Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Majalah REI Edisi Maret 2021

Majalah REI Edisi Maret 2021

  • account_circle adminpro
  • calendar_month Sel, 5 Jan 2021

Manfaatkan Momentum dengan Optimal

Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua

Alhamdulillah, Pemerintah akhirnya menerima dan menjalankan sebagian dari masukan-masukan Realestat Indonesia (REI) untuk memberikan insentif bagi industri properti agar dapat bangkit kembali. Di dalam waktu yang berdekatan, dua kebijakan sekaligus dikeluarkan Pemerintah di sektor properti yakni uang muka (down payment/DP) nol persen dan insentif penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah yang dipasarkan sebelum 31 Agustus 2021.

Adapun stimulus yang dikeluarkan tersebut memang masih ditujukan bagi konsumen. Tujuannya supaya harga rumah lebih terjangkau, dan minat masyarakat untuk membeli rumah kembali tumbuh. Namun jangan dilupa bahwa pemulihan sektor properti sudah pasti tidak bisa berjalan optimal kalau pengembang sebagai produsen yang membangun produk propertinya dalam kondisi “sakit”.

Oleh karena itu “penyembuhan” pasar properti harus dilakukan dari semua sisi. Dari sisi regulasi sudah dilakukan Pemerintah melalui berbagai stimulus ekonomi termasuk perizinan yang lebih pasti lewat Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK).

Demikian pula dari sisi konsumen, sudah cukup banyak insentif yang dikeluarkan pemerintah termasuk yang sedang dikaji adalah penurunan suku bunga KPR. Meski pun kebijakan-kebijakan tersebut masih perlu disempurnakan lagi.

Upaya penyembuhan yang belum dilakukan Pemerintah adalah untuk pelaku usaha di bidang properti, para pengembang sebagai penggerak industri yang sebagai warga negara juga butuh diselamatkan terlebih di tengah situasi seperti sekarang ini, dimana hampir semua subsektor properti anjlok lebih dari 80 persen dari saat normal.

Ya, kondisi mayoritas pengembang memang sudah kronis, sehingga perlu diagnosis tepat dan cepat, serta obat yang mujarab dari Pemerintah untuk dapat diselamatkan. Pemerintah perlu memahami betul persoalan-persoalan yang dihadapi pengembang dari berbagai segmen dan subsektor, dari rumah menengah bawah hingga menengah atas. Butuh penanganan yang terintegrasi.

Perlu dipilah-pilah apa saja tindakan yang perlu dilakukan, sehingga keterlibatan asosiasi pengembang terutama REI sangat penting. Jangan sampai kebijakan yang dikeluarkan jauh panggang dari api. Tidak menyentuh akar persoalan yang sebenarnya.

Misalnya saja REI mendorong supaya insentif pembebasan PPN rumah tapak dan apartemen ditambah pula dengan kebijakan sunset policy (penghapusan sanksi pajak) dengan pengenaan tarif sebesar 5 persen terhadap aset kekayaan yang belum dilaporkan dalam SPT oleh wajib pajak. Asosiasi menilai kebijakan ini penting dan berpengaruh besar terhadap industri properti terlebih di segmen menengah dan menengah atas.

Selain sunset policy, REI juga tengah memperjuangkan pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Selama ini, banyak daerah yang masih menerapkan BPHTB hingga 5 persen. Padahal, sejak 2016 Presiden Jokowi sudah mengimbau untuk diturunkan menjadi 2,5 persen. Hal ini menjadi persoalan penting juga yang harus diselesaikan Pemerintah.

Hal lain, pengembang berharap kemudahan uang muka nol persen yang diberikan kepada konsumen juga didukung dengan langkah pelonggaran perbankan. Selama ini, bank terkesan sangat ketat dalam menyaring calon penerima KPR sehingga banyak calon pembeli yang ditolak pengajuan kreditnya oleh bank. Akibatnya, minat masyarakat yang tinggi justru seperti layu sebelum berkembang.

Selain sangat mendukung penurunan suku bunga KPR bagi konsumen, REI juga mendorong perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit konstruksi bagi pengembang. Selama ini, suku bunga kredit di Indonesia cukup tinggi, bahkan dibandingkan negara-negara tetangga. Langkah itu sangat memungkinkan dilakukan bank, mengingat suku bunga acuan sudah berada di level rendah yakni 3,50 persen.

Prinsipnya, REI akan selalu berada di garda terdepan dalam mendukung Pemerintah sebagai mitra strategis dalam usaha mendorong pertumbuhan perekonomian nasional, sekaligus juga menjadi pressure group yang kritis dalam memperjuangkan kepentingan anggota REI.

Terakhir, kita semua berharap paket stimulus di sektor properti yang sudah dikeluarkan Pemerintah di awal tahun ini bisa membawa dampak positif bagi pemulihan industri properti. Meski periodenya sangat singkat, momentum ini jangan sampai dibiarkan berlalu begitu saja, namun harus membawa banyak kebaikan bagi usaha pengembang. Semoga
saja!

Drs. Ikang Fawzi, MBA
Pemimpin Redaksi

Sumber Berita: http://rei.or.id/newrei/berita-majalah-rei–maret-2021.html#ixzz75ZapeSyU
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

  • Penulis: adminpro

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peresmian Model Rumah RUSPIN bagi warga Kawasan Semanggi oleh Walikota Surakarta (Foto: Nawasis.org)

    Ini Rahasia Kota Surakarta Tata Kawasan Kumuh

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta –Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Surakarta membagikan tips sukses dalam melakukan sejumlah inovasi penataan kampung kumuh. Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Surakarta, sekaligus Sekretaris Pokja PKP Surakarta, Gunawan Adi Pratio, menjelaskan berbagai tips tersebut dalam acara Training of Trainer (TOT) Pelatihan Tim Koodinator Kota […]

  • GPI dan Sumitomo Forestry Kembangkan Hunian Ramah Lingkungan

    GPI dan Sumitomo Forestry Kembangkan Hunian Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    DEPOK – Terinspirasi dari kerjasama panjang selama 32 tahun di industri kayu, PT Graha Perdana Indah (GPI) dan PT Sumitomo Forestry Indonesia memperluas kolaborasinya dengan mengembangkan proyek hunian Cluster Morizono di atas lahan seluas 5,6 hektar. Hunian yang menawarkan konsep “The Art of Japanese Living” ini berlokasi di kawasan skala kota (township) Gardens at Candi […]

  • Presiden Tinjau Pembangunan Rumah Korban Gempa Cianjur

    Presiden Tinjau Pembangunan Rumah Korban Gempa Cianjur

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo meninjau langsung progres pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin, 5 Desember 2022. Pengembangan sebanyak 200 unit rumah tahan gempa di lokasi yang menjadi tempat relokasi hunian warga terdampak gempa Cianjur. “Ya ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih […]

  • Paramount Land Mulai Pembangunan Hampton Square

    Paramount Land Mulai Pembangunan Hampton Square

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Paramount Land menggelar prosesi groundbreaking ceremony atau peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Hampton Square@Manhattan District sebagai salah satu crowd puller di kawasan Gading Serpong, Jumat (8/12). Pada kesempatan tersebut juga dilakukan signing ceremony dengan penyewa (tenant) yang akan meramaikan Hampton Square diantaranya Papaya Fresh Gallery dan tenant lainnya. M. Nawawi, Presiden Direktur […]

  • pembatalan UU Tapera

    Prahara Putusan MK Soal Pembatalan UU Tapera

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemangku kepentingan sektor perumahan khawatir munculnya prahara ekosistem pembiayaan perumahan seiring pembatalan UU Tapera yang diputuskan hakim Mahkamah Konstitusi (MK). “Putusan MK itu bisa menjadi prahara. Bagi pekerja mandiri dan pekerja informal, putusan MK itu merupakan angin segar karena ada delay pelaksanaan tapera. Tapi putusan itu juga mengancam ekosistem pembiayaan perumahan karena ketiadaan […]

  • Ilustrasi Vaksinasi Covid-19

    REI, OJK, BI, dan Kadin Percepat Pelaksanaan Vaksinasi

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang properti bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) melaksanakan percepatan vaksinasi untuk umum. Pelaksanaan vaksinasi tersebut khususnya untuk sektor keuangan, properti dan sektor riil. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti periode 2015-2021, Hendro Gondokusumo mengapresiasi langkah OJK  yang […]

Translate »
expand_less