Perizinan Dipangkas! Mendagri Pastikan Perkada PBG dan BPHTB Telah Rampung
- calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
- print Cetak

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian (tengah) pastikan Perkada PBG dan BPHTB telah rampung. (Foto: Kemendagri)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan dukungannya terhadap Program 3 Juta Rumah. Salah satu bentuknya adalah melalui kebijakan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Supaya harganya murah (terjangkau bagi MBR) rumah-rumah ini. Pengembang menjual lebih murah dengan bebas … PBG, BPHTB. Tapi PBG, BPHTB ini, ini harus [diatur] dengan Perkada. Kami sudah cek, Perkadanya sudah beres semua,” jelas Mendagri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2025.
Mendagri Tito melanjutkan, program tersebut perlu dimaksimalkan oleh pemerintah daerah (Pemda) agar lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkannya. Secara rinci, langkah yang dapat dilaksanakan Pemda yakni melakukan sosialisasi program tersebut secara masif.
Selain itu, Pemda juga dapat mengoptimalkan keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang memuat layanan perizinan PBG dan BPHTB.
“Kalau yang punya ini akan nolong, yang punya Mal Pelayanan Publik. Karena PBG, BPHTB itu ada outlet-nya sebentar selesai. Bahkan yang satu hari ada yang cuma berapa menit selesai,” sambung Mendagri.
Sebaliknya, untuk daerah yang MPP-nya belum optimal dinilai akan menghambat realisasi program tiga juta rumah. Pasalnya, masyarakat yang akan mengakses program tersebut harus melewati perizinan yang panjang dan berliku sehingga pelaksanaannya tidak berjalan efektif. Ia kembali meminta kepala daerah untuk bersama-sama mendukung program tersebut guna mengatasi persoalan perumahan di daerah masing-masing.
“Ini peluang bagi teman-teman kepala daerah untuk menyelesaikan masalah perumahan di daerah masing-masing. Baik renovasi atau bangun baru,” tandasnya.
Mendagri Tegas Dukung Program 3 Juta Rumah
Mendagri Tito Karnavian juga menegaskan komitmennya dalam mendukung realisasi program 3 juta rumah. Menurutnya, program inisiatif Presiden Prabowo Subianto tersebut sangat strategis dalam membantu menyejahterakan rakyat. Karena itu, ia meminta kepala daerah untuk menangkap peluang dengan memanfaatkan program tersebut guna membantu masyarakat.
“Ini sebenarnya membantu teman-teman kepala daerah juga. Karena kepala daerah, salah satu tugasnya ya mengangkat derajat, harkat martabat rakyat masing-masing,” ujar Mendagri.
Ia menekankan bahwa inisiatif tersebut merupakan program bersama karena melibatkan pemerintah pusat dan daerah. Disamping itu, program tersebut juga bertujuan agar rakyat dapat memiliki rumah dengan harga terjangkau. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz


