Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Majalah REI Edisi Oktober 2021

Majalah REI Edisi Oktober 2021

  • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Harus Lebih Baik (Lagi)

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera bagi kita semua

 

Saat ini kebutuhan rumah (backlog) di Tanah Air diperkirakan mencapai 11,4 juta unit. Versi lain bahkan menyebutkan angkanya lebih tinggi yakni sekitar 15 juta unit. Ini memperlihatkan betapa kebutuhan perumahan di Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan dengan ketersediaan rumahnya.

Bahkan seiring pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan rumah sudah pasti akan terus bertambah. Jangan lupa kalau Indonesia pada 2045 akan mendapatkan bonus demografi sehingga diperkirakan terjadi lonjakan jumlah penduduk menjadi 318,9 juta jiwa (Badan Pusat Statistik, 2018).

Konsekuensinya, berbagai kebutuhan dasar dipastikan akan meningkat termasuk kebutuhan rumah untuk tempat tinggal. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan pernah memperkirakan pada 2045 angka kebutuhan rumah di Indonesia akan menyentuh angka 30 juta unit. Ini tentu angka besar yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah.

Angka-angka itu sekaligus menunjukkan kepada kita semua bahwa masih dibutuhkan intervensi pemerintah dalam menuntaskan angka kekurangan rumah tersebut. Negara perlu tetap hadir untuk mempermudah masyarakat memiliki rumah yang layak huni seperti diamanahkan konstitusi negara, termasuk melalui penyediaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Karena itulah, kami sepakat kalau program FLPP yang dicanangkan Presiden Joko Widodo harus tetap ada, meski tahun depan operasionalnya sudah beralih ke Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Proses peralihan yang kini sedang berlangsung harus benar-benar dijaga dan dikawal oleh seluruh stakeholder perumahan termasuk masyarakat.

Sebagai asosiasi pengembang tertua dan terbesar di Tanah Air, Realestat Indonesia (REI) juga memiliki cita-cita yang sama agar program FLPP tetap ada pasca peralihan. Dibutuhkan kejelasan dan kepastian hukum dari pemerintah bahwa pengalihan pengelola tidak “mematikan” keberlangsungan subsidi rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini.

REI baik di pusat maupun daerah harus terus mengawal proses pengalihan ini hingga tuntas. Misalnya bagaimana kejelasan proses akad kredit selama dalam masa transisi? Atau sudah ada kah kepastian mengenai akad kredit di awal tahun 2022 nanti? Dan bagaimana format subsidi FLPP yang akan dijalankan BP Tapera ke depan?

Pertanyaan-pertanyaan ini semua penting dikejar, sehingga peran asosiasi pengembang sebagai mitra pemerintah menjadi sangat penting untuk memberi masukan dan informasi sesuai kondisi di lapangan kepada pemerintah dan juga BP Tapera. Oleh karena itu, lewat topik utama kali ini kami mengingatkan kembali misi penting mengawal program FLPP terutama agar akad kredit KPR FLPP tidak terputus hingga akhir tahun ini.

Sebagai program yang sudah berjalan lebih dari satu dekade, tentu program FLPP memiliki banyak cerita sukses dan juga kekurangan. Pasca peralihan ke BP Tapera, kita semua berharap kebijakan program pembiayaan perumahan ini ke depan akan semakin baik. BP Tapera diminta untuk meneruskan sistem yang sudah baik dan memperbaiki kebijakan yang menghambat masyarakat dan pengembang.

Menutup tulisan ini, saya ingin mengutip sebuah wejangan yang melegenda untuk mengingatkan kita semua bahwa “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini”.

Drs. Ikang Fawzi, MBA

Pemimpin Redaksi

 

Sumber Berita: http://rei.or.id/newrei/berita-majalah-rei–oktober-2021.html#ixzz7EuF8yETb
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank BTN Apresiasi Mitra Pengembang Berprestasi

    Bank BTN Apresiasi Mitra Pengembang Berprestasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memberikan apresiasi penghargaan kepada para mitra developer yang sukses mencapai target penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar Rp100 miliar dalam setahun melalui penghargaan “100 Billion Achievement Award 2023” pada acara Dinner Gathering 2023 di Spark Senayan, Jakarta, Kamis (9/2) malam. Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan ulang […]

  • Tingkat Hunian Perkantoran di Jakarta Tunjukkan Tren Positif

    Tingkat Hunian Perkantoran di Jakarta Tunjukkan Tren Positif

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diharapkan menjadi sinyal positif terhadap perbaikan performa subsektor perkantoran di area Central Business District (CBD) Jakarta. Meski begitu, seiring dengan munculnya potensi resesi global, tingkat kewaspadaan konsumen juga turut kembali menguat dan berimplikasi pada tertahannya ekspansi dari perusahaan global. Berdasarkan laporan Jakarta Property Highlight terbaru dari […]

  • PBG Terkatung-katung, Perizinan Properti Terancam Lockdown

    PBG Terkatung-katung, Perizinan Properti Terancam Lockdown

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelayanan publik terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) masih terkatung-katung sejak Agustus 2021 silam sehingga perizinan properti terancam lockdown. Pemerintah bersama pemangku kepentingan berupaya mengurai permasalahan pelayanan publik di sektor industri properti. “Kami berharap ada solusi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mendorong percepatan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Retribusi PBG. Produk hukum di level daerah […]

  • Most Liveable City Index

    Ini 5 Aspek Pembangunan Perkotaan yang Masih Minim Perhatian

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam Indonesia Most Liveable City Index (MLCI) yang dirilis Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) menyebutkan ada lima aspek dalam pembangunan kota yang masih perlu adanya peningkatan. Salah satunya adalah jalur pedestrian yang tidak ideal. “Kebanyakan di kota-kota itu memang warganya merasakan pedestrian, jalur pejalan kaki itu tidak ideal. Jadi memang banyak […]

  • wisatawan mancanegara

    Menparekraf Percepat Layanan Wisatawan Mancanegara untuk Capai Target

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Berbagai inisiasi dan transformasi keimigrasian, seperti visa, pelayanan cepat di bandara menjadi salah satu upaya mewujudkan target wisatawan mancanegara (wisman) yang jumlahnya naik dua kali lipat di tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 yakni sebanyak 3,5 juta – 7,4 juta. “Saya menaruh kepercayaan yang sangat tinggi bahwa dengan semangat baru Dirjen Imigrasi dan jajaran […]

  • REI: Perumahan Harus Jadi Prioritas Pemerintahan Mendatang

    REI: Perumahan Harus Jadi Prioritas Pemerintahan Mendatang

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan bahwa pengentasan backlog perumahan nasional tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa yang telah terbukti tidak efektif. Hal itu didasarkan fakta kalau setiap tahun terjadi penambahan kebutuhan backlog mencapai 800.000 unit rumah, sementara kemampuan pengembang membangun hanya sekitar 450.000 hingga 500.000 unit rumah per tahun, dengan rincian 250.000 […]

Translate »
expand_less