Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Menteri PKP Ajak REI Manfaatkan KUR Perumahan

Menteri PKP Ajak REI Manfaatkan KUR Perumahan

  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri PKP Maruarar Sirait mengajak pengembang anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) memanfaatkan KUR Perumahan untuk mendorong percepatan pembangunan perumahan. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan adalah salah satu upaya pemerintah dalam mendorong percepatan program penyediaan hunian bagi masyarakat.

“Saya yakin dengan dukungan dari pengembang perumahan yang tergabung dalam REI, maka Kredit Program Perumahan bisa mendorong pembangunan rumah bagi rakyat di seluruh Indonesia,” ujar Menteri PKP Maruarar Sirait, pada Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Sheraton Grand Jakarta, Rabu, 17 September 2025.

Menurut Menteri PKP, Program KPP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan rumah bagi rakyat. Selain itu, pemerintah juga telah membuat sejumlah terobosan serta kebijakan di sektor perumahan diantaranya penambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 350.000 unit, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga akhir tahun 2025.

“Program KUR Perumahan khususnya Kredit Program Perumahan diharapkan mampu meningkatkan pembangunan rumah bagi masyarakat sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah di sektor perumahan,” tegasnya.

Maruarar Sirait menekankan pentingnya serapan penerimaan KUR Perumahan yang baik dengan tata kelola yang benar. “Program KUR Perumahan ini dapat membantu menghidupkan ekonomi masyarakat karena ekosistem perumahan melibatkan banyak sektor, mulai dari tukang hingga warung makan dan toko material,” katanya.

Selain itu, Menteri PKP juga menyampaikan keputusan pemerintah terkait suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi tidak mengalami kenaikan atau tetap sebesar 5 persen. Hal ini tentunya menjadi salah satu hal penting guna membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki hunian yang layak. “Keputusan pemerintah, rumah subsidi bunganya tetap 5 persen. Artinya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto benar-benar pro rakyat,” katanya.

Menteri PKP Apresiasi REI

Pada kesempatan itu, Menteri PKP mengapresiasi dukungan REI dalam pelaksanaan program KUR Perumahan. Maruarar berharap pengembang anggota REI di seluruh daerah dapat menyerap secara optimal KUR Perumahan untuk peningkatan kapasitas usahanya.

Menteri PKP Maruarar Sirait Sosialisasi KUR Perumahan

Menteri PKP Maruarar Sirait Sosialisasi KUR Perumahan bersama REI (Foto: REI)

Ketua Umum REI, Joko Suranto, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk berpartisipasi dalam menjalankan KUR Perumahan. “Sosialisasi ini untuk menumbuhkan semangat kita bersama. Kita harus membangun kesadaran bahwa kita adalah tulang punggung dari program ini. Peluangnya saat ini terbuka selebar-lebarnya, baik dari sisi kuota, kebijakan, regulasi baru maupun dana KUR. REI siap menyerap dan bertanggung jawab atas realisasi kuota rumah subsidi dan KUR yang disediakan negara tahun ini,” ujarnya.

Mengutip data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) per 17 September 2025, REI telah menyalurkan sebanyak 74.011 unit rumah subsidi atau sebanyak 41,67 persen dari total nasional yakni sebesar 171.448 unit.

“Kami mengapresiasi kinerja anggota REI dalam mendukung pembangunan rumah subsidi. BP Tapera juga membutuhkan dukungan penuh dari REI untuk acara akad massal di akhir bulan ini,” beber Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP juga mengajak anggota REI melakukan gerakan gotong-royong penyediaan rumah gratis bagi rakyat Indonesia. Dari komitmen itu berhasil terkumpul dana sebesar Rp5,4 miliar, terdiri dari sumbangan Menteri PKP Rp2 miliar, Ketua Umum DPP REI Rp1 miliar, Sekjen DPP REI Rp500 juta, Bendahara Umum REI Rp250 juta, dan kontribusi anggota REI lainnya.

“Inilah bentuk ‘Berbaginomics’ dari pengembang untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto. Kami harap REI juga bisa membantu masyarakat dalam pembangunan rumah subsidi. Maju terus REI dan mari bergotong royong membangun rumah rakyat,” harapnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bio District, Ini Hunian Terbaru dari CHL Group di Kawasan BSD

    Bio District, Ini Hunian Terbaru dari CHL Group di Kawasan BSD

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kelompok usaha properti, Cipta Harmoni Lestari (CHL) Group terus melakukan inovasi produk hunian. Teranyar, pengembang tersebut bersiap meluncurkan proyek Bio District BSD, hunian berkonsep biophilic yang menyasar segmen kalangan muda atau milenial. Bio District BSD akan dikembangkan di atas lahan seluas satu hektar yang terdiri dari 64 unit rumah eksklusif. Lokasinya sangat strategis […]

  • Pembeli Hunian Pertama di Melbourne Dapat Diskon Pajak 50%

    Pembeli Hunian Pertama di Melbourne Dapat Diskon Pajak 50%

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah negara bagian Victoria, Australia, mengeluarkan kebijakan khusus bagi para pembeli hunian pertama (first home buyers) termasuk para pembeli dari luar negeri. Pemerintah Victoria memberikan potongan pajak hingga 50% untuk stamp duty para first home buyers untuk proyek hunian off-the-plan hingga Juli 2022. Hal ini tentu saja membuat sektor properti di negara bagian […]

  • Mall Terbesar di Timur Jakarta Resmi Hadir di Kota Wisata Cibubur

    Mall Terbesar di Timur Jakarta Resmi Hadir di Kota Wisata Cibubur

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Living World, pusat perbelanjaan dengan konsep “Home Living, Lifestyle & Eat-ertainment” yang dikembangkan oleh PT Sahabat Kota Wisata yakni perusahaan joint venture antara Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land, meresmikan Living World ke-4 yang berlokasi di Kota Wisata Cibubur pada Jumat, 15 Maret 2024. Memiliki area seluas 200.000 meter persegi, Living World […]

  • The First Stone

    The First Stone Pasarkan Hunian 3 Lantai di Cluster Emerald

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – PT Mentari Abadi Sentosa (MAS), pengembang perumahan The First Stone Tangerang menawarkan rumah dengan konsep tiga lantai di produk terbaru mereka, Cluster Emerald. Produk ini merupakan cluster ketiga yang dikembangkan The First Stone dengan jumlah rumah sebanyak 377 unit yang dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektar. Direktur Utama PT MAS, Indrawan Soemarko […]

  • Pembangunan Infrastruktur Pacu Pengembangan Kawasan Alam Sutera

    Pembangunan Infrastruktur Pacu Pengembangan Kawasan Alam Sutera

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Pembangunan infrastruktur terutama jalan tol yang sangat masif telah berdampak positif terhadap pengembangan kawasan properti khususnya hunian, sehingga membawa kontribusi nyatanya dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Alvin Andronicus, Chief Marketing Officer Elevee Condominum menyebutkan bergeraknya perekonomian di satu kawasan yang dikembangkan developer salah satunya dipicu pesatnya pembangunan infrastruktur di sekitarnya. Seperti di Alam Sutera, […]

  • Banjir sebagai dampak perubahan iklim (Foto: Adang Sumarna)

    Prof. Soedharto: Walikota Semarang is a Good Listener!

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • 0Komentar

    Semarang – Guru Besar Lingkungan Universitas Diponegoro Prof. Soedharto P. Hadi sampaikan selamat dan penghargaan yang setinggi-setingginya kepada para penulis atas terbitnya buku “Ketahanan Iklim Perkotaan: Konsep, Praktik, Instrumen dan Tata Kelola” hasil kerjasama Center for Urban and Regional Resilience (CURE) Fakultas Teknik UNDIP, Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Provinsi Jawa Tengah, dan Inisiatif Kota Untuk […]

Translate »
expand_less