Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » REI Bangun Monumen Penanaman Sejuta Pohon

REI Bangun Monumen Penanaman Sejuta Pohon

  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDAR LAMPUNG – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia atau REI melaksanakan kegiatan penanaman pohon dan peresmian Monumen Penanaman Sejuta Pohon di Taman Kehati, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis (7/5).

Peresmian dilakukan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, disaksikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal  dan jajaran Forkopimda Lampung.

Aksi menanam pohon dan peresmian monumen adalah bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) REI ke-54 di Lampung dari 5-7 Mei 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait atau akrab dipanggil Ara menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan penanaman sejuta pohon yang konsisten dilakukan REI pada setiap event terutama di daerah-daerah. Target sejuta pohon yang dicanangkan REI dinilainya realistis dan memiliki hitung-hitungan yang jelas untuk dicapai.

Oleh karena itu, Menteri Ara sempat mempertanyakan respon pengembang anggota REI yang hadir pada peresmian monumen tersebut bagaimana kalau kementerian membuat kebijakan keharusan menanam satu pohon di setiap unit rumah subsidi dan rumah komersial yang dibangun pengembang.

“Kalau saya bikin kebijakan di setiap rumah subsidi maupun komersial ditanam satu pohon, kira-kira setuju atau tidak? Nanti pada protes tidak?,” tanyanya yang dijawab kompak setuju dari ratusan anggota REI yang hadir di lokasi tersebut.

Mendapat jawaban tersebut, Menteri PKP langsung meminta salah satu stafnya untuk segera membuat kebijakan tanam pohon di setiap rumah yang dibangun pengembang.

“Tolong segera dibuatkan (kebijakannya) ya, nanti pulang dari sini akan saya teken,. Enggak perlu pakai sanksi lah, yang penting dijalankan betul-betul,” tegas Menteri Ara.

Monumen Penanaman Sejuta Pohon

Monumen Penanaman Sejuta Pohon REI

Dia berpesan agar REI sebagai asosiasi pengembang tertua dan terbesar di Indonesia terus kompak dan tetap melakukan karya nyata dan positif bagi orang banyak termasuk program penanaman sejuta pohon.

Seperti diketahui, pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI tahun 2025 di Ancol Jakarta, REI sempat mengusulkan kepada Kementerian PKP agar program penanaman pohon di setiap rumah subsidi yang sudah dijalankan REI sejak 2023 diberlakukan pula disecara nasional untuk menjaga alam.

Monumen Penanaman Sejuta Pohon

REI berterimakasih sekali kepada Menteri PKP yang telah meresmikan Monumen Penanaman Sejuta Pohon REI, serta mengakomodir usulan dan semangat penanaman sejuta pohon yang selama ini telah dilakukan REI menjadi kebijakan nasional.

“Kami tentu berterimakasih sekali kepada Pak Menteri Ara karena  semangat REI ini dapat diperluas sehingga bersama-sama kita menjaga alam untuk anak cucu kelak,” kata Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto saat ditanya wartawan soal rencana Menteri PKP tersebut.

Terkait program penanaman sejuta pohon REI, CEO Buana Kassiti Group itu menjelaskan program ini sudah dihitung dan dikalkulasi REI secara cermat.

Kenapa REI menargetkan sejuta pohon? Joko Suranto menyebutkan hal itu mengacu pada rata-rata realisasi pembangunan rumah subsidi REI yang setiap tahun mencapai 46% dari total realisasi nasional atau sekitar 120.000 unit.  Kalau setiap rumah subsidi menanam 2 pohon dan dikalikan 4 tahun periode kepengurusan Ketua Umum REI Joko Suranto, maka total yang ditanam mencapai 940.000 pohon.

“Insyaallah target sejuta pohon yang diikhtiarkan REI ini dapat kita realisasikan, karena selain rumah subsidi ada juga pohon yang kami tanam di proyek rumah komersial (nonsubsidi),” rincinya.

Perluasan program penanaman sejuta pohon mencari berskala nasional, menurut Joko Suranto adalah sebuah keniscayaan. Program penghijauan ini adalah sesuatu hal yang baik, sehingga dia yakin banyak pihak akan memberi dukungan kepada program tersebut.

“Siapa yang paling merasakan perubahan iklim ini? Siapa yang paling merasakan derita bencana banjir? Ya kita semua, sehingga siapa yang berani menentang program mulia ini? Tentu tidak ada, sehingga kami memberikan dukungan penuh kepada rencana kebijakan yang segera dikeluarkan Pak Menteri Ara,” pungkasnya.

Sejak dicanangkan, setiap merayakan HUT, rakernas, rakerda dan musyawarah daerah, REI selalu melaksanakan aksi penanaman pohon, serta membangun sumber air bersih untuk masyarakat. Di Taman Kehati Lampung misalnya,  selain menanam pohon, REI juga membangun sumber mata air untuk mendukung penghijauan kawasan taman seluas 25 hektar tersebut.

Taman Kehati Lampung adalah hasil kerja sama antara Dinas Lingkungan Hidup Lampung dengan Yayasan Sahabat Alam. (MRI)

 

 

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuntaskan Problem Rumah Rakyat, The HUD Institute Minta Operasionalisasi BP3

    Tuntaskan Problem Rumah Rakyat, The HUD Institute Minta Operasionalisasi BP3

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia, The HUD Institute, mendorong pembentukan Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3). Lembaga non struktural itu diharapkan dapat menjadi solusi terkait program penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Saat ini tengah berkembang wacana agar Pemerintahan terpilih mendatang menghidupkan kembali Kementerian Perumahan yang fokus menangani masalah perumahan. […]

  • Dukung Konversi Gas, REI Gandeng Produsen Kompor Myamin

    Dukung Konversi Gas, REI Gandeng Produsen Kompor Myamin

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pemasaran Produk Kompor Listrik Induksi merek Myamin, Rabu, 8 September 2021. Kerjasama ini sebagai bentuk dukungan REI terhadap program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional melalui Gerakan Satu Juta Kompor Induksi. “Kerjasama ini merupakan upaya REI dalam mendukung program konversi sejuta kompor […]

  • perekonomian indonesia

    3 Sektor Ini Penopang Perekonomian Indonesia Q2/2022

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa perekonomian Indonesia kuartal II-2022 menunjukkan kinerja yang sangat impresif di tengah krisis dan ketidakpastian global. Penopang perekonomian Indonesia adalah konsumsi, investasi, dan ekspor. Jika dibandingkan dengan negara lain, Indonesia mengalami tren pertumbuhan di kuartal II-2022 sebesar 5,4 persen, naik dari kuartal I-2022 yang sebesar 5 […]

  • SiPetruk Masih Sosialisasi Hingga Semester Dua 2021

    SiPetruk Masih Sosialisasi Hingga Semester Dua 2021

    • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan akan memberlakukan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) pada paruh kedua tahun ini. Sedianya, sistem aplikasi yang bertujuan memastikan kelayakan rumah yang dibangun pengembang akan diterapkan per awal Januari 2021. “Selama enam bulan pertama tahun 2021 […]

  • Reforma Agraria Solusi Atasi Konflik Pertanahan

    Reforma Agraria Solusi Atasi Konflik Pertanahan

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Pusat, Surya Tjandra menegaskan bahwa reforma agraria merupakan solusi penyelesaian konflik pertanahan. Selain itu, reforma agraria juga menjadi bagian dari upaya pembangunan daerah melalui tata ruang, pengembangan potensi pariwisata, pertanian, perkebunan serta komoditas ekspor hingga redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Salah satu contoh pembangunan wilayah melalui […]

  • Konsorsium Investor Spanyol Jajaki Investasi di IKN

    Konsorsium Investor Spanyol Jajaki Investasi di IKN

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konsorsium investor asal Spanyol tengah menjajaki langkah investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan konsorsium tersebut menyatakan rencana untuk berkunjung ke Indonesia usai Lebaran tahun ini untuk bertemu Pemerintah Indonesia dan Badan Otorita IKN. Kabar itu menjadi angin segar menyusul mundurnya Softbank sebagai investor utama megaproyek tersebut. Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia […]

Translate »
expand_less