Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Menteri Sandiaga Dukung Bobby Jadikan Kesawan “The Kitchen of Asia”

Menteri Sandiaga Dukung Bobby Jadikan Kesawan “The Kitchen of Asia”

  • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk membenahi kawasan kota tua Kesawan dengan branding “The Kitchen of Asia” yang akan menghadirkan beragam kuliner khas Medan dan Asia lainnya mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Magnet Kota Medan itu adalah pengalaman kulinernya, dan kita perlu lengkapi dengan cerita-cerita sejarah atau story telling yang lebih baik,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke kawasan Kesawan bersama Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, Sabtu (27/3/2021).

Disebutkan, story telling akan menambah nilai dan daya tarik kawasan heritage Kesawan di mata wisatawan karena mereka mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan mengenai Kota Medan, khususnya Kesawan. Sandiaga mencontohkan cerita tentang rumah milik saudagar kenamaan Tjong A Fie.

“Seperti di Tjong A Fie Mansion ini, saat kemari orang akan tahu bagaimana ada seseorang pemimpin dan saudagar kaya keturunan etnis Tionghoa yang 100 tahun lalu meninggal namun memberi kenangan yang abadi sampai sekarang. Tempat ini memiliki makna dan sejarah besar karena peran beliau dalam menjaga kerukunan etnis dan umat beragama di Medan,” ujar dia.

Sejalan dengan rencana besar Pemkot Medan tersebut, ungkap Menparekraf, pihaknya tengah membuat travel pattern atau pola perjalanan bagi wisatawan dalam menjelajahi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba. Dengan berbagai infrastruktur yang tengah dikebut, wisatawan nantinya juga akan didorong untuk berkunjung ke Kota Medan.

“Kita sedang buat travel pattern-nya bagaimana wisatawan yang ke Danau Toba bisa singgah di Kota Medan karena ada magnet budaya, sejarah dan tentu saja kulinernya. Saya harap pariwisata bisa membangkitkan perekonomian masyarakat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” kata Sandiaga.

Dia juga berharap penataan Kesawan sebagai “The Kitchen of Asia” harus diperkuat dengan adaptasi teknologi dan keberagamaan produk-produk ekonomi kreatif lainnya.

Prioritaskan UMKM

Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution menyadari bahwa kota terbesar ketiga di Indonesia itu tidak memiliki kekayaan alam atau objek wisata alam yang cukup untuk dikembangkan sebagai potensi pariwisata. Namun kekayaan kuliner khas Medan yang beragam dapat menjadi satu kekuatan besar untuk menarik minat wisatawan.

“Kuliner akan menjadi jawaban dari semua permasalahan di Kota Medan. Untuk itu, visi ini harus kita ciptakan dan kolaborasikan dengan para stakeholder termasuk Kemenparekraf,” ujar Bobby yang juga Wakil Sekjen DPP Realestat Indonesia (REI) itu.

Dia menjelaskan, kawasan Kesawan sendiri merupakan salah satu kawasan kota tua dengan bangunan era kolonial yang cukup melegenda di Kota Medan. Banyak warisan cagar budaya dengan arsitektur indah masih berdiri. Pembenahannya ke depan akan dipadu dengan branding kuliner khas Medan yang sudah terkenal, bukan hanya kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, tetapi juga Asia.

Pemkot Medan, menurut Bobby, akan memberikan prioritaskan kepada UMKM untuk membuka usaha kulinernya di kawasan Kesawan, namun dengan kriteria yang jelas sehingga kuliner yang disajikan tidak membuat kecewa wisatawan.

“Harus tetap ada kriteria yang jelas bagi UMKM yang ingin membuka usaha kuliner di Kesawan. Jadi benar-benar dilakukan pendataan yang valid, perangkat daerah terkait harus responsif mendukung UMKM agar dapat memenuhi kriteria tersebut,” tegas Bobby.

Kesawan merupakan wajah peradaban Kota Medan, karena dari sinilah cikal bakal Medan menjadi kota metropolitan. Sejak tahun 1880, Kesawan sudah menjadi jantung perekonomian Kota Medan yang dilengkapi dengan pasar, stasiun kereta api, kantor pos, bank, restoran, hotel, kantor pemerintahan, hingga berbagai tempat ibadah. Jadi penasarankan bagaimana wajah Kesawan nanti? (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKN

    Presiden Jokowi Percepat Status Lahan untuk Investasi

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk memperjelas dan mempercepat status lahan, terutama dalam pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur dan penyediaan lahan untuk investasi untuk menyikapi percepatan lahan untuk investasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono usai rapat dengan Presiden Jokowi yang membahas tindak lanjut kesiapan lahan […]

  • BRIS Diminta Perkuat Pembiayaan ke Sektor Properti

    BRIS Diminta Perkuat Pembiayaan ke Sektor Properti

    • calendar_month Minggu, 13 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Merger tiga anak usaha syariah dari bank pelat merah diharapkan dapat lebih mendukung ekspansi layanan sistem keuangan syariah di Indonesia. Tak terkecuali dukungan yang diharapkan bagi sektor properti. “Kami berharap bank syariah hasil merger ketiga anak usaha bank BUMN dapat mengayomi dan mendukung kemajuan sektor properti. Apalagi, seperti kita ketahui, sektor properti menjadi […]

  • Webinar Jaduman Mataraman Tlatah Ngawi

    REI Siap Bangun Kabupaten Ngawi, Asalkan …

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan kesiapannya untuk membangun Kabupaten Ngawi. Namun, kepastian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus jelas sehingga akan menarik investor untuk berusaha di Kabupaten Ngawi. “Iya. Karena di manapun ada opportunity itu pasti kita siap dan memang pengusaha itu orientasinya bukan hanya profit. RTRW kalau […]

  • Inovasi Produk, Niro Granite Luncurkan Keramik Bermotif Batik

    Inovasi Produk, Niro Granite Luncurkan Keramik Bermotif Batik

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Industri keramik nasional terutama pasar porcelain tiles terus menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif di tahun ini. Pencapaian itu tidak terlepas dari dukungan pemerintah untuk industri keramik lewat berbagai program kebijakan. Inovasi produk pun terus dilakukan produsen untuk memacu permintaan pasar. Chief Executive Officer Niro Granite Indonesia, Choong Ee Ren mengatakan pandemi Covid-19 telah […]

  • pekerja informal

    Lahan untuk Perumahan tak Signifikan Ganggu Produksi Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Program 3 Juta Rumah adalah prioritas nasional pemerintahan Prabowo-Gibran melalui penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tetapi prioritas ini menghadapi tantangan besar pasca diberlakukannya aturan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah yang bertujuan untuk memacu produksi pangan nasional. Peraturan Presiden (Perpres) No. 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan […]

  • Arrayan Group Pasarkan Rumah Rp300 Jutaan di Karawang Timur

    Arrayan Group Pasarkan Rumah Rp300 Jutaan di Karawang Timur

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pesatnya pembangunan infrastruktur, khususnya di Koridor Timur Jakarta mendorong perkembangan berbagai proyek properti termasuk hunian di kawasan tersebut. Salah satu kawasan yang terus menunjukkan geliat perkembangan adalah Karawang yang didukung konektivitas yang semakin mudah. Aksesibilitas mudah itu didukung adanya jalan tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ yang memiliki akses keluar masuk. Aksesibilitas ini […]

Translate »
expand_less