Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Majalah REI Edisi Juni 2020

Majalah REI Edisi Juni 2020

  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Survival of The Fittest

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera bagi kita semua

Di tahun 1800-an, di dalam bukunya On the Origin of Species, Charles Darwin menggunakan istilah “survival of the fittest” yang sebenarnya dicetuskan pertama kali oleh seorang ekonom asal Inggris Herbert Spencer yang menganalisis teori seleksi alam Darwin dengan sebuah prinsip ekonomi.

Ya dua tokoh ini memang mengakui mereka saling terinspirasi, dan keduanya pun sepakat menggunakan istilah tersebut. Tetapi, saya bukan ingin memperdebatkan siapa yang terinsipirasi siapa. Lebih menarik kalau kita justru lebih fokus pada apa yang mereka ungkap dan pesankan, survival of the fittest.

Meski memakai kata fittest (terbugar) namun istilah itu tidaklah berkaitan dengan kebugaran fisik. Survival of the fittest adalah sebuah frasa di dalam teori evolusi untuk menyebut mekanisme seleksi alam. Dimana di dalam seleksi alam, spesies yang bisa beradaptasi akan mewariskan adaptasi tersebut kepada keturunan mereka. Atau dengan kata lain, hanya individu dengan kemampuan adaptasi yang baik saja yang akan kuat bertahan melewati zaman.

Darwin misalnya mencontohkan burung Gelatik yang dia temui selama perjalanan keliling dunia bersama kapal HMS Beagle pada tahun 1830. Burung Gelatik yang berada dibawah genus Geospiza itu memiliki perbedaan bentuk paruh yang berbeda karena menyesuaikan dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan jenis pangan yang ada di sekitarnya. Inilah spesies yang mampu bertahan hidup dan selamat dalam proses seleksi alam.

Teori “survival of the fittest” mungkin juga sangat tepat untuk menggambarkan terjadinya seleksi alam di dunia bisnis saat ini. Dimana seperti kita ketahui ekonomi dan bisnis termasuk di Indonesia sedang mengalami tekanan yang cukup besar akibat perlambatan ekonomi global.

Situasi terpuruk pun dialami industri properti. Berdasarkan survei Bank Indonesia (BI), di kuartal I-2020 penjualan properti residensial sudah turun sampai 43,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan sedalam itu, tentu menjadi sebuah kontraksi berat bagi pengembang nasional untuk membangkitkan kembali optimistisme mereka terhadap pasar.

Tidak hanya di subsektor residensial, tetapi sektor lain juga bernasib sama. Merujuk data Realestat Indonesia (REI), sektor ritel turun 85%, hotel turun 90%, perkantoran 74,6%, dan rumah (residensial) bahkan disebutkan anjlok 50% sampai 80%. Sebuah situasi yang sulit dan memprihatinkan.

Meski di satu sisi kita harus menerima situasi (sulit) ini, namun sebaiknya pengembang jangan berlama-lama “terjebak” dalam situasi kaget ini, apalagi sampai betah berdiam diri. Sebaliknya, kita justru harus cepat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, mencari jalan keluar dan menemukan cara untuk bisa berkembang lebih besar di masa mendatang.

Pengembang harus mampu beradaptasi dengan tuntutan pasar seperti kebutuhan teknologi informasi, perubahan alam dan lingkungan serta perilaku baru masyarakat (konsumen).

Selalu ada sisi positif dari sebuah hambatan, setidaknya ini menyadarkan kita semua untuk segera melakukan efisiensi di berbagai sendi bisnis kita baik itu efisiensi modal, waktu dan cara bekerja.

Sejarah mencatat, di dunia ini yang ambruk bukan saja yang kecil atau yang lemah, tetapi juga yang besar dan kuat punya peluang untuk runtuh. Karena itu, ingatlah selalu frasa “survival of the fittest” yang diinsipirasikan Herbert Spencer dan Charles Darwin.

Bahwa hanya individu yang mudah beradaptasi dengan lingkungan terkini saja yang mampu selamat dan bertahan melewati zaman sesulit apapun. Jadi kuatlah untuk bertahan melewati tantangan di tahun kembar ini. Ya, 2020 tahun untuk bertahan.

Selamat membaca berita-berita terbaik di edisi Juni 2020 ini, semoga kami senantiasa membawa informasi yang bermanfaat bagi pembaca budiman semua, keluarga besar Realestat Indonesia tercinta. Dukung juga kami semoga dapat terus bertahan dan setia menemani serta berjuang bersama pembaca sekalian. Terimakasih.

Drs. Ikang Fawzi, MBA

Pemimpin Redaksi

Sumber Berita: http://rei.or.id/newrei/berita-majalah-rei–juni-2020.html#ixzz75ZUJcDeF
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

  • Penulis: adminpro

Rekomendasi Untuk Anda

  • BTN Teruji 74 Tahun Jadi Penyalur Pembiayaan Perumahan Terbesar

    BTN Teruji 74 Tahun Jadi Penyalur Pembiayaan Perumahan Terbesar

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA- Hari ini, 9 Februari 2024, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN memasuki usia ke-74 tahun. Usia yang cukup matang sebagai bank fokus pembiayaan perumahan dan mengemban amanah untuk mewujudkan mimpi rakyat Indonesia memiliki rumah impian. Di usia yang ke-74 tahun, BTN telah berhasil membuktikan kepada pemerintah, stakeholder dan rakyat Indonesia untuk […]

  • Angka Backlog Tidak Berkurang, Dibutuhkan Capres Peduli Perumahan!

    Angka Backlog Tidak Berkurang, Dibutuhkan Capres Peduli Perumahan!

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo pada saat membuka Musyawarah Nasional Realestat Indonesia (Munas REI) tahun 2023 menegaskan bahwa angka backlog perumahan nasional masih sangat besar mencapai 12,7 juta unit. Padahal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selalu mengklaim sudah membangun sejuta rumah setiap tahunnya. Pakar Perumahan Nasional, Panangian Simanungkalit mengatakan nyatanya dari 2014 sampai […]

  • REI NTT Target Bangun 3.500 Rumah MBR di 2021

    REI NTT Target Bangun 3.500 Rumah MBR di 2021

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur menargetkan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 3.500 unit tahun depan. Angka ini melampaui realisasi pembangunan hunian MBR di NTT pada 2020 yakni 2.000 unit rumah. Ketua DPD REI NTT Bobby Thinung Pitoby mengatakan, asosiasi akan berupaya mengejar ketertinggalan […]

  • Fasad Klaster Louise Summarecon Serpong

    Summarecon Hadirkan Hunian Nuansa Resor di Serpong

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kemudahan aksesibilitas ditopang beragam fasilitas pendukung di kawasan terintegrasi Serpong, Kabupaten Tangerang, membuat area itu sebagai destinasi hunian paling diminati saat ini. Kawasan Gading Serpong yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk, ikut andil dalam pengembangan unit bisnis Summarecon Serpong seluas 850 hektare. Salah satunya adalah Kawasan Symphonia, salah satu dari empat kawasan hunian […]

  • Ilustrasi Ruko (Foto: Istimewa)

    Tips Memilih Ruko Terbaik!

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Properti merupakan salah satu satu sektor bisnis yang paling banyak diminati untuk berinvestasi. Sebab, nilai sebuah properti, misalnya rumah toko (ruko) diyakini akan selalu naik setiap tahunnya. Karena itu, tak jarang setiap ajang pameran properti disesaki oleh para pengunjung. Namun, berinvestasi di bidang properti bukanlah perkara mudah. Banyak hal yang perlu mendapatkan perhatian […]

  • Ilustrasi Ruang Kantor

    Hybrid Working Ubah Fit-Outs Ruang Kantor

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kebijakan hybrid working seperti bekerja-dari-rumah/ bekerja di kantor membuat kebutuhan ruang kantor lebih ringkas dengan berfokus pada kolaborasi. Berdasarkan Market Insights dari firma manajemen investasi Colliers, hybrid working mengubah fit-outs ruang kantor secara umum. “Perusahaan yang berpikiran ke depan merintis sistem bekerja-dari-mana saja, serta konsep menjaga jarak telah menyebabkan lebih banyak perusahaan tradisional […]

Translate »
expand_less