Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Nikmati KPR BTN Merdeka di IPEX 2022, Bunga Hanya 2,22%

Nikmati KPR BTN Merdeka di IPEX 2022, Bunga Hanya 2,22%

  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA- Memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar pameran perumahan terbesar di Indonesia yakni Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022 dengan tema “KPR BTN Merdeka”. IPEX 2022 diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan dan berlangsung mulai 13-21 Agustus 2022.

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan permintaan rumah akan terus ada dan jumlahnya cukup besar terlihat dari kesenjangan akan permintaan dan kemampuan dalam penyediaan rumah bagi masyarakat. Dalam pemenuhan rumah yang layak huni terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pemerintah tidak sendirian mewujudkannya.

“Perlu terus dibangun kerjasama berbagai pihak baik dari asosiasi pengembang, perbankan dan regulator. Indonesia Property Expo (IPEX) 2022 ini merupakan salah satu sarana untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Haru saat seremoni pembukaan IPEX 2022, Sabtu (13/8/2022).

Ditambahkan, IPEX 2022 sangat istimewa karena selain untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77, juga dalam rangka memeriahkan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) tahun 2022 yang di tahun ini mengusung tema “Hunian Layak dan Terjangkau untuk Semua”.

“IPEX 2022 kali ini kami mengusung tema “KPR BTN Merdeka” yang memiliki makna setiap masyarakat berhak memiliki hunian yang layak dengan difasilitasi melalui KPR BTN,” ujar Haru.

Menurutnya, IPEX 2022 KPR BTN Merdeka diikuti oleh 55 pengembang dan Bank BTN menargetkan potensi izin prinsip kredit pemilikan rumah (KPR) sekitar Rp2,5 triliun. Turut bergabung setidaknya 11 pengembang subsidi, 44 pengembang non-subsidi, dan 7 peserta dari penyedia pendukung perumahan dan pengembang non-asosiasi.

“Selama sembilan hari pameran ini ke depan diharapkan mampu menyedot pengunjung lebih dari 55.000 orang,” jelas Haru.

Adapun proyek yang dipasarkan pada pameran ini mencapai lebih dari 300 proyek perumahan yang tersebar di seluruh Jabodetabek dan beberapa kota seperti Bandung, Surabaya, dan lainnya.

Selama ajang IPEX 2022, Bank BTN memberikan bunga sangat menarik yakni hanya 2,22% di tahun pertama. Selain itu ada penawaran gratis untuk biaya provisi, administrasi, dan appraisal.

Haru menuturkan, Bank BTN terus berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni bagi MBR. Komitmen ini dibuktikan perseroan dengan kontribusi yang sangat besar terhadap Program Sejuta Rumah.

“Jumlah penyaluran pembiayaan rumah Bank BTN diharapkan akan menjadi lebih besar jika pada saatnya nanti pemerintah menyetujui corporate action melalui rights issue yang direncanakan dapat dilaksanakan pada akhir tahun ini,” paparnya.

Menurut Haru, dengan perolehan dana rights issue tersebut, Bank BTN dapat memperluas ekspansi penyaluran pembiayaan rumah lebih besar lagi. Bank BTN akan dapat berperan lebih besar lagi sekaligus menjadi mitra Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rumah khususnya bagi MBR.

Dengan rights issue tersebut, sampai dengan akhir tahun 2025 Bank BTN akan mampu menyalurkan pembiayaan rumah sekitar 1,5 juta unit rumah atau naik hampir 8 kali lipat dari saat ini.

“Kami menyadari bahwa tugas Bank BTN adalah tugas yang sangat menantang dan tidak mungkin dilaksanakan sendirian. Perlu dukungan penuh dari seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan di bidang perumahan agar amanat undang-undang terkait rumah untuk rakyat yang tercermin dalam Program Sejuta Rumah sebagai inisiasi Bapak Presiden Jokowi dapat terpenuhi,” pungkas Haru.

Apresiasi Pemerintah

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam sambutan tertulis yang dibacakan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto berharap ajang IPEX 2022 dapat menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan upaya dan sinergi dalam mewujudkan penyediaan perumahan layak huni.

Pada kesempatan itu, Menteri PUPR juga memberi apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi besar BTN sebagai bank yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong akses pembiayaan perumahan terjangkau khususnya bagi MBR.

BTN telah menjadi bank penyalur KPR bersubsidi terbesar di Indonesia yang selalu melakukan berbagai inovasi pembiayaan perumahan untuk seluruh lapisan masyarakat seperti merilis program KPR untuk generasi milenial maupun kredit mikro bagi kelompok berpenghasilan tidak tetap (non-fixed income).

“Hal itu merupakan bentuk dukungan nyata perbankan dalam mendorong capaian Program Sejuta Rumah sekaligus sebagai akselerator terciptanya Pemulihan Ekonomi Nasional,” tegas Menteri Basuki.

Dia menambahkan, di tengah masa pandemi Covid-19, sektor properti merupakan sektor yang masih tumbuh positif. “Saya berharap pameran dapat mendorong properti di Indonesia terus tumbuh dan meningkat di masa mendatang dan dapat memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan rumah idamannya,” ujar Menteri PUPR. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Bikin Bangunan

    Jokowi: Perencanaan Bukan Sekadar Bikin Bangunan

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa tantangan dalam membuat perencanaan akan semakin kompleks. Perencanaan bukan sekadar membangun bangunan atau gedung. Lebih dari itu, perencanaan adalah membangun tempat hidup yang nyaman bagi masyarakat. “Kita semua tahu bahwa perencanaan itu bukan sekadar build building, bukan sekadar merancang pembangunan gedung. Perencanaan adalah build environment, perencanaan adalah membangun […]

  • Pemerintah Waspadai Risiko Keuangan Global

    Pemerintah Waspadai Risiko Keuangan Global

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kendati kondisi pemulihan ekonomi nasional terus berlanjut, Pemerintah harus mewaspadai eskalasi risiko global yang memicu tekanan pasar keuangan global. Upaya normalisasi perekonomian di Negeri Paman Sam serta memanasnya tensi Rusia versus Ukraina menjadi isu global yang patut diwaspadai. “Beberapa waktu lalu kita dengar adanya kemungkinan percepatan normalisasi moneter di Amerika Serikat. Kemudian, meningkatnya tensi […]

  • sektor real estat

    Duh! Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Real Estat Turun 21 Ribu Orang

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan bahwa tenaga kerja yang terserap pada lapangan usaha real estat turun 21 ribu orang pada periode Februari 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Salah satu penyebabnya adalah lesunya penjualan dan sewa sektor real estat di periode tersebut. “Sementara itu yang ketiga yang juga mengalami penurunan adalah […]

  • Logo Perbankan Syariah

    Peran Perbankan Syariah Harus Ditingkatkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyaluran pembiayaan properti oleh perbankan syariah terbilang masih rendah dibandingkan dengan perbankan konvensional. Namun, pelaku industri properti menaruh harapan besar terhadap peningkatan peran perbankan syariah dalam pembiayaan properti ke depannya. “Anggota REI sekitar 15-20 persen memang sudah bekerja sama dengan perbankan syariah. Dengan adanya merger (Bank Syariah Indonesia), kita berharap perbankan syariah lebih […]

  • Meriahkan HUT Emas, Keluarga Besar REI Merapat ke Yogyakarta

    Meriahkan HUT Emas, Keluarga Besar REI Merapat ke Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • 0Komentar

    Yogyakarta – Ulang tahun emas tentunya patut dirayakan secara spesial atau berbeda. Tak terkecuali HUT ke-50 Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) yang diperingati setiap tanggal 11 Februari. Perayaan HUT Emas REI yang dihelat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 19-20 Mei 2022 sekaligus membuktikan eksistensi asosiasi profesi ini. “Ini adalah event besar pertama setelah masa […]

  • Kemenkeu: Realisasi FLPP Tembus Rp18,7 Triliun

    Kemenkeu: Realisasi FLPP Tembus Rp18,7 Triliun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat realisasi pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai Rp18,77 triliun hingga akhir Agustus 2025 dengan jumlah pembangunan rumah sebanyak 163.831 unit. “Di sektor perumahan tahun 2025 dialokasikan sebesar Rp35,2 triliun dengan target Rp350.000 unit rumah. Realisasi sampai akhir Agustus mencapai 18,77 triliun dengan output 163.831 unit rumah senilai Rp20,32 triliun. […]

Translate »
expand_less