan efektif. Tetapi yang pasti, pembangunan fisik terutama perumahan tidak boleh berhenti atau ditunda. Pembangunan harus terus berjalan, karena beberapa alasan.

Pertama, angka kekurangan pasokan (backlog) perumahan yang menurut versi Kementerian PUPR sekarang mencapai 11,38 juta unit. Angka itu pastinya terus bertambah kalau pasokannya terhambat.

Kedua, setelah tiga tahun menghadapi pandemi masyarakat mulai berproses ke kehidupan normal, sehingga orang butuh support besar dari sisi properti baik untuk tempat tinggal maupun ruang bekerja.

Ketiga, kontribusi sektor properti terhadap perekonomian nasional sangatlah besar yakni 13,6% dan menyerap sebanyak 8,5 juta pekerja. Bahkan multiplier efeknya saat ini semakin meluas dan menyentuh hampir semua level masyarakat. Kiranya, sangat pantas sektor properti mendapat perhatian yang lebih luas pula.

Penundaan ini tentunya sampai sistem OSS RBA benar-benar clean and clear untuk diberlakukan di seluruh Indonesia. Sebagai amanah dari UUCK, tujuan OSS pastilah sangat baik yakni untuk menciptakan transparansi dan mengurangi intervensi manusia dalam proses perizinan usaha. Tinggal dukungandengan sistem yang baik pula.

Terakhir, kita berharap penundaan pemberlakuan OSS RBA ini dapat segera terealisasi, sehingga sistem perizinan untuk sementara dapat kembali ke aturan semula sampai sistem OSS benar-benar siap berlaku tanpa perlu mengorbankan geliat perekonomian.

Selamat membaca!

Redaksi Majalah RealEstat Indonesia juga mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1443 Hijriah bagi pembaca kami yang menjalankannya. Semoga Ramadhan membawa keberkahan dan pengampunan bagi kita semua. Aamiin Ya Rabbal Alamiin.

Drs. Ikang Fawzi, MBA
Pemimpin Redaksi

Majalah REI

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • QRIS Tap NFC

    Bank DKI Luncurkan QRIS Tap NFC Via JakOne Mobile

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank DKI meluncurkan fitur QRIS Tap NFC pada aplikasi JakOne Mobile untuk memudahkan dan mempercepat proses transaksi non-tunai. Bentuk komitmen Bank DKI dalam mendukung program Bank Indonesia (BI) itu diluncurkan pada Jumat, 14 Maret 2025. Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menyampaikan penerapan QRIS Tap NFC dalam JakOne Mobile merupakan bagian dari transformasi […]

  • Natal dan Tahun Baru 2025

    Pemerintah Bersiap Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2025

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menjalankan sejumlah strategi dalam upaya kesiapan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Persiapan itu antara lain untuk memperlancar pergerakan 110,67 juta orang terkait aktivitas mudik libur Nataru. “Kelancaran arus mudik Nataru dilakukan melalui penambahan panjang jalan non-tol dan jalan tol, peningkatan kemantapan jalan (termasuk zero pothole dan rehabilitasi jalan), peningkatan […]

  • Erick Thohir Apresiasi Bank BTN Sediakan Rumah bagi Atlet Sepakbola

    Erick Thohir Apresiasi Bank BTN Sediakan Rumah bagi Atlet Sepakbola

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • 0Komentar

    SIDOARJO – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengapresiasi peran PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN yang terus melakukan keberlanjutan program pembiayaan rumah rakyat. Terlebih kali ini cakupannya diperluas dengan menyertakan pelaku olahraga. Pesepakbola menjadi segmen pertama yang mendapat kemudahan untuk memiliki rumah. “Saya harap Bank BTN terus fokus […]

  • Transisi Energi Terbarukan, Upaya Pemerintah Kendalikan Perubahan Iklim

    Transisi Energi Terbarukan, Upaya Pemerintah Kendalikan Perubahan Iklim

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mengklaim memiliki komitmen yang kuat terkait upaya pengendalian perubahan iklim. Hal itu tercermin dari berbagai kebijakan untuk mendukung transisi energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dalam kebijakan fiskal, Pemerintah telah menerbitkan berbagai peraturan dari sisi penerimaan seperti insentif pajak untuk sektor energi terbarukan, dan dari sisi belanja seperti subsidi untuk sektor energi dan […]

  • Fit-out Kantor

    Wow! Biaya Fit Out Kantor di Tokyo Termahal se-Asia Pasifik

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kota Tokyo, Jepang, memuncaki biaya fit-out kantor termahal di kawasan Asia Pasifik berdasarkan laporan Cushman & Wakefield. Laporan tersebut juga mengungkapkan biaya fit-out kantor rata-rata untuk 31 kota di Asia Pasifik. “Jepang tetap menjadi pasar fit-out kantor termahal di kawasan ini selama tiga tahun berturut-turut, dengan Tokyo, Osaka, dan Nagoya menempati tiga posisi […]

  • Usung Hunian Gaya Jepang, SEION @Serang Dulang Penghargaan

    Usung Hunian Gaya Jepang, SEION @Serang Dulang Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan properti, MAS Group dalam rentang waktu sebulan lebih berhasil mendapatkan dua penghargaan properti sekaligus untuk proyek SEION @Serang. Proyek ini dikembangkan perusahaan tersebut di Kota Serang, Banten. Akhir Oktober lalu, penghargaan pertama diperoleh melalui ajang Golden Property Awards 2021 yang diadakan Indonesia Property Watch (IPW) dengan kategori “Best Compact Development”. Sedangkan penghargaan […]

Translate »
expand_less